- EUR/USD bertahan sedikit di atas 1,1200 setelah memantul dari level terendah 17 bulan di dekat 1,1150 pada awal pekan ini.
- Pemulihan Euro lebih disebabkan oleh pelemahan Dolar AS menjelang rilis data inflasi AS daripada kekuatan EUR.
- Harga Minyak yang tinggi dan kekhawatiran yang berkelanjutan tentang stabilitas fiskal Prancis menjadi hambatan bagi reli Euro.
Euro (EUR) menunjukkan pemulihan yang rapuh terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa, lebih disebabkan oleh pelemahan Greenback menjelang rilis data inflasi AS daripada kekuatan Euro yang terlihat jelas. Pasangan mata uang EUR/USD berada sedikit di atas 1,1200, setelah memantul dari level terendah 17 bulan di dekat 1,1150 pada awal pekan ini, meskipun struktur bearish yang lebih luas tetap utuh.
Dolar AS memangkas kenaikan terbaru terhadap mata uang-mata uang utamanya pada hari Rabu, karena para investor bersiap-siap untuk rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) AS bulan September. Inflasi konsumen diprakirakan telah meningkat menjadi pertumbuhan 3,6% tahun-ke-tahun (Y-o-Y) dari 3,4% pada bulan Agustus, dengan inflasi inti menunjukkan kenaikan yang lebih moderat menjadi 2,5% dari 2,4% pada bulan sebelumnya.
Ekspektasi Pengetatan The Fed menjadi Pendorong Utama bagi Dolar AS
Selain itu, Wakil Ketua Pengawasan Federal Reserve (The Fed), Michelle Bowman, dijadwalkan berbicara di KTT Tahunan IMF di Bangkok dan mungkin memberikan petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan moneter bank sentral. Pada hari Selasa, Presiden The Fed New York yang berpengaruh, John Williams, meremehkan spekulasi pasar tentang kenaikan suku bunga lebih lanjut pada 2027, sehingga memberikan tekanan tambahan pada Dolar AS.
Di sisi lain, mata uang bersama menghadapi hambatan serius, yakni harga Minyak yang tinggi dan kekhawatiran yang berkelanjutan tentang Prancis, yang sejauh ini membatasi setiap upaya pemulihan. Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) Christine Lagarde mendesak pemerintah Prancis untuk mengonsolidasikan kebijakan fiskalnya dan menepis kemungkinan intervensi di pasar obligasi untuk meredakan tekanan pada utang Prancis.
Data Zona Euro yang dirilis pada hari Rabu menambah bukti dampak inflasi dari harga energi yang tinggi, sehingga menjaga tekanan pada ECB untuk semakin mengetatkan kebijakan moneternya. Indeks Harga Grosir Jerman meningkat menjadi 1,9% pada bulan September dari 0,9% pada bulan Agustus, berlawanan dengan ekspektasi perlambatan moderat ke 0,7%. Di Spanyol, Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP) tumbuh 0,6% pada bulan September dan 5% dari tahun ke tahun, tidak berubah dari bulan sebelumnya. Dampak dari rilis-rilis ini terhadap Euro hanya sedikit.
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen (Bln/Bln)
Kecenderungan inflasi atau deflasi diukur dengan menjumlahkan harga sekeranjang barang dan jasa secara berkala dan menyajikan datanya sebagai Indeks Harga Konsumen (IHK). Data IHK dikumpulkan setiap bulan dan dirilis oleh Departemen Statistik Tenaga Kerja AS. Laporan bulanan ini membandingkan harga barang-barang pada bulan referensi dengan bulan sebelumnya. IHK Tidak termasuk Makanan & Energi tidak menyertakan komponen makanan dan energi yang lebih fluktuatif untuk memberikan pengukuran tekanan harga yang lebih akurat. Secara umum, angka yang tinggi dipandang sebagai bullish bagi Dolar AS (USD), sedangkan angka yang rendah dianggap sebagai bearish.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Okt 14, 2026 12.30
Frekuensi: Bulanan
Konsensus: 0.6%
Sebelumnya: 0.4%
Sumber: US Bureau of Labor Statistics
Federal Reserve AS (The Fed) memiliki mandat ganda untuk menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja maksimum. Menurut mandat tersebut, inflasi seharusnya berada di sekitar 2% YoY dan telah menjadi pilar terlemah dari arahan bank sentral sejak dunia mengalami pandemi, yang berlanjut hingga saat ini. Tekanan harga terus meningkat di tengah masalah rantai pasokan dan kemacetan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) bertahan di level tertinggi multi-dekade. The Fed telah mengambil langkah-langkah untuk mengekang inflasi dan diperkirakan akan mempertahankan sikap agresif di masa mendatang.
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn)
Kecenderungan inflasi atau deflasi diukur dengan menjumlahkan harga sekeranjang barang dan jasa secara berkala dan menyajikan datanya sebagai Indeks Harga Konsumen (IHK). Data IHK dikumpulkan setiap bulan dan dirilis oleh Departemen Statistik Tenaga Kerja AS. Laporan bulanan ini membandingkan harga barang-barang pada bulan referensi dengan bulan sebelumnya. IHK Tidak termasuk Makanan & Energi tidak menyertakan komponen makanan dan energi yang lebih fluktuatif untuk memberikan pengukuran tekanan harga yang lebih akurat. Secara umum, angka yang tinggi dipandang sebagai bullish bagi Dolar AS (USD), sedangkan angka yang rendah dianggap sebagai bearish.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Okt 14, 2026 12.30
Frekuensi: Bulanan
Konsensus: 3.6%
Sebelumnya: 3.4%
Sumber: US Bureau of Labor Statistics
Federal Reserve AS (The Fed) memiliki mandat ganda untuk menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja maksimum. Menurut mandat tersebut, inflasi seharusnya berada di sekitar 2% YoY dan telah menjadi pilar terlemah dari arahan bank sentral sejak dunia mengalami pandemi, yang berlanjut hingga saat ini. Tekanan harga terus meningkat di tengah masalah rantai pasokan dan kemacetan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) bertahan di level tertinggi multi-dekade. The Fed telah mengambil langkah-langkah untuk mengekang inflasi dan diprakirakan akan mempertahankan sikap agresif di masa mendatang.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Data IHK AS Diprakirakan Naik pada September saat Pasar Menilai Ulang Prospek Suku Bunga The Fed
USD/IDR: Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.895 saat Minyak Naik, BI Jaga Stabilitas
Pendapatan dan IHK AS Menjadi Fokus
Bitcoin Mengincar $85.000; ETH Bertahan di Support, XRP Stabil
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 14 Oktober:
Indeks Dolar AS (DXY) melemah ke dekat 102,10 seiring harga minyak mereda dan imbal hasil obligasi AS turun. Para pedagang menunggu rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) AS bulan September pada hari Rabu untuk petunjuk baru mengenai jalur suku bunga Federal Reserve. Pada hari Kamis, Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) dan Penjualan Ritel AS akan menjadi sorotan.