Dollar anjlok dari titik tertinggi mingguan - menetap dibawah level 102 meskipun sejumlah data ekonomi AS dirilis dengna hasil yang cukup baik.

Disisi lain, Harga emas juga turut terkoreksi - kembali bergerak tidak sejalan dengan korelasi Negatifnya terhadap Dollar.

Yen Jepang tampak menjadi matauang yang paling diuntungkan menjelang keputusan suku bunga BoJ hari ini.

*Key Highlights*

- GDP AS dilaporkan menguat sebesar 3.4% pada periode Q3,  melampaui ekspetasi dan data periode kuartal sebelumnya pada 3.2% (F) dan 2.2% (P).

- Klaim Pengangguran AS naik 194K selama periode mingguan, lebih rendah dari perkiraan 198K.

- Inflasi PCE AS dilaporkan meningkat sebayak 3.6% (YOY), dirilis sesuai dengan perkiraan pasar.

- ECB menjadi bank sentral ke-4 yang mengumumkan suku bunganya minggu ini. ECB memutuskan mempertahankan suku bunganya tetap pada level 2.50%.

- Selanjutnya, Pertemuan Bank sentral Jepang akan digelar pada pukul 10:00 WIB. BoJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada hari ini (30/10), dan fokus pasar akan tertuju pada petunjuk mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Desember.

- Pada Jumat (30/9), beberapa rangkaian data ekonomi juga akan drilis, diantaranya GDP Eropa, Inflasi Australia dan GDP Kanada.

*Market Movement*

Hingga jelang penutupan perdagangan Kamis (29/10), harga emas berakhir melemah - bahkan ditengah pelemahan Dollar AS. Berikut adalah posisi harga emas dan silver pada penutupan Kamis (29/10) pada pukul 04:00 WIB:

• XAUUSD : $4,021.08 ,  -$45.85 /  -1.13%
• GOLD FUTURES : $4,051.60 , +$0.00 / +0.00%
• XAGUSD : $52.119 ,  -$1.833 /  -3.40%

Harga minyak berakhir melonjak - pulih dari sesi terendah hariannya karena khawatiran investor terhadap diplomasi Iran-AS yang dimediasi Negara-Negara Timur Tengah nilai rapuh. Berikut adalah posisi harga minyak pada penutupan Kamis (29/10) pada pukul 04:00 WIB:

• OIL (SPOT) : $103.51 , +$0.90 / +0.88%
• WTI : $102.78 , +$0.00 / +0.00%
• BRENT : $111.64 , +$0.00 / +0.00%
• NGAS : $3.0080 ,  -$0.089 /  -2.87%

Dollar terkoreksi dan gagal merespon rangkaian data AS yang positif - Dollar mencatatkan kerugian sebesar 24 pips atau 0.24% berakhir pada 101.91. Berikut adalah posisi pasar matauang jelang penutupan Kamis (29/10) pada pukul 04:30 WIB:

• AUDUSD : 0.70277 ,  -25 /  -0.36%
• EURUSD : 1.11759 , +24 / +0.22%
• GBPUSD : 1.33730 , +52 / +0.39%
• NZDUSD : 0.56318 , +8 / +0.15%
• USDJPY : 157.670 ,  -14 /  -0.09%
• USDCAD : 1.39867 ,  -4 /  -0.03%
• USDCHF : 0.82393 ,  -38 /  -0.47%
• USDCNH : 6.65656 ,  -44 /  -0.07%

*Sentimen*

Pertemuan Bankk Sentral Jepang akan digelar hari ini pada pukul 10:00 WIB. BoJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada hari ini (30/10), dan fokus pasar akan tertuju pada petunjuk mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Desember.

Pada Jumat (30/9), beberapa rangkaian data ekonomi juga akan drilis, diantaranya GDP Eropa, Inflasi Australia dan GDP Kanada.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Breaking: Bank of Japan Pertahankan Suku Bunga tidak Berubah di 1,25%, seperti Prakiraan

Breaking: Bank of Japan Pertahankan Suku Bunga tidak Berubah di 1,25%, seperti Prakiraan

Anggota-anggota dewan Bank of Japan (BoJ) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak berubah di 1,25% setelah menyelesaikan pertemuan tinjauan kebijakan moneter dua harinya pada hari Jumat. Keputusan tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar.
Yen Jepang Menguat versus USD di Tengah Jeda Hawkish BoJ; Fokus Beralih ke Konferensi Pers Ueda

Yen Jepang Menguat versus USD di Tengah Jeda Hawkish BoJ; Fokus Beralih ke Konferensi Pers Ueda

Pasangan mata uang USD/JPY melemah untuk tiga hari berturut-turut pada hari Jumat, turun lebih jauh di bawah pertengahan 157,00an selama perdagangan sesi Asia setelah keputusan Bank of Japan (BoJ) yang sangat dinantikan. Sesuai prakiraan, BoJ mempertahankan suku bunga kebijakannya tidak berubah di 1,25% dengan suara 8-1, dengan Takata berbeda pendapat dan mendukung kenaikan suku bunga.
Emas Turun ke Dekat US$4.000 saat Data PCE AS Perkuat Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed pada Desember

Emas Turun ke Dekat US$4.000 saat Data PCE AS Perkuat Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed pada Desember

Harga Emas (XAU/USD) turun ke sekitar US$4.015 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Logam mulia ini melemah saat data inflasi AS memperkuat ekspektasi ‌kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada akhir tahun ini.
The Fed yang Hawkish Tak Lagi Mampu Mengangkat Dolar AS

The Fed yang Hawkish Tak Lagi Mampu Mengangkat Dolar AS

Sekitar tiga kenaikan suku bunga Federal Reserve lagi sudah diprakirakan, dan bank-bank sentral di balik Euro, Pound, Yen, dan Loonie sedang menaikkan suku bunga atau akan segera melakukannya. Itu membuat Indeks Dolar AS hanya memiliki sedikit ruang untuk menguat jika The Fed terus condong ke suku bunga yang lebih tinggi
Valas Hari Ini: BoJ Diprakirakan Pertahankan Suku Bunga tidak Berubah

Valas Hari Ini: BoJ Diprakirakan Pertahankan Suku Bunga tidak Berubah

Dolar AS (USD) kembali berada di bawah tekanan pada hari Kamis, turun ke level terendah tiga hari saat para pelaku pasar menilai keputusan suku bunga ECB dan terus memantau perkembangan dari krisis Timur Tengah. Indeks Dolar AS (DXY) telah mundur untuk hari kedua berturut-turut, sempat menembus ke bawah zona pertentangan utama di 102,00.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA