Kementerian Perdagangan Tiongkok pada hari Kamis mengumumkan keputusan mengenai tarif pajak perusahaan bagi perusahaan yang terkait dengan anti-dumping atas impor polyoxymethylene dari Amerika Serikat (AS), Uni Eropa (UE), Taiwan, dan Jepang, lapor Reuters.
Kutipan-Kutipan Utama
Setelah peninjauan, daicel corporation akan dikenakan tarif bea anti-dumping sebesar 35,5%.
Daicel HPP Taiwan Co., Ltd. akan dikenakan tarif bea anti-dumping sebesar 3,8%.
Copolymerized polyoxymethylene yang diekspor ke daratan Tiongkok di bawah polyplastics Co., Ltd. akan dikenakan tarif bea anti-dumping sebesar 35,5%.
Copolymerized polyoxymethylene yang diekspor ke daratan Tiongkok di bawah polyplastics Taiwan Co., Ltd. akan dikenakan tarif bea anti-dumping sebesar 32,6%.
Pajak tersebut berlaku efektif mulai 21 Agustus.
Reaksi Pasar
Pada saat berita ini ditulis, AUD/USD diperdagangkan 0,17% lebih rendah pada hari ini di 0,7112.
Pertanyaan Umum Seputar Tarif
Meskipun tarif dan pajak keduanya menghasilkan pendapatan pemerintah untuk mendanai barang dan jasa publik, keduanya memiliki beberapa perbedaan. Tarif dibayar di muka di pelabuhan masuk, sementara pajak dibayar pada saat pembelian. Pajak dikenakan pada wajib pajak individu dan perusahaan, sementara tarif dibayar oleh importir.
Ada dua pandangan di kalangan ekonom mengenai penggunaan tarif. Sementara beberapa berpendapat bahwa tarif diperlukan untuk melindungi industri domestik dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangan, yang lain melihatnya sebagai alat yang merugikan yang dapat berpotensi mendorong harga lebih tinggi dalam jangka panjang dan menyebabkan perang dagang yang merusak dengan mendorong tarif balas-membalas.
Selama menjelang pemilihan presiden pada November 2024, Donald Trump menegaskan bahwa ia berniat menggunakan tarif untuk mendukung perekonomian AS dan produsen Amerika. Pada tahun 2024, Meksiko, Tiongkok, dan Kanada menyumbang 42% dari total impor AS. Dalam periode ini, Meksiko menonjol sebagai eksportir teratas dengan $466,6 miliar, menurut Biro Sensus AS. Oleh karena itu, Trump ingin fokus pada ketiga negara ini saat memberlakukan tarif. Ia juga berencana menggunakan pendapatan yang dihasilkan melalui tarif untuk menurunkan pajak penghasilan pribadi.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Breaking: Tingkat Pengangguran Australia Juli Naik ke 4,5%, versus Prakiraan 4,4%
Valas Hari Ini: Dolar AS Anjlok di Tengah Buyback Obligasi Pemerintah AS Jelang Kamis yang Penuh Data
SMA 200-Hari sempat Direbut Kembali, tetapi Emas Pullback sebelum Kenaikan Berikutnya
Emas kesulitan di sekitar level US$4.500 di perdagangan sesi Asia pada hari Kamis setelah mencapai level tertinggi dalam 11 pekan di US$4.528 pada perdagangan pagi. Emas meraih tertinggi baru dua bulan di atas US$4.500 saat para pedagang Asia kembali dan bereaksi positif terhadap rencana penyelamatan Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) yang diumumkan pada hari Rabu.
HYPE melonjak 20% saat Trump memberi sinyal upaya untuk membawa Hyperliquid ke pasar AS dalam pertemuan di Gedung Putih
Hyperliquid melonjak lebih dari 20% pada hari Rabu setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Commodity Futures Trading Commission sedang bekerja untuk membawa platform futures perpetual terdesentralisasi tersebut ke AS.