Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur S&P Global Indonesia untuk bulan September 2026 naik ke 52,4 dari 49,8 pada bulan sebelumnya. Dengan demikian, indikator ini kembali ke wilayah ekspansi karena berada di atas 50, level yang memisahkan antara kontraksi dan ekspansi.
Peningkatan bisnis sektor manufaktur Indonesia pada bulan pelaporan didukung pertumbuhan ekspor ketika perusahaan-perusahaan menambah tenaga kerja. Persediaan input juga meningkat di tengah meredanya tekanan biaya.
Trevor Balchin, Ekonom di S&P Global Market Intelligence, mengatakan, "Sektor manufaktur Indonesia mengakhiri triwulan ketiga dengan kinerja sangat kuat. Produksi dan pekerjaan baru sama-sama meningkat secara solid, didukung oleh kenaikan ekspor dan menghasilkan kinerja bulanan secara keseluruhan yang terkuat di sektor ini sejak Februari, tepat sebelum pecahnya konflik di Timur Tengah."
Reaksi Pasar
Rupiah tidak menunjukkan reaksi signifikan menyusul rilis data setelah sebelumnya sempat melemah ke 17.937 per Dolar AS. Pada saat berita ini ditulis, USD/IDR diperdagangkan di 17.855 yang tidak berubah pada basis harian.
Indikator Ekonomi
PMI Manufaktur S&P Global
Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang dirilis oleh S&P Global menangkap kondisi bisnis di sektor manufaktur. PMI manufaktur merupakan indikator penting dari kondisi bisnis dan kondisi perekonomian secara keseluruhan di Indonesia. Hasil di atas 50 merupakan sinyal bullish bagi Rupiah, sedangkan hasil di bawah 50 dianggap bearish.
Baca lebih lanjutRilis terakhir: Kam Okt 01, 2026 00.30
Frekuensi: Bulanan
Aktual: 52.4
Konsensus: -
Sebelumnya: 49.8
Sumber: S&P Global
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Dolar Australia Tergelincir di Bawah 0,70 saat Sikap Dovish Bullock Tutupi PCE yang Lemah
Fokus Hari Ini di Indonesia: Rupiah di Bawah 17.700, Menantikan Data PMI, Neraca Perdagangan, dan Inflasi
Emas Turun ke Dekat US$4.150 saat Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS yang Lebih Tinggi, Imbangi Inflasi PCE
Ethereum: Daya Ungkit Modal Mendingin ke Level Terendah sejak Maret di Tengah Konsolidasi