- Pemerintah dan DPR menyepakati asumsi nilai tukar Rupiah Rp16.800-Rp17.500 per Dolar AS untuk penyusunan RAPBN 2027.
- Rentang tersebut lebih tinggi dibandingkan asumsi APBN 2026 sebesar Rp16.500 per Dolar AS.
- Pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,8%-6,5%, dengan defisit anggaran 1,8%-2,4% terhadap PDB.
Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati asumsi nilai tukar Rupiah pada kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per Dolar AS dalam pembahasan pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Kisaran tersebut lebih tinggi dibandingkan asumsi APBN 2026 sebesar Rp16.500 per Dolar AS dan akan menjadi salah satu dasar penyusunan Nota Keuangan tahun depan.
Asumsi makro lainnya mencakup pertumbuhan ekonomi 5,8%-6,5%, inflasi 1,5%-3,5%, serta imbal hasil Surat Berharga Negara tenor 10 tahun pada 6,5%-7,3%.
Defisit Anggaran Dijaga di Bawah 2,5%
Defisit anggaran dirancang berada pada 1,8%-2,4% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Rasio pendapatan negara ditargetkan mencapai 12,01%-12,40% terhadap PDB, lebih tinggi dibandingkan batas bawah usulan awal pemerintah sebesar 11,82%.
Pemerintah dan DPR juga menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia atau ICP sebesar US$70-US$95 per barel. Target lifting minyak berada pada 605.000-620.000 barel per hari, sedangkan lifting gas di 951.000-990.000 barel setara minyak per hari.
Kesepakatan ini masih menjadi kerangka awal penyusunan anggaran. Angka-angka itu masih akan dibawa ke tahap penyusunan Nota Keuangan dan pembahasan lanjutan bersama DPR.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Bertahan Dekat Puncak Dua Minggu saat USD Lemah dan Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed Memudar
USD/IDR: Rupiah Menguat ke 17.957 setelah NFP AS Lemah
Emas Perlu Penutupan Mingguan di Atas $4.165 untuk Pertahankan Pemulihan
Bitcoin dan Ethereum pulih saat pembeli kembali, XRP membidik penembusan
Bitcoin, Ethereum dan Ripple melanjutkan pemulihan mereka pada hari Jumat seiring dengan membaiknya sentimen risiko dan menguatnya indikator teknikal yang mendukung pasar mata uang kripto (cryptocurrency) yang lebih luas. BTC merebut kembali level $61.300 setelah rebound dari level terendah 21 bulan awal minggu ini, sementara ETH tetap teguh di sekitar $1.700 setelah pemulihan tajam selama dua hari.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 3 Juli
Dolar AS berusaha keras untuk tetap tangguh melawan para pesaing utamanya pada hari perdagangan terakhir minggu ini karena para investor mengevaluasi waktu potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve setelah data ketenagakerjaan Juni yang mengecewakan. Kalender ekonomi tidak akan menampilkan rilis data berdampak tinggi dan aksi perdagangan kemungkinan akan tetap lesu menjelang akhir pekan, dengan pasar saham dan obligasi di Amerika Serikat tetap tutup untuk memperingati hari libur Hari Kemerdekaan.