Para ekonom di HSBC menganalisa prospek Dolar AS (USD) dan Poundsterling (GBP) untuk beberapa bulan ke depan.
USD Kemungkinan akan Tetap Tangguh
Ke depan, USD secara luas kemungkinan besar akan tetap ditentukan oleh interaksi antara selera risiko dan suku bunga. Untuk saat ini, USD tampaknya dapat menemukan titik terendah dalam lingkungan 'risk-on' saat ini.
Suku bunga relatif dapat memberikan dukungan pada USD jika bank-bank sentral lain menunjukkan momentum yang lebih dovish. Contoh terbaru adalah keputusan BoE pada 21 Maret. Para anggota MPC yang memilih kenaikan di bulan Februari memutuskan untuk bergabung dengan mayoritas di bulan Maret untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 5,25%. Dengan BoE beringsut ke arah pelonggaran dan pemangkasan setidaknya sebanyak yang dilakukan oleh negara-negara lain, GBP kemungkinan akan menghadapi tekanan ke bawah.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Euro Stabil di Bawah 1,1600 saat Retorika Hawkish The Fed Batasi Kenaikan
Valas Hari Ini: Klaim Mingguan dan Jasa ISM Jaga Fokus Tetap Tertuju pada Ekonomi Riil
Emas: Pantulan Jangka Pendek, Penjual Masih Pegang Kendali
Robinhood Chain mencapai pendapatan biaya harian rekor, mendongkrak Arbitrum