Harga USD/JPY saat ini: 110,61
- Imbal hasil obligasi pemerintah AS tetap di bawah tekanan jual, mencapai posisi terendah baru mingguan.
- Indikator Ekonomi Utama Jepang secara tak terduga berkontraksi pada bulan Mei.
- USD/JPY berisiko jatuh lebih jauh tetapi masih perlu menembus level support 110,35.
Pasangan USD/JPY memantul pada hari Rabu tetapi bertemu penjual di sekitar level resistance 110,80, bertahan pada level yang sudah dikenal. Menjelang Risalah Rapat FOMC, indeks global diperdagangkan dengan nada beragam, meskipun indeks Eropa membukukan kenaikan moderat. Wall Street naik tipis dengan pernyataan Fed, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS melanjutkan penurunan mingguannya, memberikan beberapa tekanan pada USD/JPY.
Jepang menerbitkan perkiraan awal Indikator Ekonomi Utama Mei, yang berkontraksi lebih dari yang diantisipasi menjadi 102,6, sedangkan Indeks Bersama untuk bulan yang sama turun menjadi 92,7, keduanya meleset dari ekspektasi pasar. Kamis ini, negara akan menerbitkan Neraca Perdagangan Mei dan Survei Pengamat EkonomI (Eco Watchers Survey) Juni tentang prospek ekonomi.
Prospek teknis USD/JPY jangka pendek
Pasangan USD/JPY diperdagangkan di sekitar 110,60, dengan nada suram dalam waktu dekat. Grafik 4 jam menunjukkan bahwa pasangan ini melayang di sekitar SMA 100, yang kehilangan kekuatan bullish, sementara SMA 20 terus mengarah ke selatan di atasnya. Indikator teknis telah berubah lebih rendah dalam level negatif, meskipun tanpa kekuatan yang cukup untuk mengkonfirmasi penurunan yang akan datang. Bear akan mencari penembusan yang jelas dari level support 110,35.
Level support: 110,35 109,90 109,50
Level resistance: 110,80 111,20 111,65
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
RBA Diprakirakan Menahan Suku Bunga di 4,35% saat Inflasi yang Lebih Lemah Redam Prakiraan Kenaikan Suku Bunga
Forex Hari Ini di Indonesia: Rupiah Tunggu Data Penjualan Ritel
Emas Lanjutkan Reli Bullish di Atas US$4.400; akankah Bertahan?
RBA Diperkirakan Tahan Suku Bunga di 4,35% saat Inflasi yang Lebih Lemah Meredakan Taruhan Kenaikan Suku Bunga
Reserve Bank of Australia diperkirakan akan mempertahankan Official Cash Rate (OCR) tetap di 4,35% untuk pertemuan kedua berturut-turut pada hari Selasa. Keputusan tersebut akan diumumkan pada 04:30 GMT, disertai dengan Pernyataan Kebijakan Moneter dan prakiraan ekonomi terbaru. Konferensi pers Gubernur RBA Michele Bullock akan menyusul pada 05:30 GMT.
Valas Hari Ini: Dolar AS Menguat saat Minyak Melonjak di Tengah Konflik Hormuz
Dolar AS (USD) diperdagangkan secara umum lebih kuat pada hari Senin, dengan Indeks Dolar AS (DXY) naik sekitar 0,2% dan bertahan sedikit di atas 99,80 saat Minyak melonjak lebih dari 6% di tengah kebuntuan Selat Hormuz yang masih berlangsung.
