- IHSG ditutup naik 0,87% ke 5.744 setelah sempat menyentuh 5.806.
- IDXINDUST melonjak 2,98%, sementara PRIMBANK10 menguat 2,23%.
- Pasar menunggu Nonfarm Payrolls AS setelah data ketenagakerjaan swasta melemah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Kamis, menandai kenaikan dua hari beruntun berkat dorongan saham industri dan bank besar. Indeks sempat menembus 5.800, tetapi memangkas sebagian kenaikan menjelang penutupan.
IHSG ditutup naik 49 poin atau 0,87% ke 5.744, setelah dibuka di 5.709 dan bergerak dalam rentang 5.704-5.806. Sehari sebelumnya, indeks menguat 0,92% ke 5.695. Nilai transaksi pasar mencapai sekitar Rp11 triliun.
Sektor perindustrian memimpin kenaikan sebesar 2,98%. BNBR melonjak 16,7% ke 105, CTTH naik 8,2% ke 119, dan HOPE bertambah 7% ke 137. PRIMBANK10 turut menguat 2,23%.
BBCA melonjak 200 poin atau 3,57% ke 5.800, sementara BMRI naik 90 poin atau sekitar 2,36% ke 3.900. BBRI menguat lebih terbatas sebesar 20 poin atau sekitar 0,75% ke 2.690.
Aktivitas transaksi terbesar didominasi saham bank. BBRI mencatat nilai transaksi Rp989,5 miliar, disusul BBCA Rp841,4 miliar, TPIA Rp770,9 miliar, dan BMRI Rp713,2 miliar.
Kenaikan pasar tidak merata. IDXNONCYC turun 0,32% dan IDXHEALTH melemah 0,47%, sedangkan IDXINFRA hanya naik 0,03%.
Penguatan tersebut menunjukkan IHSG mengungguli sejumlah bursa Asia yang tertekan. Nikkei, Kospi, dan Shanghai Composite ditutup melemah, sementara Hang Seng dan Straits Times bergerak positif.
Meski demikian, sentimen domestik belum sepenuhnya mendukung. Data sehari sebelumnya menunjukkan PMI Manufaktur turun ke 46,9 dan neraca perdagangan berbalik defisit US$1,61 miliar. Inflasi tahunan Juni juga meningkat menjadi 3,34%, melampaui prakiraan 3,2%.
Selanjutnya pasar menunggu laporan ketenagakerjaan AS malam ini. Nonfarm Payrolls (NFP) Juni diprakirakan bertambah 110.000, melambat dari 172.000, setelah data ADP menunjukkan perekrutan sektor swasta lebih lemah dari prakiraan.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Nonfarm Payrolls Diprakirakan Tumbuh Lebih dari 100 Ribu di Juni, Dukung Taruhan Kenaikan Suku Bunga Fed
USD/IDR: Rupiah Melemah Nyaris di 18.000 meski Dolar AS dan Minyak Turun
Lima Cara untuk Melindungi dari Volatilitas AI
Melonggarnya arus ETF dan permintaan ritel mendorong HYPE ke tahap penentu
Harga Hyperliquid terus bergejolak, berjuang mencari arah saat naik tipis, setelah dua hari berturut-turut mengalami kerugian. Permintaan institusional, pendorong utama altcoin belakangan ini, mereda untuk HYPE dengan arus masuk minimal setelah lonjakan $108 Juta minggu lalu. Permintaan ritel yang menurun memperparah HYPE saat Open Interest turun 4% dalam 24 jam.
Breaking: Nonfarm Payrolls AS Naik 57 Ribu di Bulan Juni versus 110 Ribu yang Diprakirakan
Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik sebesar 57 Ribu pada bulan Juni, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Kamis. Angka ini mengikuti kenaikan 129 Ribu (direvisi dari 172 Ribu) yang tercatat pada bulan Mei dan meleset jauh dari ekspektasi pasar sebesar 110 Ribu.