Berita dan Prakiraan EUR/USD


EUR/USD Pulih di Atas 1,1450 karena Pullback USD

EUR/USD memulihkan kerugian dan naik kembali di atas 1,1450 di sesi Eropa hari Jumat. Pasangan mata uang ini mendapatkan traksi saat Dolar AS (USD) mundur tajam karena aksi ambil untung di tengah kondisi perdagangan yang tipis, menyusul rally yang dipimpin oleh The Fed yang hawkish.

Berita EUR Terbaru


Ikhtisar Teknis EUR/USD

Dari perspektif teknis, harga spot bertahan dengan baik di bawah Simple Moving Average (SMA) 200 periode pada grafik 4 jam dan mempertahankan nada bearish jangka pendek. Selain itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) berada di wilayah negatif, sementara Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar 38. Indikator momentum bersama-sama menunjukkan bahwa tekanan ke bawah masih berlanjut meskipun pasangan mata uang EUR/USD berusaha stabil di atas swing low terbaru.

Oleh karena itu, setiap pergerakan naik berikutnya kemungkinan besar akan menghadapi rintangan di dekat titik tembus support horizontal 1,1575-1,1580 sebelum level angka bulat 1,1600. Sementara itu, SMA 200 periode di 1,1638 harus bertindak sebagai penghalang kuat yang perlu direbut kembali oleh para pembeli untuk meredakan bias bearish saat ini dan membuka jalan bagi pemulihan yang lebih berkelanjutan. Di sisi bawah, penutupan di bawah level 1,1500 akan mengekspos pasangan mata uang EUR/USD pada pelemahan lebih lanjut karena momentum tetap condong ke sisi bawah.


Ikhtisar Fundamental

Kesepakatan AS-Iran, yang bertujuan mengakhiri permusuhan dan membuka kembali Selat Hormuz, meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong beberapa aksi ambil untung USD setelah pergerakan kuat pada hari Rabu ke tertinggi baru sejak akhir Maret. Selain itu, sinyal hawkish Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) memberikan dukungan pada mata uang bersama dan pasangan mata uang EUR/USD. Namun, meningkatnya taruhan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS (The Fed) pada bulan Desember dapat membatasi kerugian USD dan membatasi kenaikan pasangan mata uang ini.



PRAKIRAAN MINGGUAN KHUSUS

Ingin tahu arah pergerakan EUR/USD pekan ini? Tim analis kami telah merilis pembaruan mingguan yang memuat proyeksi terkini untuk pasangan mata uang Euro-Dolar AS. Simak pandangan para pakar kami mengenai potensi langkah selanjutnya:

Prakiraan Mingguan EUR/USD: Hari-hari Volatil di Depan, dengan Pengumuman The Fed dan Berita Perang

Prakiraan Mingguan EUR/USD: Hari-hari Volatil di Depan, dengan Pengumuman The Fed dan Berita Perang

Pasangan mata uang EUR/USD berhasil menutup minggu di wilayah positif, tetapi tidak sebelum diperdagangkan serendah 1,1499, terendah sejak akhir Maret dan masih jauh di bawah pembukaan mingguan sebelumnya

Sinyal FXS

Analisis EUR Terbaru


Analisis EUR Terbaru

Pilihan Editor

Perak Pertahankan Pelemahan di Dekat $64,50 saat Optimisme Perdamaian AS-Iran Memudar

Perak Pertahankan Pelemahan di Dekat $64,50 saat Optimisme Perdamaian AS-Iran Memudar

Harga Perak (XAG/USD) melemah untuk tiga hari berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $64,70 per troy ons selama perdagangan sesi Eropa pada hari Jumat. Harga Perak tetap di bawah tekanan karena kekhawatiran yang persisten terhadap inflasi dan suku bunga tinggi dihidupkan kembali oleh meningkatnya kecemasan pasokan minyak.
USD/IDR: Rupiah Ditutup Turun ke 17.802, MSCI Soroti Transparansi Pasar Indonesia

USD/IDR: Rupiah Ditutup Turun ke 17.802, MSCI Soroti Transparansi Pasar Indonesia

Rupiah ditutup melemah di atas 18.000 terhadap Dolar AS pada perdagangan Jumat. USD/IDR naik 101,9 poin atau 0,58% ke 17.802 setelah bergerak dalam rentang 17.705-17.867,6. Pasangan mata uang tersebut dibuka di 17.780, dibandingkan penutupan sebelumnya di 17.700. JISDOR Bank Indonesia ditetapkan di Rp17.826 per Dolar AS, sekitar Rp24 di atas harga pasar.
Emas Tetap dalam Situasi yang Tidak Menguntungkan meskipun Ada Kesepakatan Damai AS-Iran

Emas Tetap dalam Situasi yang Tidak Menguntungkan meskipun Ada Kesepakatan Damai AS-Iran

Emas meraih terendah baru mingguan di sekitar $4.175 dalam perdagangan sesi Asia hari Jumat karena para penjual enggan menyerah dan berupaya mengamankan kerugian mingguan ketiga berturut-turut.
GBP/USD memantul kembali di atas 1,3200 setelah data Penjualan Ritel Inggris yang kuat

GBP/USD memantul kembali di atas 1,3200 setelah data Penjualan Ritel Inggris yang kuat

GBP/USD melanjutkan rebound di atas level 1,3200 pada awal sesi Eropa hari Jumat. Data Penjualan Ritel Inggris yang lebih kuat dari prakiraan memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan bagi Pound Inggris dan pasangan mata uang ini di tengah lingkungan politik Inggris yang kacau.

Valas Hari Ini: Perundingan AS-Iran Dibatalkan, Dolar AS Lanjutkan Rally ke Tertinggi 13 Bulan

Valas Hari Ini: Perundingan AS-Iran Dibatalkan, Dolar AS Lanjutkan Rally ke Tertinggi 13 Bulan

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 23 Juni: Dolar AS (USD) mendapat keuntungan dari atmosfer pasar yang menghindari risiko pada awal hari Jumat dan memperkuat kenaikan mingguan terhadap mata uang utama lainnya. Pada paruh kedua hari ini, Penjualan Ritel bulan April dari Kanada akan menjadi satu-satunya data yang ditampilkan dalam kalender ekonomi.

Mata Uang Utama

Mata Uang Kripto

Edisi Unggulan

Lembaga dan Tokoh yang Paling Memengaruhi EUR/USD


Bank Sentral Eropa (ECB)

Bank Sentral Eropa (ECB) adalah bank sentral yang berwenang mengelola kebijakan moneter untuk Zona Euro. Berawal di Jerman pada tahun 1998, mandat ECB adalah menjaga stabilitas harga di Zona Euro, sehingga daya beli Euro (EUR) tidak tergerus oleh inflasi. Sebagai entitas yang independen dari masing-masing negara dan lembaga Uni Eropa, ECB menargetkan kenaikan harga konsumen tahunan sebesar 2% dalam jangka menengah. Tugas lainnya adalah mengendalikan pasokan uang. Ini melibatkan, misalnya, penetapan suku bunga di seluruh Zona Euro. Pekerjaan Bank Sentral Eropa diatur melalui badan-badan pengambil keputusan berikut: Dewan Eksekutif, Dewan Pengurus, dan Dewan Umum. Christine Lagarde telah menjabat sebagai Presiden ECB sejak 1 November 2019. Pidato, pernyataan, dan komentarnya merupakan sumber volatilitas yang penting, terutama untuk Euro dan mata uang yang diperdagangkan terhadap mata uang Eropa.

The Federal Reserve (Fed)

Federal Reserve (The Fed) adalah bank sentral Amerika Serikat (AS) dan memiliki dua target utama: mempertahankan tingkat pengangguran pada tingkat serendah mungkin dan menjaga inflasi di kisaran 2%. Struktur Sistem Federal Reserve terdiri dari Dewan Gubernur yang ditunjuk oleh presiden dan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang ditunjuk sebagian. FOMC menyelenggarakan delapan pertemuan terjadwal dalam setahun untuk meninjau kondisi ekonomi dan keuangan. FOMC juga menentukan sikap kebijakan moneter yang tepat dan menilai risiko terhadap tujuan jangka panjangnya, yaitu stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Risalah FOMC, yang dirilis oleh Dewan Gubernur Federal Reserve beberapa minggu setelah pertemuan terakhir, merupakan panduan untuk kebijakan suku bunga AS di masa mendatang.


Christine Lagarde

Christine Lagarde lahir pada tahun 1956 di Paris, Prancis. Lagarde, lulusan Universitas Paris Barat Nanterre La Défense, menjabat sebagai Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) pada 1 November 2019. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Ketua dan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) antara tahun 2011 dan 2019. Sebelumnya, Lagarde memegang berbagai jabatan menteri senior di Pemerintah Prancis: Menteri Ekonomi, Keuangan, dan Industri (2007-2011), Menteri Pertanian dan Perikanan (2007), dan Menteri Perdagangan (2005-2007).

Kevin Warsh

Kevin Warsh menjabat sebagai ketua Dewan Gubernur Federal Reserve pada Mei 2026, untuk masa jabatan empat tahun yang berakhir pada tahun 2030. Masa jabatannya sebagai anggota Dewan Gubernur akan berakhir pada Mei 2040. Warsh, lahir di Albany (New York) pada 13 April 1970, adalah seorang ahli keuangan dan pengacara Amerika yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur Fed dari tahun 2006 hingga 2011 dan sangat terlibat dalam respons bank sentral terhadap krisis keuangan. Sebelum itu, ia menjabat sebagai asisten khusus presiden untuk kebijakan ekonomi dan sekretaris eksekutif Dewan Ekonomi Nasional di bawah Presiden George W. Bush.

BERITA & ANALISIS ECB

BERITA & ANALISIS THE FED

Tentang EUR/USD

Pasangan mata uang EUR/USD (atau Euro Dolar) termasuk dalam kelompok 'Mata Uang Utama', istilah yang digunakan untuk menggambarkan pasangan mata uang terpenting di dunia. Kelompok ini juga mencakup GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD , USD/CHF, NZD/USD, dan USD/CAD . Popularitas pasangan Euro Dolar berasal dari representasinya terhadap dua negara ekonomi terbesar di dunia: Zona Euro dan Amerika Serikat.

EUR/USD adalah salah satu pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di pasar Forex, di mana Euro berfungsi sebagai mata uang dasar dan Dolar AS sebagai mata uang tandingan. Ini mencakup lebih dari separuh total volume perdagangan di pasar Forex, sehingga gap hampir tidak ada, apalagi pembalikan tiba-tiba yang disebabkan oleh gap breakaway.

Pergerakan EUR/USD cenderung tenang selama sesi Asia, mengingat sebagian besar data ekonomi yang berdampak signifikan pada pasangan ini biasanya dirilis saat sesi Eropa atau Amerika. Aktivitas pasar mulai meningkat saat para pelaku pasar Eropa memasuki perdagangan, memicu lonjakan volume transaksi. Setelah itu, volatilitas cenderung mereda menjelang siang hari saat jeda makan siang di Eropa, lalu kembali menguat ketika pasar Amerika Serikat mulai beroperasi.

Pasangan mata uang terkait

GBP/USD

Pasangan mata uang GBP/USD, atau yang lebih dikenal sebagai Poundsterling, termasuk dalam kategori 'Major', yakni kelompok pasangan mata uang paling likuid dan aktif diperdagangkan secara global. Pasangan ini sering dijuluki “Cable,” merujuk pada kabel telegraf transatlantik pertama pada abad ke-19 yang menghubungkan Britania Raya dan Amerika Serikat. Sebagai pasangan mata uang yang menjadi sorotan pasar, GBP/USD menempatkan Poundsterling sebagai mata uang dasar dan Dolar AS sebagai mata uang lawan. Oleh karena itu, dinamika harga sangat dipengaruhi oleh data ekonomi makro dari kedua negara. Salah satu peristiwa penting yang memengaruhi volatilitas pasangan mata uang ini adalah Brexit.

Pasangan mata uang USD/JPY (Dolar AS Yen Jepang) adalah salah satu 'Major', sekelompok pasangan mata uang terpenting di dunia. Yen Jepang, yang dikenal karena suku bunganya yang rendah, sering digunakan dalam carry trade, menjadikannya salah satu mata uang yang paling banyak diperdagangkan di seluruh dunia. Dalam pasangan mata uang USD/JPY, Dolar AS adalah mata uang dasar dan Yen Jepang berfungsi sebagai mata uang tandingan.

Perdagangan USD/JPY juga dikenal sebagai perdagangan "ninja" atau "gopher", meskipun julukan yang terakhir ini lebih sering dikaitkan dengan pasangan mata uang GBP/JPY. USD/JPY biasanya memiliki korelasi positif dengan pasangan mata uang lainnya seperti USD/CHF dan USD/CAD, karena ketiganya menggunakan Dolar AS sebagai mata uang dasar. Nilai pasangan mata uang ini sering dipengaruhi oleh perbedaan suku bunga antara dua bank sentral: Federal Reserve (Fed) dan Bank of Japan (BoJ).