Ekonom DBS Group Research Philip Wee mencatat bahwa Indeks Dolar AS (DXY) turun dari 101,28 ke 101 pada sesi AS, meskipun imbal hasil Treasury AS bertenor 2 tahun naik dan minyak mentah tetap didukung oleh ketegangan di Timur Tengah. Harga di pasar berjangka kini menunjukkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September di atas 50%, tetapi Risalah FOMC mengisyaratkan komite yang terbelah dan panduan ke depan yang terbatas dari Ketua Kevin Warsh.

Ketegangan Timur Tengah dan Penyesuaian The Fed

"Meskipun pasar berjangka menunjukkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September di atas 50%, risalah rapat FOMC tidak menyampaikan urgensi yang sama untuk hal tersebut di antara para peserta The Fed yang terpecah pendapatnya."

"Indeks DXY turun pada akhir sesi AS dari 101,28 ke 101, terlepas dari imbal hasil Treasury AS bertenor 2 tahun yang lebih tinggi, meskipun korelasinya kuat dengan harga minyak mentah setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa perjanjian gencatan senjata sementara dengan Iran telah berakhir."

"Namun, Trump mengklarifikasi bahwa blokade AS hanya berlaku secara ketat untuk pelabuhan-pelabuhan Iran, dan Menteri Keuangan Scott Bessent menambahkan bahwa minyak yang aman dan terjamin seharusnya diperdagangkan dengan premi. Risiko tajuk berita yang volatil tetap ada."

"Pasar tetap mencermati bahwa Ketua The Fed Kevin Warsh kemungkinan tidak akan memberikan panduan ke depan dalam sidang kongresnya di tengah ekspektasi laporan IHK (CPI) AS yang lebih lemah pekan depan."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Pemulihan Emas Kemungkinan akan Dibatasi saat EMA 20-Hari Melandai

Pemulihan Emas Kemungkinan akan Dibatasi saat EMA 20-Hari Melandai

Harga Emas (XAU/USD) diperdagangkan 0,8% lebih tinggi mendekati $4.110 selama sesi perdagangan Eropa pada hari Kamis. Logam mulia ini menguat saat Dolar AS (USD) melemah meskipun ada sedikit peningkatan dalam ekspektasi bahwa langkah kebijakan moneter berikutnya oleh Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga.
IHSG Menguat ke 5.912, Masih Tertahan di Bawah 6.000

IHSG Menguat ke 5.912, Masih Tertahan di Bawah 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat 39 poin atau 0,67% ke 5.912 pada penutupan perdagangan Kamis, tetapi masih tertahan di bawah level psikologis 6.000. Indeks dibuka melemah di 5.865 dan sempat turun ke 5.839 sebelum pulih hingga akhir sesi. Penguatan berlangsung ketika Rupiah menembus level 18.000 per Dolar AS dan penjualan ritel Indonesia kembali terkontraksi.
Jepang Mungkin Mengubah Strateginya terhadap Yen, namun Pasar Tampaknya Tidak Takut

Jepang Mungkin Mengubah Strateginya terhadap Yen, namun Pasar Tampaknya Tidak Takut

Jepang mungkin mengubah strategi intervensinya, tetapi itu mungkin tidak cukup untuk menyelamatkan Yen yang terpuruk. Dengan USD/JPY yang berada di level tertinggi empat dekade, pelemahan mata uang ini didorong bukan oleh tekanan spekulatif, melainkan oleh kekuatan struktural yang kuat: kesenjangan suku bunga AS-Jepang yang lebar.
Hyperliquid: Kebisingan jangka pendek pada harga HYPE menyembunyikan potensi penembusan ke $100

Hyperliquid: Kebisingan jangka pendek pada harga HYPE menyembunyikan potensi penembusan ke $100

Hyperliquid terus turun untuk hari keempat berturut-turut minggu ini seiring permintaan ritel yang mereda di tengah sentimen risk-off pasar yang lebih luas. Lonjakan Open Interest HIP-3 mencerminkan permintaan yang stabil untuk Real World Assets yang ditokenisasi, di tengah arus masuk institusional yang mendukung tren naik yang lebih luas.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 9 Juli

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 9 Juli

Dolar AS berusaha keras untuk mendapatkan permintaan pada awal hari Kamis meskipun ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat. Kalender ekonomi AS akan menampilkan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan dan Penjualan Rumah Lama (Existing Home Sales) untuk bulan Juni. Para investor juga akan terus memperhatikan komentar-komentar dari para pejabat bank sentral.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA