- NZD/USD diperdagangkan di kisaran pertengahan 0,5900-an pada saat berita ini ditulis, level terkuatnya sejak awal Juni.
- Data perdagangan bulan Juli menunjukkan ekspor sedikit di atas impor, tetapi data tersebut hampir tidak menggerakkan pasangan mata uang ini.
- Fokus beralih ke pertemuan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) bulan depan, di mana kenaikan suku bunga lainnya sudah diperhitungkan tetapi tidak lagi pasti.
Dolar Selandia Baru (NZD) bertahan di dekat puncak kisaran terbarunya terhadap Dolar AS (USD), berada di kisaran pertengahan 0,5900-an pada saat berita ini ditulis setelah menyentuh level terbaiknya sejak awal Juni. Pasangan mata uang ini nyaris tidak berubah pada hari ini, tetapi arah pergerakan dalam dua minggu terakhir sudah jelas, dan penyebabnya sebagian besar berasal dari sisi Amerika Serikat (AS).
Laporan penjualan ritel AS yang lemah memangkas spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) bulan depan, menekan Greenback lebih rendah dan memungkinkan Kiwi melanjutkan rebound-nya.
Ekspor Selandia Baru diprakirakan sebesar NZ$8,09 miliar, sehingga hanya menyisakan surplus bulanan yang tipis, sementara neraca tahunan tetap defisit di dekat NZ$3,74 miliar. Angka-angka tersebut bukanlah cerita utamanya, dan pergerakan harga mengonfirmasinya.
Analisis teknis jangka pendek:
Pada grafik 4 jam, NZD/USD diperdagangkan di 0,5943, mempertahankan bias bullish yang konstruktif karena bertahan di atas Simple Moving Average (SMA) 20 periode di 0,5909 dan SMA 100 periode di 0,5878. Pasangan mata uang ini menekan ke dalam klaster pasokan di atas yang berada di dekatnya, sementara Relative Strength Index (RSI) di sekitar 66 tetap berada di wilayah positif tetapi belum jenuh beli, mengindikasikan momentum kenaikan masih kuat meski semakin terbatas.
Pada sisi atas, resistance terdekat muncul di 0,5947, sebelum penghalang yang lebih kuat di 0,5955 Pada sisi bawah, support awal terlihat di 0,5938, diikuti oleh 0,5935, sementara pullback yang lebih dalam akan mengarah ke SMA 20 periode di 0,5909 dan SMA 100 periode di 0,5878 untuk menopang struktur bullish yang lebih luas.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
AUD/USD Menantang 0,7100 Jelang PMI
AUD/USD tidak mampu mempertahankan pergerakan sebelumnya ke level tertinggi multi-minggu di atas 0,7130, dan mengempis ke batas-batas area 0,7100 menjelang pembukaan sesi Asia pada hari Jumat. Data yang buruk dari laporan lapangan pekerjaan domestik ditambah dengan pemantulan Greenback menjadi penyebab harga spot berada di zona merah. Ke depan, rilis IMP pendahuluan yang selalu relevan akan menjadi pusat perhatian pada hari Jumat.
EUR/USD Tak Bergerak di Dekat 1,1670
EUR/USD menyerahkan seluruh kenaikan awalnya dan mundur ke area sub-1,1700. Pemulihan Dolar AS di akhir sesi telah menyeret pasangan ini lebih rendah, membuatnya praktis tidak berubah setelah sesi Amerika Utara pada hari Kamis. Sementara itu, para investor bersiap untuk rilis PMI Manufaktur dan Jasa pendahuluan S&P Global di kedua sisi Atlantik pada hari Jumat.
Emas memangkas kerugian, kembali di atas $4.500
Emas berhasil kembali tenang dan merebut kembali area di atas level kunci $4.500 per troy ons pada hari Kamis. Penurunan harian logam kuning ini terjadi di tengah perbaikan tipis Dolar AS sementara imbal hasil obligasi Pemerintah AS tetap naik setelah koreksi tajam pada hari Rabu di seluruh kurva.
XRP Melanjutkan Rally saat Sinyal Teknis Bullish Mendukung Upaya Penembusan
Ripple berada di tangan para pembeli, karena aksi harga meluas di atas $1,16 pada saat berita ini ditulis pada hari Kamis. Sejak Senin, token remitansi lintas batas ini telah melonjak lebih dari 20%, mencerminkan pertumbuhan yang stabil dalam sentimen risk-on. Sentimen pasar kripto yang lebih luas sedang berada dalam tren naik di 62 pada wilayah Greed pada hari Kamis, naik dari 46 pada hari sebelumnya, menurut Fear & Greed Index.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada Kamis, 20 Agustus:
Dolar AS berada di bawah tekanan jual yang kuat pada sesi Amerika pada hari Rabu setelah Departemen Keuangan secara tak terduga mengumumkan bahwa mereka akan menggandakan ukuran beberapa operasi pembelian kembali utang berjangka panjang untuk mendukung likuiditas pasar. Pada pagi hari Eropa pada hari Kamis, para pelaku pasar mencerna implikasi dari perkembangan ini dan menantikan rilis data makroekonomi tingkat menengah dari AS, termasuk Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan dan Survei Manufaktur The Fed Philadelphia untuk bulan Agustus.