Kurs GBP/JPY


Kurs Aset

Lihat Semua Aset

Kurs Aset

Lihat Semua Aset

Pilihan Editor

Harga Perak Menguat di Tengah Kesepakatan AS-Iran, The Fed yang Hawkish Batasi Kenaikan

Harga Perak Menguat di Tengah Kesepakatan AS-Iran, The Fed yang Hawkish Batasi Kenaikan

Perak (XAG/USD) naik menuju $68,10 pada hari Kamis, naik 1,05% pada hari ini pada saat berita ini ditulis. Logam putih ini rebound setelah menemukan dukungan dari perkembangan positif seputar negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sementara para investor terus menilai implikasi dari keputusan kebijakan moneter AS terbaru.
Dapatkah Dolar AS Melanjutkan Rally yang Didorong oleh The Fed?

Dapatkah Dolar AS Melanjutkan Rally yang Didorong oleh The Fed?

Dolar AS (USD) telah menguat, dengan Indeks Dolar (DXY) kembali naik di atas 100,00 menyusul pembaruan kebijakan hawkish Federal Reserve di bawah Ketua baru Kevin Warsh. Pasar berlomba-lomba memperhitungkan kenaikan suku bunga, imbal hasil Treasury 2-tahun melonjak ke level tertinggi 15 bulan, dan Greenback menguat terhadap setiap mata uang G10.

MATA UANG UTAMA

LINTAS MATA UANG

KOMODITAS


GBP/JPY

GBP/JPY menunjukkan kepada para pedagang berapa banyak Yen Jepang (mata uang quote) diperlukan untuk membeli satu Pound Inggris (mata uang dasar). Pasangan ini dikenal sebagai "carry currency cross", yaitu pasangan silang yang merupakan kendaraan untuk melakukan carry trading (salah satu strategi perdagangan paling populer saat ini). Carry trade terjadi ketika seseorang menjual atau meminjam aset dengan tingkat bunga rendah untuk membeli aset lain dengan tingkat bunga yang lebih tinggi, mencari untung dari perbedaan tingkat bunga yang mendasarinya. Strategi ini banyak digunakan di pasar valuta asing (valas).


TERTINGGI DAN TERENDAH HISTORIS GBP/JPY

  • Rekor sepanjang masa: Maks: 1014,000 pada 01/01/1963 - Min: 116,853 pada 19/09/2011
  • 5 tahun terakhir: Maks: 195,843 pada 18/06/2015 - Min: 124,78 pada 26/09/2016

*Data per Februari 2020


ASET YANG PALING MEMPENGARUHI GBP/JPY

Pasangan GBP/JPY juga dapat dipengaruhi oleh:

  • Mata uang: USD dan EUR. Grup ini juga mencakup pasangan mata uang berikut: EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD, USD/CHF, NZD/USD, USD/CAD, GBP/JPY dan EUR/JPY.
  • Komoditas: Minyak.
  • Obligasi: Gilt (sekuritas utang yang dikeluarkan oleh Bank of England), GJGB10 (Imbal hasil Pemerintah Jepang Generik 10Th) dan T-Note (Treasury Note, surat utang pemerintah AS yang dapat diperjualbelikan).
  • Indeks: FTSE 100 (indeks saham dari 100 perusahaan yang terdaftar di London Stock Exchange dengan kapitalisasi pasar tertinggi), Nikkei 225 (indeks pasar saham untuk Tokyo Stock Exchange), Dow Jones (DJIA, Dow Jones Industrial Average, indeks yang menunjukkan bagaimana 30 perusahaan publik besar yang berbasis di Amerika Serikat telah melakukan transaksi selama sesi perdagangan standar di pasar saham).

ORGANISASI, TOKOH DAN DATA EKONOMI YANG PALING MEMPENGARUHI GBP/JPY

Organisasi dan tokoh-tokoh yang paling mempengaruhi pergerakan GBP/JPY adalah:

  • Bank of England (BoE). Ini adalah bank sentral Inggris Raya (UK). Dikenal sebagai 'The old lady of Threadneedle Street', bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas ekonomi Inggris. Bank ini menjalankan kebijakan moneter dengan menyesuaikan Suku Bunga Bank dan, dalam keadaan tertentu, melengkapinya dengan langkah-langkah seperti pelonggaran kuantitatif. Andrew Bailey telah menjadi Gubernur BoE sejak Maret 2020 dan pengangkatannya berakhir pada Maret 2028.
  • Bank of Japan (BoJ). Ini adalah bank sentral Jepang. Bank Sentral Jepang (BoJ) menetapkan kebijakan moneter di negara tersebut dan mandatnya adalah menerbitkan uang kertas dan melakukan kontrol mata uang dan moneter untuk memastikan stabilitas harga, yang berarti target inflasi sekitar 2%. Kazuo Ueda adalah Gubernur BoJ ke-32 dan saat ini menjabat. Ia secara luas dianggap sebagai ahli kebijakan moneter tetapi penunjukannya dianggap sebagai kejutan oleh para analis. Ueda adalah ekonom akademis pertama yang memimpin BoJ di era pasca Perang Dunia II.
  • Pemerintah Inggris dan perdana menterinya, Keir Starmer, yang menjabat pada Juli 2024, menjadi perdana menteri Partai Buruh pertama sejak Gordon Brown pada tahun 2010 dan yang pertama memenangkan pemilihan umum sejak Tony Blair pada tahun 2005.
  • Pemerintah Jepang dan perdana menterinya Sanae Takaichi, yang mulai menjabat pada 21 Oktober 2025.