Batasan untuk Kenaikan USD Lebih Lanjut 'Tinggi' Setelah Perubahan Hawkish The Fed


Dampak Trump yang Berkurang pada Suku Bunga AS

Dolar bereaksi positif terhadap perubahan hawkish The Fed, dengan penekanan pada stabilitas harga, pergeseran naik yang lebih agresif pada titik-titik proyeksi, dan beberapa referensi bahwa The Fed telah gagal mencapai target inflasi selama lima tahun berturut-turut, semuanya mendukung narasi bahwa kenaikan suku bunga yang lebih tinggi mungkin tidak terlalu jauh.

Memang, setelah pertemuan tersebut, kontrak berjangka memperkirakan kenaikan sebesar 37 basis poin antara sekarang dan akhir tahun, yaitu peluang 50/50 untuk sebanyak dua kali kenaikan suku bunga pada tahun 2026.

Kami berpikir bahwa standar untuk kenaikan dolar lebih lanjut dari sini cukup tinggi. Penandatanganan segera kesepakatan perdamaian kerangka Iran berarti harga minyak bisa terus menurun, yang seharusnya mengurangi tekanan pada inflasi AS dan mungkin mencegah kenaikan suku bunga pada semester kedua tahun ini.

Namun, dot plot baru menunjukkan bahwa tidak dibutuhkan banyak hal untuk mengubah keseimbangan mendukung kenaikan suku bunga, yang tentu mengecewakan Presiden Trump, yang pengaruhnya terhadap jalur suku bunga AS tampak semakin kecil.

Panduan yang Lebih Sedikit Akan Memicu Volatilitas yang Lebih Besar

Masa jabatan Kevin Warsh sebagai Ketua baru FOMC dimulai dengan gemilang. Asumsi yang berlaku adalah bahwa The Fed yang dipimpin oleh penunjukan Trump akan mengadopsi sikap kebijakan yang lebih dovish, setidaknya sebagian mengikuti keinginan Presiden untuk suku bunga AS yang lebih rendah. Pertemuan hari Rabu menunjukkan sebaliknya.

Pertimbangan penting lainnya adalah ketidaksukaan Warsh yang terkenal terhadap panduan ke depan (forward guidance). Keengganan ini untuk memberikan panduan yang jelas dapat menyuntikkan ketidakpastian yang lebih besar ke pasar dan memicu volatilitas pasar yang lebih tinggi seputar pengumuman kebijakan The Fed.

Dampaknya pada dolar di sini akan lebih ambigu, yang berpotensi membuat pergerakan dolar AS menjadi lebih sulit diprediksi.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Harga Perak Menguat di Tengah Kesepakatan AS-Iran, The Fed yang Hawkish Batasi Kenaikan

Harga Perak Menguat di Tengah Kesepakatan AS-Iran, The Fed yang Hawkish Batasi Kenaikan

Perak (XAG/USD) naik menuju $68,10 pada hari Kamis, naik 1,05% pada hari ini pada saat berita ini ditulis. Logam putih ini rebound setelah menemukan dukungan dari perkembangan positif seputar negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sementara para investor terus menilai implikasi dari keputusan kebijakan moneter AS terbaru.
Pound Inggris Raih Terendah Baru Dua Bulan di Bawah 1,3220 saat BoE Pertahankan Suku Bunga

Pound Inggris Raih Terendah Baru Dua Bulan di Bawah 1,3220 saat BoE Pertahankan Suku Bunga

Pound Inggris (GBP) tetap berada di posisi defensif terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis, dengan pasangan mata uang GBP/USD mencapai level terendah baru dua bulan di sekitar 1,3200, menyusul keputusan Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga tidak berubah. Tidak ada kejutan pada pertemuan kebijakan moneter BoE bulan Juni.
Setelah The Fed, Giliran BoE

Setelah The Fed, Giliran BoE

The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah kemarin, dengan Kevin Warsh untuk pertama kalinya memimpin bank sentral tersebut. Para Gubernur The Fed sepakat dalam keputusan mereka, namun tampak terbagi mengenai masa depan.
Bitcoin turun di bawah $64.000 karena sikap hawkish The Fed membebani selera risiko

Bitcoin turun di bawah $64.000 karena sikap hawkish The Fed membebani selera risiko

Bitcoin tetap berada di bawah tekanan, memperpanjang koreksinya, diperdagangkan di bawah $64.000. Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi menyampaikan nada hawkish pada hari Rabu, yang melemahkan sentimen risiko.

Valas Hari Ini: Dolar AS Menguat karena The Fed Hawkish, Fokus Beralih ke BoE

Valas Hari Ini: Dolar AS Menguat karena The Fed Hawkish, Fokus Beralih ke BoE

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 18 Juni: Dolar AS (USD) menguat terhadap mata uang lainnya di sesi Amerika pada hari Rabu saat para investor merespons pernyataan kebijakan Federal Reserve dan perubahan dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi. Komentar dari Ketua Kevin Warsh dalam konferensi pers pasca-rapat pertamanya juga mendukung mata uang tersebut.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA