• USD/JPY naik 0,40% pada hari Kamis, didukung oleh penguatan Dolar AS yang kembali terjadi setelah data ekonomi AS.
  • Harga produsen AS berakselerasi pada bulan Agustus, sementara Klaim Tunjangan Pengangguran Awal turun ke 206 Ribu.
  • Perhatian pasar kini beralih ke data inflasi AS yang akan dirilis pada hari Jumat.

USD/JPY menguat ke sekitar 154,15 pada hari Kamis pada saat berita ini ditulis, naik 0,40% pada hari ini. Pasangan mata uang ini diuntungkan oleh rebound Dolar AS (USD), didukung oleh data AS yang menunjukkan tekanan harga produsen yang berakselerasi dan pasar tenaga kerja yang masih tangguh.

Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) Amerika Serikat (AS) naik 5,4% YoY pada bulan Agustus, di atas 5,3% yang diprakirakan dan berakselerasi dari kenaikan sebelumnya sebesar 4,8% setelah revisi. IHP inti, yang tidak termasuk komponen pangan dan energi yang volatil, naik 4,6% YoY, sesuai dengan ekspektasi dan naik dari kenaikan 4,3% yang direvisi pada bulan Juli. Secara bulanan, IHP utama naik 0,4%, sementara indeks inti naik 0,2%.

Sementara itu, Klaim Tunjangan Pengangguran Awal turun ke 206 Ribu pada pekan yang berakhir 5 September, dibandingkan dengan 207 Ribu pada pekan sebelumnya dan sedikit di atas ekspektasi 205 Ribu. Klaim Tunjangan Pengangguran Lanjutan juga turun tipis ke 1,774 Juta, memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap relatif tangguh.

Data IHP semakin memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan September. Menurut alat CME FedWatch, pasar kini memprakirakan hampir 70% peluang kenaikan suku bunga, naik dari sekitar 61% sebelum data tersebut dirilis.

Di sisi Jepang, Yen Jepang (JPY) beristirahat setelah rebound terbaru yang dipicu oleh ekspektasi yang lebih hawkish seputar Bank of Japan (BoJ). Pasar sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan September, sementara komentar terbaru dari sejumlah pejabat bank sentral telah memperkuat ekspektasi normalisasi kebijakan moneter lebih lanjut. Namun, dinamika ini dapat membatasi sejauh mana kenaikan USD/JPY.

Perhatian pasar kini beralih ke data Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) AS yang akan dirilis pada hari Jumat. Laporan inflasi tersebut kemungkinan akan memainkan peran penting dalam membentuk ekspektasi terhadap jalur suku bunga The Fed. Angka inflasi yang lebih kuat dari prakiraan dapat mendukung Dolar AS, sementara perlambatan tekanan harga yang lebih tajam dapat membebani Greenback, dan pada gilirannya USD/JPY.

Harga Yen Jepang Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Yen Jepang (JPY) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Yen Jepang adalah yang terkuat melawan Dolar Australia.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.17% 0.22% 0.35% 0.12% 0.76% 0.63% 0.28%
EUR -0.17% 0.05% 0.16% -0.06% 0.59% 0.45% 0.11%
GBP -0.22% -0.05% 0.12% -0.12% 0.53% 0.39% 0.06%
JPY -0.35% -0.16% -0.12% -0.25% 0.40% 0.23% -0.07%
CAD -0.12% 0.06% 0.12% 0.25% 0.65% 0.50% 0.18%
AUD -0.76% -0.59% -0.53% -0.40% -0.65% -0.13% -0.43%
NZD -0.63% -0.45% -0.39% -0.23% -0.50% 0.13% -0.29%
CHF -0.28% -0.11% -0.06% 0.07% -0.18% 0.43% 0.29%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Yen Jepang dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili JPY (dasar)/USD (pembanding).

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Konferensi Pers ECB: Lagarde Berbicara Tentang Prospek Kebijakan setelah Menaikkan Suku Bunga Utama 25 bp

Konferensi Pers ECB: Lagarde Berbicara Tentang Prospek Kebijakan setelah Menaikkan Suku Bunga Utama 25 bp

Christine Lagarde, Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), menjelaskan keputusan ECB untuk menaikkan suku bunga utama sebesar 25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan September dan menjawab pertanyaan dari pers.
Emas Turun karena PPI AS Perkuat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed, Dolar AS, Imbal Hasil Naik

Emas Turun karena PPI AS Perkuat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed, Dolar AS, Imbal Hasil Naik

Emas (XAU/USD) melanjutkan penurunannya selama sesi perdagangan Amerika pada hari Kamis karena pemulihan Dolar AS (USD), kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, dan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) membebani logam mulia ini, sementara para pedagang juga menilai data terbaru Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) AS.
Minyak Tembus US$100, dengan Keputusan ECB dan Data IHP AS di Depan Mata

Minyak Tembus US$100, dengan Keputusan ECB dan Data IHP AS di Depan Mata

Pratinjau: Brent menembus US$100 saat ketegangan Iran meningkat. Fokus hari ini adalah keputusan ECB & data IHP AS yang dapat menggerakkan pasar. Didorong oleh ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah, minyak mentah Brent diperdagangkan di atas US$100/barel kemarin untuk pertama kalinya sejak akhir Juli.
XRP Merosot di Tengah Struktur Pasar Kripto yang Rapuh

XRP Merosot di Tengah Struktur Pasar Kripto yang Rapuh

Ripple (XRP) turun untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan di US$1,37 pada hari Kamis. Pasar mata uang kripto (cryptocurrency) yang lebih luas tetap rapuh karena investor menimbang dampak ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang memicu kenaikan berkelanjutan pada harga minyak mentah sekaligus membatasi pengiriman melalui Selat Hormuz dan Laut Merah.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 10 September:

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 10 September:

Setelah aksi yang bergejolak pada hari Rabu, aktivitas di pasar finansial masih tenang pada awal perdagangan hari Kamis menjelang pengumuman kebijakan moneter Bank Sentral Eropa dan data Indeks Harga Produsen bulan Juli dari Amerika Serikat.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA