USD/IDR: Rupiah Indikatif Melemah ke 17.728, Pasar Menanti BI dan The Fed


  • Kuotasi USD/IDR bergerak di sekitar 17.727,5 saat pasar domestik libur, sekitar 0,20% di atas penutupan Senin.
  • Dolar AS pulih tipis, sementara harga minyak melemah setelah perkembangan terbaru pembicaraan AS-Iran.
  • Pasar menanti keputusan suku bunga BI dan The Fed yang dijadwalkan pekan ini.

Nilai tukar Rupiah tidak membentuk harga resmi di pasar domestik pada Selasa, 16 Juni 2026, karena libur Tahun Baru Islam. Meski demikian, kuotasi USD/IDR dari penyedia data internasional tetap bergerak di sekitar 17.727,5 pada saat berita ini ditulis.

Angka tersebut sekitar 35,5 poin atau 0,20% lebih tinggi dibandingkan penutupan domestik Senin di 17.692 per Dolar AS. Sementara itu, JISDOR Bank Indonesia berada di 17.719, sehingga kuotasi hari ini hanya sekitar 0,05% di atas kurs acuan tersebut.

Dolar AS Pulih Tipis, Harga Minyak Mereda

Pelemahan indikatif Rupiah berlangsung ketika Indeks Dolar AS (DXY) naik tipis 0,10% ke sekitar 99,76, tetapi masih tertahan di bawah level psikologis 100. Greenback pulih terbatas ketika pasar mencerna kesepakatan awal AS-Iran yang memperpanjang gencatan senjata dan membuka jalan bagi pembukaan kembali Selat Hormuz.

Prospek pulihnya pasokan melalui Selat Hormuz masih menekan harga minyak. WTI turun 0,22% ke US$80,57 per barel, sementara Brent melemah 0,47% ke US$82,78. Penurunan biaya energi semestinya menjadi sentimen positif bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak, meski risiko belum sepenuhnya surut karena perincian kesepakatan AS-Iran masih terbatas dan normalisasi arus kapal diprakirakan membutuhkan waktu.

Rupiah Menanti BI dan The Fed

Malam ini, investor akan mencermati data ketenagakerjaan ADP rata-rata empat minggu, izin mendirikan bangunan, serta pembangunan rumah baru AS. Hasil yang lebih kuat dari prakiraan berpotensi menopang Dolar AS menjelang keputusan suku bunga The Fed.

Selanjutnya, pasar juga menantikan RDG Bank Indonesia pada 17-18 Juni, sekitar sepekan setelah BI menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% untuk memperkuat stabilisasi Rupiah. Pada saat yang sama, The Fed menggelar rapat kebijakan pada 16-17 Juni yang akan menjadi debut Kevin Warsh memimpin pertemuan FOMC. Selain keputusan suku bunga, investor akan mencermati pernyataan Warsh dan proyeksi ekonomi terbaru untuk membaca arah kebijakan bank sentral AS.

Ketika pasar domestik kembali dibuka pada Rabu, pergerakan Rupiah akan dipengaruhi arah Dolar AS, harga minyak, respons terhadap data ekonomi AS, serta penyesuaian posisi menjelang keputusan BI dan The Fed. Kuotasi 17.727,5 memberi gambaran awal bahwa Rupiah belum sepenuhnya menikmati sentimen global yang mulai membaik.

Indikator Ekonomi

Perubahan Ketenagakerjaan ADP Rata-rata 4 Minggu

Estimasi mingguan awal ADP, yang dirilis oleh Automatic Data Processing Inc, memberikan rata-rata pergerakan empat minggu dari perubahan total ketenagakerjaan swasta terbaru di AS. Secara umum, kenaikan indikator ini memiliki implikasi positif bagi belanja konsumen dan merangsang pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pembacaan yang tinggi secara tradisional dianggap bullish bagi Dolar AS (USD), sementara pembacaan yang rendah dianggap bearish.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Sel Jun 16, 2026 12.15

Frekuensi: Mingguan

Konsensus: -

Sebelumnya: 29Rb

Sumber: ADP Research Institute

Laporan mingguan ADP menyajikan perubahan ketenagakerjaan sektor swasta, menawarkan pandangan terkini pasar tenaga kerja berdasarkan data ADP yang terperinci dan berfrekuensi tinggi. Para pelaku pasar sering menganggap data ketenagakerjaan dari ADP, penyedia layanan penggajian terbesar di Amerika, sebagai pertanda akan dirilisnya Nonfarm Payrolls oleh Biro Statistik Tenaga Kerja.

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Pertahankan Kenaikan di Atas $4.300 di Tengah Pasar yang Hati-Hati

Emas Pertahankan Kenaikan di Atas $4.300 di Tengah Pasar yang Hati-Hati

Emas (XAU/USD) mempertahankan nada yang sedikit positif pada hari Selasa, mempertahankan kenaikan setelah rally sekitar 6,5% selama beberapa hari terakhir.
USD/IDR: Rupiah Indikatif Melemah ke 17.728, Pasar Menanti BI dan The Fed

USD/IDR: Rupiah Indikatif Melemah ke 17.728, Pasar Menanti BI dan The Fed

Nilai tukar Rupiah tidak membentuk harga resmi di pasar domestik pada Selasa, 16 Juni 2026, karena libur Tahun Baru Islam. Meski demikian, kuotasi USD/IDR dari penyedia data internasional tetap bergerak di sekitar 17.727,5 pada saat berita ini ditulis. Angka tersebut sekitar 35,5 poin atau 0,20% lebih tinggi dibandingkan penutupan domestik Senin di 17.692 per Dolar AS.
Perak Seimbangkan Partisipasi Industri dan Ekspektasi The Fed Menjelang FOMC

Perak Seimbangkan Partisipasi Industri dan Ekspektasi The Fed Menjelang FOMC

Perak memasuki salah satu minggu makro terpenting dalam kuartal ini saat pasar mengalihkan perhatian dari bank sentral Asia-Pasifik menuju keputusan Federal Reserve pada hari Rabu. Logam ini terus beroperasi di persimpangan penilaian ulang moneter dan partisipasi industri, menjadikannya sangat sensitif terhadap ekspektasi imbal hasil riil dan sentimen manufaktur.
Pemulihan Solana mulai membangun momentum seiring kembalinya arus masuk ETF

Pemulihan Solana mulai membangun momentum seiring kembalinya arus masuk ETF

Solana (SOL) stabil di $73 setelah membukukan tiga candlestick hijau berturut-turut sejak akhir pekan. Pemulihan terbaru didukung oleh permintaan institusional, dengan dana yang diperdagangkan di bursa spot mencatat aliran masuk bersih sebesar $2,81 Juta pada hari Senin.

Berikut yang perlu Anda ketahui untuk Selasa, 16 Juni

Berikut yang perlu Anda ketahui untuk Selasa, 16 Juni

Indeks Dolar AS (DXY) bangkit dari level terendah 10 hari untuk mencapai zona harga 99,70 meskipun Trump mengatakan bahwa “penting bahwa Minyak jatuh dan saham naik.” Namun, kewaspadaan tetap ada karena Trump juga memperingatkan bahwa tidak akan ada “pengurangan sanksi untuk Iran sampai mereka melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan”

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA