Tinjauan Pasar : Waspada Gejolak Pasar, Susul Rencana Akuisisi Greenland - Picu Reaksi Global


Pasar emas dan Perak dibuka menguat pagi ini (7/1) menyusul rencana akuisisi Greenland dengan alasan keamanan nasional oleh Pemerintah AS yang semakin serius.

Harga emas dibuka naik kembali dikisaran $4500 dan Perak dikisaran $82.468 saat ini berita ini ditulis.

Permintaan safehaven terhadap matauang Dolar dan komoditas logam terjadi bersamaan karena perkembangan politik di Venezuela dan retorika Trump yang meningkatkan ketidakpastian geopolitik.

*Key Highlights*

- Ketegangan di Venezuela memicu permintaan aset Safehaven meskipun Dolar AS juga menguat. Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan ancaman verbal Presiden AS Donald Trump untuk memperluas operasi semacam itu ke negara-negara Amerika Latin lainnya membuat investor cemas, yang kemudian menjadikan emas dan perak sebagai aset safe haven.

- Pada Selasa (6/1) seruan AS untuk mengakuisisi Greenland semakin gencar dan semakin memperkuat aliran safehaven.

- Data PMI Jasa oleh S&P untuk periode Desember menunjukkan bahwa aktivitas bisnis kehilangan momentum di AS. Indeks tersebut turun dari 54,1 menjadi 52,5.

Presiden Federal Reserve Richmond, Thomas Barkin, mengatakan keputusan suku bunga di masa mendatang perlu "disesuaikan dengan cermat," mengingat risiko yang saling bertentangan terhadap pasar tenaga kerja dan tujuan inflasi. 

- Gubernur Fed Stephen Miran menyampaikan nada dovish, mengatakan bank sentral kemungkinan akan menyesuaikan suku bunga lebih rendah karena data yang masuk menunjukkan perlunya pelonggaran. 

- Miran memperkirakan kondisi akan memungkinkan pemotongan suku bunga hingga 100 basis poin pada tahun 2026.

- Pada Rabu (7/1) data ekonomi AS akan menampilkan angka Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS untuk bulan Desember, diikuti laporan PMI Servicea oleh ISM untuk periode yang sama, dan data Lowongan Kerja JOLTS untuk bulan November.

*Market Movement*

Volatilitas pasar global akan kembali meningkat pada Rabu ini (7/1) 

Pada Selasa (6/1), harga emas berakhir menguat karena ketidakpastian politik global yang memuncak sejak serangan AS ke Venezuela. 

Harga emas (Spot) diperdagangkan luas pada kisaran $4,497 - $4,427, sebelum akhirnya ditutup pada level $4,494.31 per ons, naik sekitar $48.04 atau 1.08%.

Pada saat yang sama, Emas berjangka (Jan) berakhir menguay pada level $4,496.10 per ons di Divisi Comex, naik sebanyak $44.60 atau 1%.

Dipasar komoditas lainnya, harga minyak terkoreski karena Investor menilai potensi dampak perkembangan politik di Venezuela terhadap pasokan Minyak Mentah.

Investor terus berhati-hati di tengah ketidakpastian seputar aliran Minyak Mentah Venezuela setelah intervensi oleh Amerika Serikat (AS) dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. 

Berikut adalah posisi harga minyak pada penutupan perdaganan Selasa, 6 Januari 2026,

• OIL (SPOT) : $56.83 , -$1.18 / -2.03%

• WTI : $57.13 , -$1.19 / -2.04%

• BRENT : $60.7000 , -$1.060 / -1.72%

Indeks Dolar AS berakhir menguat sekitar 46 poin atau 0.47% berkhir pada level 98.60, setelah uji tertinggi 98.63 dan terendah 98.16.

Dipasar rival utama Dolar, sekelompok matauang berisiko diperdagangkan campuran terhadap Dolar AS.

Berikut adalah posisi matauang pada penutupan perdaganan Selasa, 6 Januari 2026,

• AUDUSD : 0.67364 , +24 / +0.35%

• EURUSD : 1.16863 , -34 / -0.29%

• GBPUSD : 1.35000 , -69 / -0.51%

• NZDUSD : 0.57832 , -4 / -0.07%

• USDJPY : 156.646 , +27 / +0.17%

• USDCAD : 1.38127 , +44 / +0.32%

• USDMXN : 18.00030 , +828 / +0.46%

• USDCHF : 0.79555 , +40 / +0.51%

• USDCNH : 6.97470 , -32 / -0.05%

*Sentimen*

Pada Rabu (7/1) data ekonomi AS akan menampilkan angka Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS untuk bulan Desember, diikuti laporan PMI Servicea oleh ISM untuk periode yang sama, dan data Lowongan Kerja JOLTS untuk bulan November.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

EUR/USD Memantul dari Terendah Dua Pekan, Tetap di Dekat 1,1150

EUR/USD Memantul dari Terendah Dua Pekan, Tetap di Dekat 1,1150

EUR/USD pulih dari level terendah dua minggu yang ditetapkan sebelumnya pada sesi ini namun tetap berada di wilayah negatif di sekitar 1,1150 pada hari Selasa. Dolar AS bertahan setelah data sentimen konsumen yang optimis dan tidak membiarkan pasangan mata uang ini mengumpulkan momentum, sementara para investor bersiap-siap untuk pertemuan penting bank sentral yang akan datang.

GBP/USD bertemu rintangan di sekitar 1,3300

GBP/USD bertemu rintangan di sekitar 1,3300

GBP/USD mencatat pullback harian ketiga berturut-turut pada hari Selasa, melayang di sekitar area rendah 1,3300-an sebagai respons terhadap permintaan yang stabil untuk Greenback. Penurunan Cable terjadi seiring dengan memburuknya lanskap dalam kompleks risiko yang lebih luas menjelang pertemuan The Fed pada hari Rabu.

Emas Bertahan di Atas US$4.000 saat Pedagang Bersiap Hadapi Keputusan Suku Bunga The Fed

Emas Bertahan di Atas US$4.000 saat Pedagang Bersiap Hadapi Keputusan Suku Bunga The Fed

Harga emas naik tipis selama sesi perdagangan Amerika pada hari Selasa setelah diperdagangkan di wilayah negatif lebih awal pada hari itu. Penurunan tipis harga minyak memberikan sedikit kelegaan, meskipun USD yang lebih kuat membatasi kenaikan karena para pedagang menunggu pengumuman kebijakan moneter The Fed pada hari Rabu.

Kripto Hari Ini: Bitcoin, Ethereum, dan XRP di Ujung Tanduk saat Tekanan Jual Meningkat

Kripto Hari Ini: Bitcoin, Ethereum, dan XRP di Ujung Tanduk saat Tekanan Jual Meningkat

Harga mata uang kripto (Cryptocurrency) secara luas mengalami koreksi pada hari Selasa, dipimpin oleh Bitcoin (BTC) yang bergerak lebih rendah di bawah level krusial $80.000. Ethereum (ETH) mencerminkan prospek Bitcoin yang netral hingga bearish, sementara Ripple (XRP) bertahan di sekitar $1,30.

Valas Hari Ini: Dolar AS Bertahan di Tengah Rilis Data Kelas Menengah, Rapat FOMC

Valas Hari Ini: Dolar AS Bertahan di Tengah Rilis Data Kelas Menengah, Rapat FOMC

Pasar cenderung berhati-hati pada Selasa setelah pergerakan yang bergejolak pada Senin. Dolar AS (USD) tetap tangguh terhadap mata uang utama lainnya, meskipun imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang menjadi acuan masih berada di bawah 5%.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA