• Penjualan Ritel di AS naik dengan laju yang lebih kuat dari yang diprakirakan di bulan November.
  • Indeks Dolar AS tetap berada di kisaran harian di dekat 107,00.

Penjualan Ritel di AS naik 0,7% ke $724,6 miliar di bulan November, Biro Sensus AS melaporkan pada hari Selasa. Angka ini menyusul kenaikan 0,4% yang tercatat di bulan Oktober dan lebih baik dari ekspektasi naik 0,5%.

Penjualan Ritel tidak termasuk Otomotif naik 0,2% pada periode yang sama, jauh di bawah ekspektasi pasar 0,4%.

"Total penjualan untuk periode September 2024 hingga November 2024 naik 2,9%, dari periode yang sama tahun lalu," menurut siaran pers. "Perubahan persen September 2024 hingga Oktober 2024 direvisi dari naik 0,4% menjadi naik 0,5%."

Reaksi Pasar

Laporan ini gagal memicu reaksi pasar yang nyata. Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS naik 0,05% pada hari ini di 106,90.

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

IHK AS Diprakirakan Tunjukkan Inflasi Naik Lebih Lanjut di Mei, Memperkuat Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed

IHK AS Diprakirakan Tunjukkan Inflasi Naik Lebih Lanjut di Mei, Memperkuat Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Bureau of Labor Statistics (BLS) AS akan menerbitkan data Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) bulan Mei pada hari Rabu. Laporan ini diprakirakan menunjukkan kenaikan inflasi konsumen lainnya, didorong oleh harga Minyak yang secara persisten tetap tinggi akibat krisis yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
USD/IDR: Rupiah Masih di Dekat Rp18.000, Pasar Tunggu Inflasi AS

USD/IDR: Rupiah Masih di Dekat Rp18.000, Pasar Tunggu Inflasi AS

Pada perdagangan Rabu siang, Rupiah kembali melemah terhadap Dolar AS setelah sempat menunjukkan pemulihan pada awal sesi. Berdasarkan data real-time sekitar pukul 10.39 WIB, USD/IDR naik 65,7 poin atau 0,37% ke 17.982,4, setelah dibuka lebih tinggi di 18.050.
IHK AS Bulan Mei Diprakirakan akan Mengguncang Pasar

IHK AS Bulan Mei Diprakirakan akan Mengguncang Pasar

USD turun tipis di sesi Asia hari ini. Minat pasar tertuju pada rilis tingkat IHK (CPI) AS untuk bulan Mei. Baik tingkat IHK utama maupun inti diprakirakan akan meningkat dengan yang pertama pada laju yang lebih cepat.
Bitcoin tetap rentan, Ethereum melemah lebih lanjut, XRP memberi sinyal penurunan lebih lanjut

Bitcoin tetap rentan, Ethereum melemah lebih lanjut, XRP memberi sinyal penurunan lebih lanjut

Bitcoin, Ethereum, dan Ripple masih berada di bawah tekanan di pertengahan minggu, karena pasar mata uang kripto (cryptocurrency) yang lebih luas kesulitan untuk mengumpulkan momentum pemulihan setelah koreksi besar minggu lalu. BTC berusaha keras di bawah $62.000, ETH terus melemah di bawah $1.650, sementara indikator momentum XRP tetap condong ke arah penurunan lebih lanjut

Fokus pada Data IHK AS Mei untuk Petunjuk Kenaikan Suku Bunga The Fed, Tren USD

Fokus pada Data IHK AS Mei untuk Petunjuk Kenaikan Suku Bunga The Fed, Tren USD

Laporan IHK AS diprakirakan akan menunjukkan kenaikan inflasi konsumen lainnya, didorong oleh harga Minyak yang tetap tinggi akibat krisis yang sedang berlangsung di Timur Tengah

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA