- PGEO belum mampu menindaklanjuti kenaikan sebelumnya ke tertinggi baru 2026.
- Perseroan akan mengadakan RUPS Luar Biasa pada besok hari.
- RSI 14-hari mengindikasikan saham ini mempertahankan momentum bullish, meskipun sedikit mundur.
PGEO turun 1,92% untuk diperdagangkan di 1.275 pada saat berita ini ditulis. Saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. dibuka di 1.300 dan sempat naik untuk mencatatkan tertinggi baru 2026 di 1.305 dalam satu jam pertama perdagangan. Namun demikian, saham ini tidak menemukan penawaran beli lebih lanjut dan malah turun ke terendah hari 1.270.
Perseroan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada 20 Januari 2026 di Jakarta. Recording date investor yang berhak hadir adalah pada 24 Desember 2025.
Dalam keterbukaan informasi, hanya ada satu agenda RUPS Luar Biasa, yaitu perubahan pengurus perseroan. Informasi mengenai calon pengurus akan diberikan pada saat rapat dilakukan.
Pada pekan lalu, diumumkan bahwa perseroan secara resmi telah memulai tahap eksekusi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 yang berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan, sebuah proyek untuk memperkuat pasokan energi bersih nasional. Proyek ini juga masuk ke dalam proyek strategis Blue Book 2025-2029 Kementerian PPN/Bappenas.
Dari sisi teknis, PGEO baru-baru ini menembus Simple Moving Average (SMA) 200-hari yang dalam teori mengubah tren jangka lebih panjangnya menjadi bullish, meskipun berusaha untuk tetap di atasnya. Saham ini juga berisiko merusak struktur lower lows dan lower highs yang dibentuk dari 1.855, tertinggi 2025. Hal tersebut terindikasi dari PGEO yang menembus lower low di 1.245.
Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di 62,35 mengindikasikan momentumnya masih bullish meskipun sedikit turun dari hari sebelumnya. Jika PGEO terus bertahan di atas titik tembus lower high, target sisi atas saham ini selanjutnya adalah 1.365 (tertinggi 24 Oktober 2025, lower high), 1.400 (level angka bulat), dan 1.545 (tertinggi 6 Oktober 2025, lower high).
Namun jika PGEO kembali di bawah SMA 200-hari, support teknis bisa muncul di 1.145 (terendah 12 Januari 2026), 1.080 (terendah 24 dan 29 Desember 2025, lower low), dan 1.000 (level angka bulat).
Grafik Harian PGEO

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Menguat karena Harapan Kesepakatan AS-Iran Meningkat Setelah Gencatan Senjata Israel-Lebanon
Emas (XAU/USD) naik sedikit seiring melemahnya Dolar AS (USD) pasca gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Pada saat berita ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan sekitar $4.497, naik 1,40% pada hari ini.
Badai Besar Bitcoin Kembali: Mengapa Aksi Jual Masih Jauh dari Selesai
Fokus Mingguan: Kenaikan Suku Bunga yang Akan Datang dari Bank-Bank Sentral Besar
Hyperliquid: Permintaan ETF, rotasi modal memicu rally HYPE saat Bitcoin melemah
Harga Hyperliquid mempertahankan tren naik di dekat level tertinggi sepanjang masa $75,76 pada hari Kamis setelah mencatatkan kenaikan 80% pada bulan Mei, sementara Bitcoin (BTC) terkoreksi di bawah $65.000, memicu kepanikan di seluruh pasar.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 4 Juni
Dolar AS menguat terhadap rival-rivalnya di pertengahan minggu, didukung oleh rilis data makroekonomi yang optimis dari Amerika Serikat dan kurangnya kemajuan dalam negosiasi Amerika Serikat - Iran. Pada hari Kamis, kalender ekonomi Eropa akan menampilkan data Penjualan Ritel bulan April. Pada paruh kedua hari ini, data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan dari AS akan diawasi dengan ketat oleh para pelaku pasar menjelang laporan Nonfarm Payrolls penting untuk bulan Mei pada hari Jumat