• Emas dengan antusias menantikan keputusan bank sentral.
  • Rebound harga emas disebabkan oleh melemahnya hambatan.

Dolar AS terus menurun seiring meredanya risiko geopolitik, dan kekhawatiran terhadap retorika dovish Kevin Warsh mereda. Donald Trump menegaskan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah final, yang mendorong harga Brent turun di bawah $80 per barel dan memicu rally pemulihan di indeks saham AS. 

Sementara itu, ketakutan akan lonjakan inflasi lebih lanjut mereda, tercermin dari imbal hasil obligasi Treasury. Logam mulia ini mengalihkan fokusnya dari konflik Timur Tengah ke kebijakan moneter, mengembalikan korelasinya dengan harga obligasi. Sifat misterius Warsh memicu kekhawatiran bahwa hasil pertemuan dapat meletakkan dasar bagi pelemahan dolar jangka panjang.

Ketua baru adalah pendukung fleksibilitas di The Fed. Dia percaya bank sentral tidak boleh memojokkan diri dengan prakiraan ketika masa depan bisa berubah secara signifikan. Memang, pada akhir 2025, para investor memprakirakan suku bunga akan turun karena pasar tenaga kerja yang lemah dan perlambatan inflasi secara bertahap. Namun, ketenagakerjaan saat ini tumbuh dengan laju tercepat sejak 2023, sementara harga konsumen melonjak ke 4,2%.

Prakiraan FOMC sebelumnya tidak sesuai dengan kenyataan. Mereka mengasumsikan penurunan suku bunga. Para investor kini ingin tahu berapa banyak anggota Komite yang akan memberi sinyal kenaikan suku bunga dalam proyeksi terbaru mereka. Kebingungan ini, ditambah dengan perubahan kata-kata yang menyiratkan langkah berikutnya adalah pelonggaran kebijakan moneter, merupakan poin utama dari pertemuan The Fed bulan Juni.

Emas menaruh nasibnya di tangan bank sentral, karena Lintasan masa depan dolar dan imbal hasil obligasi Treasury AS bergantung pada keputusan bank sentral. Skenario yang paling mungkin adalah The Fed akan mempertahankan sikap ‘tunggu dan lihat’, memungkinkan logam mulia fokus pada dampak dari berakhirnya konflik di Timur Tengah.

Rebound emas dari level terendah musim gugur 2025 mencerminkan melemahnya hambatan, termasuk kekuatan greenback di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, harga energi yang lebih tinggi dan imbal hasil Treasury, serta berkurangnya permintaan emas batangan dari bank sentral dan ETF dari para investor.  

Ringkasan: Emas menanti keputusan The Fed: dolar dan imbal hasil akan menentukan arah, sementara meredanya risiko geopolitik dan faktor pendorong mendukung rebound.

Lakukan perdagangan dengan tanggung jawab. CFD dan Taruhan Spread adalah instrumen yang kompleks dan memiliki risiko tinggi kehilangan uang dengan cepat karena leverage. 77,37% akun investor ritel kehilangan uang saat memperdagangkan CFD dan Taruhan Spread dengan penyedia ini. Pendapat Analis hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau nasihat perdagangan.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

The Fed Diprakirakan Tahan Suku Bunga dalam Rapat Perdana Warsh sebagai Ketua

The Fed Diprakirakan Tahan Suku Bunga dalam Rapat Perdana Warsh sebagai Ketua

Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) mengumumkan keputusan suku bunga pada hari Rabu, sebuah pertemuan penting bagi pasar untuk mengukur sikap para pengambil kebijakan dan Ketua baru Kevin Warsh saat harga energi menurun setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan kerangka untuk membuka kembali Selat Hormuz.
IHSG Berbalik Turun ke 6.220, Pasar Menahan Risiko Jelang The Fed dan BI

IHSG Berbalik Turun ke 6.220, Pasar Menahan Risiko Jelang The Fed dan BI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada perdagangan Rabu setelah sempat melaju pada awal sesi. Indeks ditutup turun 34 poin atau 0,55% ke level 6.220, dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.254. IHSG dibuka di 6.321 dan sempat menanjak hingga 6.377, tetapi gagal mempertahankan penguatan ketika tekanan jual meningkat.
Emas Menunggu Pernyataan Kevin Warsh

Emas Menunggu Pernyataan Kevin Warsh

Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin kemarin di level 4330.20, setelah selama sehari bergerak dalam kondisi yang sangat sideways dimana pasar benar-benar memperhatikan apa yang akan menjadi Keputusan dari The Fed saat risalah FOMC yang akan dikeluarkan pada kamis dini hari nanti. Emas bergerak sangat terbatas menjelang pertemuan tersebut.
The Fed Diprakirakan Tahan Suku Bunga dalam Rapat Perdana Warsh sebagai Ketua

The Fed Diprakirakan Tahan Suku Bunga dalam Rapat Perdana Warsh sebagai Ketua

Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) mengumumkan keputusan suku bunga pada hari Rabu, sebuah pertemuan penting bagi pasar untuk mengukur sikap para pengambil kebijakan dan Ketua baru Kevin Warsh saat harga energi menurun setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan kerangka untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Valas Hari Ini: Keputusan Suku Bunga The Fed dan Dot Plot yang Direvisi akan Tingkatkan Volatilitas

Valas Hari Ini: Keputusan Suku Bunga The Fed dan Dot Plot yang Direvisi akan Tingkatkan Volatilitas

Pasar mempertahankan sikap hati-hati di pagi hari Eropa pada hari Rabu saat para investor bersiap-siap untuk pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA