Probabilitas kenaikan suku bunga the Fed Oktober merosot jauh dibawah 50%, setelah indicator inflasi favorit the Fed dilaporkan naik lebih lambat dari perkiraan.
Dollar AS gagal merespon laporan PCE dan mempertahan kenaikkannya setelah pada saat bersamaan laporan GDP dan ADP Emplyment AS dilaporkan menguat.
*Key Highlights*
- Dollar AS tetap kokoh mencapai tertinggi 101.50, setelah data ekonomi AS dilaporkan dengan hasil yang beragam. GDP AS dirilis naik 2.2% melampaui ekspektasi yang hanya 2.1%. ADP Employment Change naik sebanyak 90K, lebih banyak dari perkiraan dan data sebelumnya pada 73K (F) dan 36K (P).
- PCE Price Index (YoY), sebagai indicator inflasi favorit the Fed dilaporkan naik sekitar 3.4%, meleset dari perkiraan pada 3.7%. Menandai penurunan pertama setelah 6 bulan terakhir.
- Probabilitas kenaikan suku bunga Oktober oleh the Fed anjlok ke level 37% dari 51% sebelum data dirilis dan 70% minggu lalu.
- Harga minyak bangkit kembali karena kurangnya kemajuan dalam negosiasi AS-Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz menjaga risiko geopolitik tetap tinggi, dan bahkan ketika kondisi pasokan Timur Tengah membaik.
- Pada Kamis (1/10), pasar akan sibuk dan ramai dengan rangkaian data PMI global, Jobless Claims dan sejumlah pidato anggota the Fed.
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Rabu (30/9), Harga emas melanjutkan penurunannya - meskipun sempat menguat kembali mendekati level $4,200. Berikut adalah penutupan harga emas dan silver pada Rabu (30/9) pada pukul 04:00 WIB:
• XAUUSD : $4,157.76 , -$23.42 / -0.56%
• GOLD FUTURES : $4,186.70 , +$7.00 / +0.17%
• XAGUSD : $60.390 , -$1.048 / -1.71%
Harga minyak berakhir naik mendekati $90 per barrel, minimnya kemajuan negosiasi AS-Iran menjaga risiko geopolitik tetap tinggi. Berikut adalah penutupan harga minyak pada Rabu (30/9) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $89.45 , +$1.41 / +1.60%
• WTI : $90.42 , +$1.04 / +1.16%
• BRENT : $98.03 , +$1.87 / +1.94%
• NGAS : $3.0850 , -$0.009 / -0.29%
Indeks Dolar AS capai rekor tertinggi 101.50, setelah dat aekonomi AS yang campuran. probabilitas kenaikan suku bunga the Fed adalah kunci utama Dollar minggu ini. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Rabu (30/9) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.69422 , -43 / -0.61%
• EURUSD : 1.13283 , -12 / -0.10%
• GBPUSD : 1.32603 , +30 / +0.23%
• NZDUSD : 0.56328 , -7 / -0.13%
• USDJPY : 157.382 , +11 / +0.07%
• USDCAD : 1.42302 , +43 / +0.30%
• USDCHF : 0.83556 , +20 / +0.23%
• USDCNH : 6.70847 , +23 / +0.03%
*Sentimen*
Pada Kamis (1/10), pasar akan sibuk dan ramai dengan rangkaian data PMI global, Jobless Claims dan sejumlah pidato anggota the Fed.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Dolar Australia Tergelincir di Bawah 0,70 saat Sikap Dovish Bullock Tutupi PCE yang Lemah
Fokus Hari Ini di Indonesia: Rupiah di Bawah 17.700, Menantikan Data PMI, Neraca Perdagangan, dan Inflasi
US$4.200: Penjual Emas akan Pertahankan Kendali saat di Bawah Level Itu Jelang PMI ISM
Emas berusaha keras untuk menahan penurunan, sambil diperdagangkan di dekat US$4.150 pada perdagangan sesi Asia hari Kamis, setelah menghadapi penolakan di atas US$4.200 pada hari Rabu. Fokus kini beralih ke serangkaian rilis data ekonomi AS terbaru dan pernyataan dari para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed) untuk mencari petunjuk baru mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Oktober.
Pi Network: Tanda-tanda awal momentum bullish yang diperbarui di tengah kemitraan Open Standard
Valas Hari Ini: Pernyataan Pejabat The Fed, Klaim Tunjangan Pengangguran dan Data ISM Curi Perhatian
Dolar AS (USD) diperdagangkan dengan kenaikan marginal, berada di bawah tekanan setelah menyentuh puncak harian di dekat 101,50 saat para investor mengevaluasi data PCE bulan Agustus yang lebih lemah dari yang diprakirakan dan memangkas sebagian prakiraan pengetatan tambahan oleh Federal Reserve (The Fed) dalam beberapa bulan berikutnya Indeks Dolar AS (DXY) telah kembali menguji wilayah 101,50.