Harga Emas naik di Pakistan pada hari Kamis, menurut data yang dikumpulkan oleh FXStreet.
Harga Emas berada di 38.607,51 Rupee Pakistan (PKR) per gram, naik dibandingkan dengan PKR 38.085,65 pada hari Rabu.
Harga Emas naik menjadi PKR 450.303,60 per tola dari PKR 444.223,50 per tola sehari sebelumnya.
Satuan ukuran | Harga Emas dalam PKR |
|---|---|
1 Gram | 38.607,51 |
10 Gram | 386.072,30 |
Tola | 450.303,60 |
Troy Ons | 1.200.833,00 |
FXStreet menghitung harga Emas di Pakistan dengan mengadaptasi harga internasional (USD/PKR) ke mata uang lokal dan satuan ukuran. Harga diperbarui setiap hari berdasarkan kurs pasar pada saat publikasi. Harga hanya sebagai referensi dan kurs lokal dapat sedikit berbeda.
Pertanyaan Umum Seputar Emas
Emas telah memainkan peran penting dalam sejarah manusia karena telah banyak digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, selain kilaunya dan kegunaannya sebagai perhiasan, logam mulia tersebut secara luas dipandang sebagai aset safe haven, yang berarti bahwa emas dianggap sebagai investasi yang baik selama masa-masa sulit. Emas juga secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan terhadap mata uang yang terdepresiasi karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.
Bank-bank sentral merupakan pemegang Emas terbesar. Dalam upaya mereka untuk mendukung mata uang mereka di masa sulit, bank sentral cenderung mendiversifikasi cadangan mereka dan membeli Emas untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan mata uang yang dirasakan. Cadangan Emas yang tinggi dapat menjadi sumber kepercayaan bagi solvabilitas suatu negara. Bank sentral menambahkan 1.136 ton Emas senilai sekitar $70 miliar ke cadangan mereka pada tahun 2022, menurut data dari World Gold Council. Ini merupakan pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Bank sentral dari negara-negara berkembang seperti Tiongkok, India, dan Turki dengan cepat meningkatkan cadangan Emasnya.
Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS, yang keduanya merupakan aset cadangan utama dan aset safe haven. Ketika Dolar terdepresiasi, Emas cenderung naik, yang memungkinkan para investor dan bank sentral untuk mendiversifikasi aset-aset mereka di masa sulit. Emas juga berkorelasi terbalik dengan aset-aset berisiko. Rally di pasar saham cenderung melemahkan harga Emas, sementara aksi jual di pasar yang lebih berisiko cenderung menguntungkan logam mulia ini.
Harga dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang parah dapat dengan cepat membuat harga Emas meningkat karena statusnya sebagai aset safe haven. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Emas cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah, sementara biaya uang yang lebih tinggi biasanya membebani logam kuning tersebut. Namun, sebagian besar pergerakan bergantung pada perilaku Dolar AS (USD) karena aset tersebut dihargakan dalam dolar (XAU/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Emas tetap terkendali, sedangkan Dolar yang lebih lemah cenderung mendorong harga Emas naik.
(Alat otomatisasi digunakan dalam pembuatan artikel ini.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Pertahankan Bias Bullish di Dekat $4.300, The Fed Hawkish Batasi Kenaikan
Valas Hari Ini: Dolar AS Menguat karena The Fed Hawkish, Fokus Beralih ke BoE
$4.300 Direbut Kembali: Emas Memantul saat Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Iran Imbangi Kebijakan The Fed
Ripple menunggu penembusan sementara rally Stellar semakin cepat
Ripple stabil di $1,19 di bawah batas atas pola falling channel setelah menghadapi penolakan. Sementara itu, Stellar melanjutkan kenaikannya, rally lebih dari 25% sejauh minggu ini. Metrik derivatif menunjukkan prospek yang berhati-hati untuk XRP, sementara posisi futures XLM yang membaik menunjukkan prospek bullish.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada Kamis, 18 Juni
Dolar AS menguat terhadap para pesaingnya di sesi Amerika pada hari Rabu karena para investor bereaksi terhadap pernyataan kebijakan Federal Reserve dan perubahan pada Ringkasan Proyeksi Ekonomi. Komentar dari Ketua Kevin Warsh dalam konferensi pers pasca rapat pertamanya juga mendukung mata uang tersebut