Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin kemarin di level 4308.35, setelah sempat menguat jauh hingga menyentuh level 4368.91. Penguatan yang terjadi pada perdagangan hari senin kemarin adalah imbas dari AS dan Iran yang telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik mereka, meredakan tekanan inflasi di tengah turunnya harga Minyak. Terus membaiknya resiko yang terjadi dipasar setidaknya memberikan tekanan terhadao dolar AS seingga menjadi pendorong bagi harga Emas
Pernyataan yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump bahwa AS telah menandatangani salinan elektronik kesepakatan perdamaian dengan Iran. Trump juga dengan jelas menyatakan bahwa Selat Hormuz sudah sebagian dibuka dan akan sepenuhnya dibuka pada hari jumat nanti, Disisi lain, ketegangan masih terus berlanjut antara Israel dan Libanon terutama menjelang penandatanganan kesepakatan pada hari Jumat di G7 di Jenewa Swiss.
Sementara itu progress kenaikan suku bunga The Fed mengalami penurunan setelah kesepakatan antara AS dan Iran terjadi. Data yang dirilis CME FedWatch menyatakan bahwa peluan kenaikan suku bunga pada bulan desember telah menurun menjadi 58% dari nilai sebelumnya sebesar 70%. Hal ini memberikan peluang yang sangat besar serta mendukung emas ke posisi yang lebih tinggi.
Pasar sangat berhati-hati menjelang berbagai Keputusan penting yang akan dikeluarkan oleh berbagai bank Sentral, terutama tentang apa yang akan dikeluarkan oleh The Fed saat rilis FOMC pada kamis dini hari nanti. Hal ini setidaknya bisa menghidupkan kembali permintaan safe haven untuk Dolar AS karena mata uang ini kini berupaya mengisi gap pembukaan bearish yang terlihat pada hari Senin sehingga akan memberikan tekanan pada Emas.
Pasar diprediksikan akan merestrukturisasi posisi long mereka menjelang pertemuan dua hari The Fed yang sangat penting, dimana pertemuan ini akan dimulai pada Selasa sore, dan ini merupakan pertemuan pertama di kendali Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.
Emas membuka perdagangan hari selasa dengan tetap mempertahankan tawaran minor di atas level psikologis 4300.00 di pembukaan pasar Asia serta terus menahan pullback dari tertinggi enam hari di 4368.91 yang dicapai di AS pada sesi sebelumnya.
Fokus pasar masih tetap terfokus pada perkembangan konflik AS–Iran serta meningkatnya risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang terus menjadi pendorong utama sentimen global. Di sisi lain, Pasar sangat terfokus pada rilis data FOMC yang akan dikeluarkan kamis dini hari nanti.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD masih memilki peluang untuk melanjutkan penguatan walaupun memperoleh tekanan pergerakan selama memasuki sesi asia. Reli penguatan diperkirakan akan terjadi dan terus mempertahankan posisi diatas level 4300.00. Emas terus berusaha agar tetap berada di atas zona tersebut selama perdagangan hari ini.
Walaupun demikian, XAU/USD diperkirakan masih tetap menyimpan peluang untuk mencatatkan rebound jangka pendek dan menjaga stabilitas pergerakan harga. Pasar saat ini masih tetap berada dalam tendensi bearish dan tetap “wait and see”, dimana pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kejelasan arah. Potensi pembalikan tetap terbuka, terutama saat likuiditas meningkat di sesi Amerika, meskipun pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan terbaru yang mampu menjadi katalis bagi pasar.
Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4309.04 dan mencoba bergerak ke posisi yang lebih tinggi sehingga menembus level level 4332.72, XAU/USD masih terus berkonsolidari terutama menjelang masuk ke pasar Eropa.
Pergerakan XAU/USD masih dibayangi tekanan akibat geopolitik yang tidak menentu di Timur Tengah serta prospek kebijakan yang akan dikeluarkan oleh The Fed pada minggu ini. Di tengah volatilitas yang tinggi dan sedikit bias penguatan, potensi rebound intraday masih bisa muncul. Untuk pergerakan selanjutnya, harga cenderung menanti katalis baru sebelum mencatat pergerakan yang lebih impulsif pada sesi perdagangan hari ini.
Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4290.73 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4265.52. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4300.00.
Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4392.23. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4370.00 dan terus menguat hingga menembus level 4367.35.
Trading Plan
Range XAU/USD: 4263.99 - 4368.64
S1 = 4290.73
S2 = 4265.52
R1 = 4367.35
R2 = 4392.23
Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Emas Pertahankan Kenaikan di Atas $4.300 di Tengah Pasar yang Hati-Hati
USD/IDR: Rupiah Indikatif Melemah ke 17.728, Pasar Menanti BI dan The Fed
Perak Seimbangkan Partisipasi Industri dan Ekspektasi The Fed Menjelang FOMC
Pemulihan Solana mulai membangun momentum seiring kembalinya arus masuk ETF
Solana (SOL) stabil di $73 setelah membukukan tiga candlestick hijau berturut-turut sejak akhir pekan. Pemulihan terbaru didukung oleh permintaan institusional, dengan dana yang diperdagangkan di bursa spot mencatat aliran masuk bersih sebesar $2,81 Juta pada hari Senin.