Pound Inggris Uji 1,3200 saat Imbal Hasil AS yang Lebih Tinggi dan Pasar Risk-Off Angkat Dolar AS
Pound Inggris (GBP) bergerak lebih rendah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, dengan pasangan mata uang GBP/USD menyentuh level terendah tiga bulan tepat di bawah 1,3200 menjelang pembukaan perdagangan sesi AS. Sentimen pasar yang suram, dengan harga Minyak Brent kembali di atas US$100 ditambah melonjaknya imbal hasil obligasi Pemerintah AS, menopang Dolar AS, sementara data aktivitas manufaktur Inggris yang lemah gagal mendukung Pound.
Imbal hasil obligasi Pemerintah AS merangkak lebih tinggi pada hari Kamis, dengan imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun acuan menyentuh level tertinggi 24 tahun di atas 5,30% saat kebuntuan dalam konflik Timur Tengah terus mendorong harga energi dan mengerek inflasi global lebih tinggi. Baca lebih lanjut...
Prakiraan Harga GBP/USD: Turun Dekati 1,3250 saat Bias Bearish Bertahan di Bawah Moving Average 100 Hari
Pasangan mata uang GBP/USD diperdagangkan di wilayah negatif di sekitar 1,3250 selama awal sesi perdagangan Eropa pada hari Kamis. Pound Inggris (GBP) bergerak turun terhadap Dolar AS (USD) di tengah melebaranya perbedaan kebijakan moneter antara Bank of England (BoE) dan Federal Reserve AS (The Fed). Laporan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan AS dan pernyataan para pejabat The Fed akan menjadi sorotan pada hari ini.
Pengambil kebijakan BoE Alan Taylor mengatakan pada hari Selasa bahwa belum jelas apakah akan praktis bagi bank sentral untuk melakukan satu kali kenaikan suku bunga guna meredam inflasi tanpa memicu spekulasi pasar yang tidak beralasan mengenai kenaikan lanjutan. Baca lebih lanjut...
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Tertekan saat Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS Tutupi Prakiraan Dovish The Fed
USD/IDR: Rupiah Melemah ke Rp17.940 meski Data Domestik Positif, DXY Melonjak Jelang NFP AS
Kenaikan The Fed pada Oktober Menyusut Seiring Inflasi yang Menjadi Dasarnya
Kripto Hari Ini: Bitcoin, Ethereum, XRP Berusaha Keras untuk Mendapatkan Kembali Momentum di Tengah Kembalinya Arus Keluar ETF
Bitcoin diperdagangkan secara luas di antara support di $82.500 dan resistance di $85.000. Ethereum juga masih berada di bawah tekanan, diperdagangkan di bawah $2.700 sementara level $2.600 memberikan support terdekat. Pada saat yang sama, Ripple telah turun di bawah level penting $1,50.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada Kamis, 1 Oktober:
Setelah pergerakan yang bergejolak pada hari terakhir kuartal ketiga, Dolar AS mempertahankan posisinya terhadap mata uang-mata uang rivalnya pada pagi hari sesi Eropa, Kamis. Kalender ekonomi AS akan menampilkan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan dan laporan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Institute for Supply Management untuk bulan September.