- Emas bertahan di atas $4.000 saat para pedagang menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve.
- Serangan baru di Timur Tengah mengangkat harga Minyak, membuat kekhawatiran inflasi tetap menjadi titik fokus.
- XAU/USD tetap berada di bawah moving average utama, membuat prospek teknis tetap bearish.
Emas (XAU/USD) berkonsolidasi di atas $4.000 pada hari Rabu, saat pergerakan harga tetap bergejolak di tengah meningkatnya kehati-hatian menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), sementara perang di Timur Tengah kembali memanas setelah jeda singkat.
Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) meluncurkan rudal ke pangkalan AS di Yordania. Secara terpisah, Central Command (CENTCOM) AS mengatakan pihaknya melakukan serangan presisi bekerja sama dengan Arab Saudi terhadap kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak yang merencanakan serangan terhadap pasukan AS dan fasilitas-fasilitas Minyak Arab Saudi.
Harga Minyak berbalik arah menyusul serangan terbaru, mengakhiri sell-off tiga hari. West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di sekitar $81,00, naik lebih dari 3,50% pada hari ini.
Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan di sekitar 101,40, didukung oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan ketegangan di Timur Tengah.
The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunganya pada pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB), diikuti oleh konferensi pers Ketua Kevin Warsh pada pukul 18:30 GMT (Kamis, 01:30 WIB).
Bank sentral AS secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 3,50%-3,75%. Namun, kenaikan suku bunga tidak dapat dikesampingkan di tengah meningkatnya risiko inflasi yang didorong energi.
Menurut CME FedWatch Tool, para pedagang memperhitungkan sekitar 31% peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp). Biaya pinjaman yang lebih tinggi biasanya mengurangi permintaan terhadap Emas dengan meningkatkan daya tarik aset-aset berbunga.
Bahkan jika The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah, Emas mungkin kesulitan untuk melakukan pemulihan karena para pengambil kebijakan diprakirakan akan mempertahankan sikap hawkish sambil menilai dampak inflasi dari harga Minyak yang tinggi. Jika The Fed memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga bisa terjadi dalam beberapa bulan ke depan, XAU/USD dapat menghadapi tekanan jual baru.
Analisis Teknis: Penjual Tetap Memegang Kendali di Bawah SMA Harian Utama

Dari sudut pandang teknis, XAU/USD mempertahankan bias bearish karena diperdagangkan di bawah Simple Moving Average (SMA) 21-hari, 50-hari, 100-hari, dan 200-hari.
Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian berada di dekat 44 dan tetap di bawah level netral 50, sementara batang-batang hijau yang menyusut pada histogram Moving Average Convergence Divergence (MACD) mengindikasikan bahwa penjual tetap memegang kendali.
Di sisi atas, resistance awal terlihat di SMA 21-hari di sekitar $4.070, diikuti oleh SMA 50-hari di dekat $4.202. Lebih jauh ke atas, SMA 100-hari dan 200-hari masing-masing di $4.446 dan $4.490 membentuk zona resistance utama.
Di sisi bawah, support terdekat terletak di level psikologis $4.000, dengan penembusan di bawah level ini akan mengekspos support struktural berikutnya di sekitar $3.850.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)
Pertanyaan Umum Seputar The Fed
Kebijakan moneter di AS dibentuk oleh Federal Reserve (The Fed). The Fed memiliki dua mandat: mencapai stabilitas harga dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga. Ketika harga naik terlalu cepat dan inflasi berada di atas target The Fed sebesar 2%, Bank sentral ini menaikkan suku bunga, meningkatkan biaya pinjaman di seluruh perekonomian. Hal ini menghasilkan Dolar AS (USD) yang lebih kuat karena menjadikan AS tempat yang lebih menarik bagi para investor internasional untuk menyimpan uang mereka. Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, The Fed dapat menurunkan suku bunga untuk mendorong pinjaman, yang membebani Greenback.
Federal Reserve (The Fed) mengadakan delapan pertemuan kebijakan setahun, di mana Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) menilai kondisi ekonomi dan membuat keputusan kebijakan moneter. FOMC dihadiri oleh dua belas pejabat The Fed – tujuh anggota Dewan Gubernur, presiden Federal Reserve Bank of New York, dan empat dari sebelas presiden Reserve Bank regional yang tersisa, yang menjabat selama satu tahun secara bergilir.
Dalam situasi ekstrem, Federal Reserve dapat menggunakan kebijakan yang disebut Pelonggaran Kuantitatif (QE). QE adalah proses yang dilakukan The Fed untuk meningkatkan aliran kredit secara substansial dalam sistem keuangan yang macet. Ini adalah langkah kebijakan non-standar yang digunakan selama krisis atau ketika inflasi sangat rendah. Ini adalah senjata pilihan The Fed selama Krisis Keuangan Besar pada tahun 2008. Hal ini melibatkan The Fed yang mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi berperingkat tinggi dari lembaga keuangan. QE biasanya melemahkan Dolar AS.
Pengetatan kuantitatif (QT) adalah proses kebalikan dari QE, di mana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok dari obligasi yang dimilikinya yang jatuh tempo, untuk membeli obligasi baru. Hal ini biasanya berdampak positif terhadap nilai Dolar AS.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Mengapa Dolar AS Tetap Rentan meski The Fed Diprakirakan Menahan Suku Bunga dengan Nada Hawkish?
Emas Kesulitan Mencari Arah Jelang Keputusan Kebijakan Federal Reserve
Pratinjau FOMC: Suku Bunga Diprakirakan Ditahan di Tengah Prospek yang Masih Tidak Pasti
Bitcoin turun di bawah support, Ethereum dan XRP menunjukkan sinyal bearish
Bitcoin, Ethereum dan Ripple masih berada di bawah tekanan pada hari Rabu setelah koreksi ringan awal minggu ini. BTC turun di bawah zona support utama, dan ETH sedang menguji zona resistance utama. Sementara itu, XRP bergerak menuju level support penting psikologis $1,00.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 29 Juli
Pasar beralih ke penghindaran risiko di pertengahan minggu seiring meluasnya krisis di Timur Tengah. Kemudian di sesi Amerika, Federal Reserve (The Fed) akan mengumumkan keputusan suku bunga dan mempublikasikan pernyataan kebijakan setelah rapat dua hari.