Volkmar Baur dari Commerzbank mencatat bahwa pasangan mata uang EUR/USD telah terjebak di antara 1,1350 dan 1,1450 sejak pertengahan Juni, dengan sedikit katalis yang diprakirakan selama musim panas. Ia menyoroti bahwa Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) kemungkinan akan menunda kenaikan suku bunga berikutnya hingga September dan bahwa Federal Reserve (The Fed) juga tidak mungkin memberikan sinyal yang jelas, yang seharusnya membatasi kekuatan Dolar AS (USD) dan secara bertahap mendukung Euro (EUR) hingga tahun depan.

Pasangan Mata Uang yang Bergerak dalam Kisaran Menunggu Penggerak Musim Gugur

"Sejak pertengahan Juni, EUR/USD telah berfluktuasi antara 1,1350 dan 1,1450, dan perlahan-lahan muncul perasaan bahwa ini bisa berlanjut untuk sementara waktu lagi."

"Oleh karena itu, tampaknya diprakirakan bahwa ECB akan membiarkan suku bunga acuan tidak berubah, sambil pada saat yang sama membuat jelas bahwa kenaikan suku bunga lain mungkin terjadi tetapi belum pasti."

"Adapun The Fed, pasar saat ini masih memprakirakan sedikit lebih dari satu kali kenaikan suku bunga hingga akhir tahun. Pada bulan September, Kevin Warsh harus mengatakan lebih dari sekadar 'task force' ketika ditanya tentang situasi ekonomi. Kami terus memprakirakan bahwa dia tidak akan menaikkan suku bunga - perkembangan yang kemungkinan akan membebani dolar."

"Dan semakin dekat kita ke tahun depan, dukungan untuk euro kemungkinan akan semakin kuat. Data pesanan industri Jerman kemarin menunjukkan bahwa pemulihan siklus sedang perlahan terbentuk. Reformasi struktural dan kebijakan fiskal ekspansif juga seharusnya membantu Jerman dan Eropa tumbuh lebih cepat tahun depan."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Tetap Turun karena Kekhawatiran Inflasi Dongkrak Imbal Hasil Obligasi AS dan USD di Tengah Risiko Hormuz

Emas Tetap Turun karena Kekhawatiran Inflasi Dongkrak Imbal Hasil Obligasi AS dan USD di Tengah Risiko Hormuz

Emas (XAU/USD) mempertahankan nada penawaran jual menjelang sesi Eropa pada hari Selasa, meskipun bertahan di atas level $4.100. Harga minyak mentah naik tipis di tengah ketegangan yang diperbarui di Selat Hormuz, yang membangkitkan kekhawatiran inflasi.
USD/IDR: Rupiah Masih Tertahan Dekat 18.000 meski Cadangan Devisa Naik

USD/IDR: Rupiah Masih Tertahan Dekat 18.000 meski Cadangan Devisa Naik

Rupiah Indonesia (IDR) masih bergerak di sekitar level penting 18.000 pada perdagangan Selasa pertengahan sesi Asia, dengan penguatan yang tertahan oleh Dolar AS (USD). Kenaikan cadangan devisa sempat memberi dukungan bagi mata uang domestik, tetapi belum cukup kuat untuk membawa Rupiah menjauh dari tekanan eksternal.
Valas Harian: Perdagangan Yen Telah Mencapai Titik di Mana Pedagang Valas Perlu Selesaikan Dilema

Valas Harian: Perdagangan Yen Telah Mencapai Titik di Mana Pedagang Valas Perlu Selesaikan Dilema

USD/JPY kini bukan lagi sekadar transaksi berbasis suku bunga. Semakin besar porsinya sebagai transaksi berbasis posisi, lindung nilai, dan kredibilitas fiskal. Imbal hasil Jepang memang sedang naik, tetapi pasar masih melihatnya sebagai tekanan fiskal, bukan kembalinya daya tarik moneter domestik secara jelas.
Bitcoin kehilangan tenaga di sekitar $63.000 – Token DeFi reli

Bitcoin kehilangan tenaga di sekitar $63.000 – Token DeFi reli

Bitcoin bertahan di atas $63.000 pada saat berita ini ditulis pada hari Selasa, mempertahankan rentetan enam hari berturut-turut kenaikan meskipun Strategy menjual 3.588 BTC pada hari Senin. Sentimen pasar kripto yang lebih luas bertahan sementara token DeFi seperti DeXe dan LayerZero muncul sebagai pemenang utama dalam 24 jam terakhir.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 7 Juli

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 7 Juli

Indeks Dolar AS tetap netral di dekat level 100,90 di akhir sesi Amerika pada hari Senin saat para investor mencerna komentar-komentar hawkish dari Gubernur Federal Reserve Christopher Waller dan data jasa Amerika Serikat yang tangguh. Waller mengatakan para pengambil kebijakan The Fed tetap berkomitmen pada target inflasi 2%, menyebutnya sebagai janji yang kredibel

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA