- IHSG melanjutkan pelemahan untuk hari kedua, turun 0,78% ke 6.172.
- Saham perbankan dan kelompok berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama.
- Investor menanti evaluasi aksesibilitas pasar MSCI pada Jumat dini hari WIB.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan selama dua hari berturut-turut pada Kamis, turun 0,78% atau 48 poin ke 6.172 setelah Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga. Indeks dibuka di 6.191 dan sempat merosot hingga 6.073 sebelum memangkas sebagian tekanan. Level tertinggi harian tercatat di 6.197.
Koreksi terutama melanda saham perbankan dan kelompok berkapitalisasi besar. SMinfra18 turun 2,78%, PRIMBANK10 melemah 2,61%, sedangkan IDXG30 terkoreksi 2,46%. Di tengah tekanan tersebut, sektor bahan baku melonjak 2,50% ke 1.717 dan ditutup di level tertinggi hariannya. Barang konsumen siklikal naik 0,47%, sementara transportasi menguat 0,29%.
Kenaikan BI-Rate Menekan Saham Bank
Bank Indonesia menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%, sesuai prakiraan pasar. Keputusan tersebut membawa total kenaikan suku bunga sejak Mei menjadi 100 basis poin, setelah BI menaikkannya sebesar 50 basis poin pada Mei dan 25 basis poin dalam rapat mingguan 9 Juni.
Pengetatan moneter diarahkan untuk memperkuat stabilitas Rupiah dan menjaga inflasi, tetapi BI tetap mempertahankan kebijakan makroprudensial longgar. Kredit perbankan tumbuh 11,51% secara tahunan pada Mei, meningkat dari 9,98% pada April, dengan kredit investasi mencatat pertumbuhan paling tinggi sebesar 21,95%.
BI juga menurunkan batas pembelian valas tunai terhadap Rupiah tanpa dokumen dasar menjadi US$10.000 dari US$25.000 per pelaku per bulan, berlaku mulai 1 Juli. Batas transaksi transfer valas ke luar negeri yang memerlukan dokumen pendukung juga diturunkan menjadi di atas US$25.000 dari sebelumnya US$50.000.
Pasar akan Cermati Evaluasi MSCI
Perhatian investor berikutnya tertuju pada Global Market Accessibility Review MSCI yang dijadwalkan terbit sekitar pukul 03.30 WIB pada Jumat. Pasar akan menilai apakah peningkatan transparansi kepemilikan saham, penerapan kerangka High Shareholding Concentration, dan kenaikan ketentuan minimum free float menjadi 15% cukup untuk memperbaiki penilaian terhadap aksesibilitas pasar saham Indonesia.
Dari luar negeri, kesepakatan sementara AS-Iran membantu meredakan sebagian kekhawatiran geopolitik. Namun, sentimen masih dibatasi oleh proyeksi The Fed yang lebih hawkish setelah bank sentral AS mempertahankan suku bunga di 3,50%-3,75%, sekaligus menaikkan prakiraan inflasi PCE 2026 menjadi 3,6%.
Pasar selanjutnya menunggu Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS dan Survei Manufaktur The Fed Philadelphia pada Kamis malam.
Indikator Ekonomi
Survei Manufaktur The Fed Philadelphia
Survei Manufaktur Fed Philadelphia adalah indeks penyebaran kondisi manufaktur (gerakan manufaktur) dalam Federal Reserve Bank of Philadelphia. Survei ini, disajikan sebagai indikator manufaktur tren sektor, yang terkait dengan manufaktur ISM Index (Institute for Supply Management) dan indeks produksi industri. Hal ini juga digunakan sebagai perkiraan Indeks ISM. Umumnya, pembacaan di atas harapan dipandang sebagai positif bagi USD.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Kam Jun 18, 2026 12.30
Frekuensi: Bulanan
Konsensus: 10
Sebelumnya: -0.4
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Breaking: Bank of England Pertahankan Suku Bunga Bank di 3,75% Sesuai Prakiraan
IHSG Turun 0,78% ke 6.172 usai BI-Rate Naik, Saham Bank Tertekan
Setelah The Fed, Giliran BoE
Bitcoin turun di bawah $64.000 karena sikap hawkish The Fed membebani selera risiko
Bitcoin tetap berada di bawah tekanan, memperpanjang koreksinya, diperdagangkan di bawah $64.000. Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi menyampaikan nada hawkish pada hari Rabu, yang melemahkan sentimen risiko.
Breaking: Bank of England Mempertahankan Suku Bunga Bank pada 3,75% sesuai Ekspektasi
Bank of England (BoE) mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka mempertahankan suku bunga bank pada 3,75% setelah pertemuan kebijakan bulan Juni, seperti yang diperkirakan secara luas.