• ICBP diperdagangkan di zona hijau untuk lima hari berturut-turut.
  • Perseroan akan membagian dividen sebesar Rp250 per lembar saham.
  • Saham ini berpotensi membentuk struktur lower lows dan lower highs.

ICBP diperdagangkan di 10.825 yang naik 3,10% pada saat berita ini ditulis. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. dibuka dengan gap atas di 10.600 dan terus merayap naik sepanjang hari ke tertinggi hari 10.825. Saham ini diperdagangkan di zona hijau untuk lima hari perdagangan berturut-turut. Saham yang memiliki kapitalisasi pasar Rp123,91 triliun ini melanjutkan kenaikan meskipun sudah melewati cum dividen.

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi adalah pada awal bulan yaitu pada 1 Juli 2025 dan akan membayarkan dividen pada 22 Juli 2025. Jumlah total dividen yang akan dibagikan perseroan adalah Rp2,91 triliun atau Rp250 per lembar saham. Dividen tersebut merupakan sebagian dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk tahun keuangan 2024 yang totalnya Rp7,07 triliun.

Dalam laporan keuangan tahun 2024, perseroan mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp72,59 triliun yang lebih tinggi dari Rp67,90 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara dari sisi aset, jumlah aset perseroan meningkat menjadi Rp126,04 triliun pada tahun yang sama dari Rp119,26 triliun pada tahun 2023. Dan jumlah ekuitas juga mencatatkan kenaikan menjadi Rp67,04 triliun pada tahun 2024 dari Rp62,10 triliun pada tahun sebelumnya.

Grafik Harian ICBP – Analisis Teknis

ICBP

ICBP berada dalam tren bearish dalam jangka panjang meskipun menunjukkan kenaikan dalam beberapa hari terakhir karena posisi saham ini berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari, saat ini di 11.300.

Dalam jangka menengah, ICBP membentuk struktur lower highs dan lower lows, sebuah struktur untuk tren menurun. Pergerakan saat ini berpotensi membentuk lower high baru di area lower low 10.700. Dengan demikian, saham ini berada di ambang melanjutkan penurunan dari level-level saat ini atau merusak struktur dengan terus naik.

Dalam kasus ICBP tertahan di level-level saat ini dan melanjutkan penurunan, target terdekat adalah 9.950 (terendah 23 Juni 2024, lower low). Penembusan level tersebut akan berpotensi mengincar pembentukan lower low baru di 9.450 (terendah 2025 yang diraih pada 9 April), dan 9.275 (terendah 16 Maret 2023).

Namun jika ICBP terus naik dan merusak struktur, saham ini bisa menemukan resistance di 11.225 (tertinggi 27 Mei 2025, lower high), 11.300 (SMA 200-hari), dan 12.000 (level angka bulat, tertinggi 2025 yang diraih pada 24 Februari).

Kasus kenaikan didukung oleh indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari yang saat ini berada di 55,87, di atas garis netral 50 dan miring ke atas yang jauh dari level-level jenuh beli, mengindikasikan bahwa masih ada momentum untuk bergerak ke atas.

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Tetap Kuat di Tengah Aliran Safe-Haven Akibat Perang di Timur Tengah

Emas Tetap Kuat di Tengah Aliran Safe-Haven Akibat Perang di Timur Tengah

Harga Emas (XAU/USD) melanjutkan kenaikannya selama dua sesi berturut-turut pada hari Kamis saat para pedagang mencari aman di tengah perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Rupiah Melemah ke Area 16.900 per Dolar AS, Pasar Cermati Risiko Fiskal dan Data AS

Rupiah Melemah ke Area 16.900 per Dolar AS, Pasar Cermati Risiko Fiskal dan Data AS

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu siang, dengan pasangan mata uang USD/IDR diperdagangkan di sekitar 16.903,8, naik sekitar 74,4 poin atau 0,44% dibanding penutupan sebelumnya di 16.829,4.
Prakiraan EUR/USD: Upaya Pemulihan Euro Tetap Dangkal

Prakiraan EUR/USD: Upaya Pemulihan Euro Tetap Dangkal

EUR/USD mencatatkan kenaikan tipis pada hari Rabu tetapi gagal mengumpulkan momentum pemulihan. Pasangan mata uang ini berada di bawah tekanan bearish yang diperbarui dan diperdagangkan di bawah 1.1600 di sesi Eropa pada hari Kamis.

Tiga Alasan untuk Menjadi Bearish terhadap Bitcoin

Tiga Alasan untuk Menjadi Bearish terhadap Bitcoin

Bitcoin bertahan dengan baik mengingat ketidakpastian yang berasal dari Timur Tengah. Meskipun rally minggu ini, prospek jangka panjang tetap bearish. Berikut adalah tiga alasan mengapa saya berpikir badai untuk mata uang kripto (cryptocurrency) terbesar ini belum berakhir.

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 5 Maret:

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 5 Maret:

Pasar keuangan tetap menghindari risiko pada semester kedua minggu ini seiring dengan meluasnya konflik di Timur Tengah. Kalender ekonomi AS akan menampilkan rilis data makroekonomi tingkat menengah, sementara para investor akan tetap fokus pada berita geopolitik.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA