Elias Haddad dari Brown Brothers Harriman (BBH) menyoroti perdagangan defensif pasangan mata uang EUR/USD di sekitar 1,1530 menjelang kenaikan suku bunga 25 bp oleh Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) menjadi 2,25% dan proyeksi terbaru yang kemungkinan menurunkan pertumbuhan. Dengan inflasi Zona Euro yang tinggi tetapi aktivitas yang lemah, Haddad memprakirakan EUR/USD akan bergerak lebih rendah dan stabil mendekati 1,1400, mencerminkan pertumbuhan AS yang lebih kuat dibandingkan Zona Euro.

Euro Tertekan oleh Prospek Pertumbuhan yang Lemah

"EUR/USD diperdagangkan secara defensif di sekitar 1,1530. Keputusan suku bunga ECB adalah sorotan hari ini (13:15 London, 08:15 New York) diikuti 30 menit kemudian oleh konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde. ECB diprakirakan akan mengakhiri jeda selama tujuh pertemuan dengan kenaikan suku bunga 25 bp menjadi 2,25% karena tekanan inflasi yang meningkat."

"Pada bulan Mei, IHK (CPI) inti Zona Euro naik ke level tertinggi 13 bulan di 2,5% y/y, mendekati skenario parah ECB untuk Kuartal II (2,4%) dibandingkan dengan prakiraan dasar (2,2%) dan skenario merugikan (2,3%). Selain itu, IHK jasa melonjak ke level tertinggi tujuh bulan di 3,5% y/y, meningkatkan risiko kenaikan inflasi yang persisten."

"ECB juga akan mempublikasikan proyeksi makroekonomi bulan Juni yang kemungkinan akan menunjukkan penurunan prakiraan pertumbuhan. Data PMI menunjukkan PDB riil Zona Euro dapat menyusut sebesar -0,2% q/q pada Kuartal II, laju yang berada di antara skenario merugikan ECB (-0,1%) dan skenario parah (-0,3%) serta di bawah prakiraan dasar saat ini sebesar +0,1%."

"Kami memprakirakan EUR/USD akan bergerak lebih rendah dan stabil mendekati 1,1400, mencerminkan prospek pertumbuhan AS yang lebih kuat dibandingkan Zona Euro. Kenaikan suku bunga ECB dalam lingkungan pertumbuhan yang lesu dan inflasi tinggi tidak bullish untuk Euro tetapi seharusnya membantu meredam penurunan."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Bank Sentral Eropa akan Menaikkan Suku Bunga untuk Pertama Kalinya dalam Hampir Tiga Tahun

Bank Sentral Eropa akan Menaikkan Suku Bunga untuk Pertama Kalinya dalam Hampir Tiga Tahun

Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada pukul 12:15 GMT (19:15 WIB) setelah pertemuan bulan Juni. Institusi yang berbasis di Frankfurt ini diprakirakan secara luas akan menaikkan suku bunga utamanya sebesar 25 basis poin, membawa suku bunga fasilitas simpanan menjadi 2,25% dari 2%.
IHSG Terkoreksi 0,28% di Tengah Penjualan Ritel yang Turun, Investor Tunggu PPI AS

IHSG Terkoreksi 0,28% di Tengah Penjualan Ritel yang Turun, Investor Tunggu PPI AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada perdagangan Kamis, setelah bergerak volatil sepanjang sesi. IHSG ditutup di 5.886, turun 16 poin atau 0,28% dari penutupan sebelumnya di 5.902. Pergerakan indeks sempat terlihat menjanjikan saat menyentuh level tertinggi harian di 6.010. Namun, dorongan beli tidak bertahan lama.
Kenaikan Suku Bunga Kejutan di Indonesia Mungkin Tidak Cukup untuk Menyelamatkan Rupiah

Kenaikan Suku Bunga Kejutan di Indonesia Mungkin Tidak Cukup untuk Menyelamatkan Rupiah

Kenaikan suku bunga mengejutkan dari Bank Indonesia, yang bertujuan melindungi Rupiah Indonesia dari penurunan lebih lanjut, tampaknya berhasil untuk saat ini. Kenaikan suku bunga ini jelas membantu, tetapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan jika Jakarta ingin meredakan kekhawatiran para investor secara permanen.
Pi Network: Pemulihan Berisiko dengan 16 Juta Token PI Siap untuk Dibuka Kuncinya

Pi Network: Pemulihan Berisiko dengan 16 Juta Token PI Siap untuk Dibuka Kuncinya

Pi Network naik tipis setelah tiga hari kerugian berturut-turut awal pekan ini, memperpanjang tren menurun yang sedang berlangsung sejak akhir April. Pembukaan 16 juta token PI yang dijadwalkan pada hari Kamis dapat menambah tekanan pada pemulihan perdagangan harian. Secara teknis, PI tetap berada di bawah tekanan bearish.

ECB siap mempertahankan status quo pada bulan Oktober

ECB siap mempertahankan status quo pada bulan Oktober

Institusi yang berbasis di Frankfurt ini secara luas diprakirakan akan menaikkan suku bunga utamanya sebesar 25 basis poin, membawa suku bunga fasilitas simpanan menjadi 2,25% dari 2%. Langkah seperti ini akan menandai kenaikan suku bunga pertama sejak September 2023

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA