IHSG Naik Lebih Lanjut ke Area 8.200 Jelang Rilis Data Produk Domestik Bruto


  • IHSG menunjukkan kinerja positif untuk tiga hari berturut-turut.
  • Akan ada beberapa diskon transportasi menuju lebaran 2026.
  • Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data PDB dalam waktu dekat.
  • Emas Antam sedikit turun saat Harga Emas dunia kesulitan mempertahankan $5.000.

IHSG berada di 8.210,57 yang lebih tinggi 0,78% dari penutupan hari kemarin pada saat berita ini ditulis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di 8.154,60 dan merayap naik ke tertinggi hari 8.214,46 sejauh satu jam pertama pembukaan. Jika kondisi ini dipertahankan, indeks menuju menunjukkan kinerja positif untuk tiga hari berturut-turut, berusaha memulihkan diri dari kejatuhan ke 7.481 Kamis pekan lalu menjelang rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Indeks-indeks saham Indonesia hijau. JII (+1,04%) menjadi salah satu indeks dengan kinerja terbaik di sesi pertama sejauh ini. Kenaikan indeks tersebut didorong oleh emiten-emiten seperti UNVR (+4,88%), BRPT (+4,23%), INKP (+3,09%), RATU (+2,97%), dll.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartarto, menyebut bahwa menuju lebaran tahun 2026, negara akan memberikan diskon penerbangan hingga sekitar 16% melalui kebijakan PPN yang ditanggung pemerintah untuk tiket kelas ekonomi dalam negeri. Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif transportasi laut dan kereta api sebesar 30% dan diskon tarif jalan tol hingga 20%.

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Airlangga bertemu Wakil Menteri Pertanian untuk Urusan Perdagangan dan Pertanian Luar Negeri Amerika Serikat, Luke J. Lindberg, untuk menindaklanjuti tahap final 'Indonesia–U.S. Agreement on Reciprocal Trade (ART), seperti diinformasikan dalam media sosial resmi Menteri. Indonesia memperkuat komitmen pembelian produk-produk pertanian AS senilai $4,5 miliar

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memaparkan realisasi penerimaan negara yang mencapai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8%, kepada Komdisi XI DPR RI. Dalam media sosial resmi Menteri disebutkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia jauh lebih kuat saat memasuki tahun 2026. Pemerintah memastikan belanja pemerintah bisa tepat waktu dan sasaran.

Hari ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia akan merilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada pukul 04:00 GMT (11:00 WIB). PDB Kuartal 4 Indonesia Tahun-ke-Tahun diprakirakan tumbuh 5,2% dari sebelumnya 5,04%.

PDB merupakan satu-satunya data untuk hari ini. Besok, akan ada data Cadangan Devisa dan Indeks Harga Properti yang akan dirilis oleh Bank Indonesia pada pukul 03:00 GMT (10:00 WIB).

Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 6,297% yang belum menunjukkan pergerakan besar. Imbal hasil ini turun 1,05% pada hari kemarin, melanjutkan penurunan dari tertinggi 2026 di 6,417% yang diraih pada 23 Januari.

Emas Antam Turun Sedikit dari Harga Kemarin

Emas Antam untuk berat 1 gram dijual di harga Rp2.956.000 hari ini yang lebih rendah Rp17.000 dari harga kemarin di Rp2.973.000 seperti dicantumkan dalam situs Logam Mulia.

Pelemahan tersebut menyusul harga Emas dunia (XAU/USD) yang kesulitan untuk mempertahankan kenaikan di atas $5.000 per troy ons. XAU/USD ditutup naik 0,36% di $4.964 pada hari kemarin dan pada saat berita ini ditulis, Emas turun ke terendah hari $4.804.

Menyusul pembukaan kembali pemerintah AS yang sebelumnya sempat ditutup, para pedagang Emas akan memerhatikan rilis data seperti Klaim Tunjangan Pengangguran, Laporan PHK Challenger, Lowongan Pekerjaan JOLTS dari AS pada perdagangan sesi Amerika Utara hari ini. Pernyataan pejabat The Fed, Bostic, juga akan diamati untuk mencari dorongan jangka pendek arah pergerakan Emas.

Grafik Harian IHSG

IHSG
Grafik harian IHSG, 5 Februari 2026

IHSG berhasil ditutup positif untuk dua hari berturut-turut dan meraih kembali level-level di atas 8.000. Aksi tersebut membuat indeks mempertahankan tren bullish jangka lebih panjang yang diindikasikan oleh posisi indeks yang berada di atas Simple Moving Averge (SMA) 200-hari. Average tersebut berfungsi sebagai support dinamis yang menahan penurunan tajam pekan lalu.

Namun demikian, Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 36,55 mengindikasikan bahwa momentumnya masih bearish karena berada di bawah level netral 50, meskipun indikator ini baru bangkit dari zona jenuh jual.

Dalam konteks saham-saham Indonesia kembali diminati pasca crash akhir Januari, IHSG bisa menemukan rintangan sisi atas di 8.288,27 (tertinggi 13 Oktober 2025, higher high), 8.596,17 (tertinggi 28 Januari 2026), dan 8.980,23 (penutupan 27 Januari 2026). Sementara di sisi bawah, indeks memiliki support di 7.816 (SMA 200-hari) dan 7.481,98 (terendah 29 Januari 2026).

Indikator Ekonomi

Produk Domestik Bruto (Thn/thn)

Produk Domestik Bruto yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Indonesia adalah ukuran dari total nilai semua barang dan jasa yang dihasilkan oleh Indonesia. PDB dianggap sebagai ukuran luas kegiatan dan kesehatan ekonomi. Secara umum, pembacaan yang tinggi dipandang sebagai positif (atau bullish) untuk mata uang Rupiah, sementara tren negatif dipandang sebagai negatif (atau bearish).

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Kam Feb 05, 2026 04.00

Frekuensi: Kuartalan

Konsensus: 5.01%

Sebelumnya: 5.04%

Sumber: Statistics Indonesia

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

EUR/USD: Dolar AS akan Tertekan Hingga Ketidakpastian Mereda

EUR/USD: Dolar AS akan Tertekan Hingga Ketidakpastian Mereda

Pasangan mata uang EUR/USD kehilangan lebih banyak nilai di minggu pertama Februari, menetap di sekitar 1,1820. Pembalikan kehilangan momentum setelah pasangan tersebut mencapai puncaknya di 1,2082 pada bulan Januari, tertinggi sejak pertengahan 2021.

Emas: Volatilitas Terus Berlanjut di Ruang Komoditas

Emas: Volatilitas Terus Berlanjut di Ruang Komoditas

Setelah kehilangan lebih dari 8% untuk mengakhiri minggu sebelumnya, Emas (XAU/USD) tetap berada di bawah tekanan jual yang berat pada hari Senin dan turun menuju $4.400. Meskipun XAU/USD melakukan rebound yang tegas setelahnya, ia gagal untuk stabil di atas $5.000.

GBP/USD: Pound Sterling Menguji Support Kunci Menjelang Pekan Besar

GBP/USD: Pound Sterling Menguji Support Kunci Menjelang Pekan Besar

Pound Sterling (GBP) berbalik arah terhadap Dolar AS (USD), dengan GBP/USD kehilangan hampir 200 poin dalam koreksi dramatis

Bitcoin: Yang Terburuk Mungkin Sudah Lewat

Bitcoin: Yang Terburuk Mungkin Sudah Lewat

Harga Bitcoin (BTC) pulih sedikit, diperdagangkan di $65.000 pada saat berita ini ditulis pada hari Jumat, setelah mencapai level terendah $60.000 selama sesi perdagangan awal Asia. Sang Raja Kripto tetap berada di bawah tekanan sejauh minggu ini, mencatatkan tiga minggu berturut-turut dengan kerugian melebihi 30%.

Tiga skenario untuk Yen Jepang menjelang pemilihan mendadak

Tiga skenario untuk Yen Jepang menjelang pemilihan mendadak

Survei terbaru menunjukkan kemenangan dominan untuk blok yang berkuasa pada pemilihan mendadak Jepang yang akan datang. Semakin besar mandat Sanae Takaichi, semakin khawatir para investor akan implementasi yang lebih cepat dari pemotongan pajak dan rencana belanja.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA