Emas Antam 1 Gram Dijual di Harga Rp2.733.000 yang Naik Rp4.000


Emas 1 gram Antam dijual di harga Rp2.733.000 yang naik Rp4.000 dari harga kemarin di Rp2.729.000 seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Sementara itu, Emas Antam 0,5 gram dijual di harga Rp1.416.500 dan 1.000 gram di Rp2.673.600.000.

Kenaikan tersebut mengekor harga Emas dunia (XAU/USD) yang merayap naik 0,51% untuk menutup hari kemarin di $4.331 per troy ons. Emas ini melanjutkan rebound dari terendah baru 2026 di $4.023 yang dicapai pada Kamis lalu, meskipun tampak kurang tindak lanjut.

Keputusan suku bunga The Fed hari ini berpotensi menjadi penggerak utama harga Emas. Suku bunga diprakirakan tidak berubah, sehingga perhatian akan tertuju pada pernyataan kebijakan moneter, proyeksi ekonomi, serta konfrensi pers FOMC. Peristiwa ini menjadi lebih diamati mengingat ini merupakan pertemuan pertama bank sentral di bawah kepemimpinan Ketua baru The Fed, Kevin Warsh. Keputusan suku bunga akan dilakukan pada Rabu, 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB) dan konfrensi pers pukul 18:30 GMT (Kamis, 01:30 WIB). Sebelum itu, data Penjualan Ritel Amerika Serikat untuk bulan Mei pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB) diprakirakan menjadi pendorong jangka pendek untuk harga Emas.

Indikator Ekonomi

Keputusan Suku Bunga The Fed

Federal Reserve (The Fed) berunding tentang kebijakan moneter dan membuat keputusan tentang suku bunga pada delapan pertemuan yang dijadwalkan sebelumnya per tahun. The Fed memiliki dua mandat: untuk menjaga inflasi pada 2%, dan untuk mempertahankan lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai hal ini adalah dengan menetapkan suku bunga – baik di mana The Fed meminjamkan ke perbankan dan perbankan saling meminjamkan. Jika The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga, Dolar AS (USD) cenderung menguat karena menarik lebih banyak arus masuk modal asing. Jika The Fed memangkas suku bunga, hal ini cenderung melemahkan USD karena modal mengalir keluar ke negara-negara yang menawarkan pengembalian yang lebih tinggi. Jika suku bunga dibiarkan tidak berubah, perhatian beralih ke nada pernyataan Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC), dan apakah FOMC hawkish (mengharapkan suku bunga masa depan yang lebih tinggi), atau dovish (mengharapkan suku bunga masa depan yang lebih rendah).

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Jun 17, 2026 18.00

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: 3.75%

Sebelumnya: 3.75%

Sumber: Federal Reserve

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Pertahankan Kenaikan di Atas $4.300 di Tengah Harapan Kesepakatan Damai AS–Iran, Jelang Keputusan The Fed

Emas Pertahankan Kenaikan di Atas $4.300 di Tengah Harapan Kesepakatan Damai AS–Iran, Jelang Keputusan The Fed

Harga Emas (XAU/USD) bertahan di wilayah positif di sekitar $4.335 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Logam mulia ini rebound dari level terendah tahun ini, yang tercapai pekan lalu.

Valas Hari Ini: Dolar AS Tetap Netral saat Pasar Menunggu Keputusan Pertama Warsh di The Fed

Valas Hari Ini: Dolar AS Tetap Netral saat Pasar Menunggu Keputusan Pertama Warsh di The Fed

Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan dengan sentimen melemah di sekitar level 99,50 saat para investor bersiap untuk menghadapi keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed), yang pertama di bawah kepemimpinan Kevin Warsh sebagai Ketua.
Rekor: 45% Bank-Bank Sentral Prakirakan akan Membeli Lebih Banyak Emas dalam Jangka Pendek

Rekor: 45% Bank-Bank Sentral Prakirakan akan Membeli Lebih Banyak Emas dalam Jangka Pendek

Permintaan Emas oleh bank-bank sentral global diprakirakan akan tetap kuat tahun ini meskipun harga bullion naik lebih dari 120% dalam dua tahun terakhir, menurut data dari World Gold Council (WGC) yang dipublikasikan pada hari Selasa.
Emas Pertahankan Kenaikan di Atas $4.300 di Tengah Harapan Kesepakatan Damai AS–Iran, Jelang Keputusan The Fed

Emas Pertahankan Kenaikan di Atas $4.300 di Tengah Harapan Kesepakatan Damai AS–Iran, Jelang Keputusan The Fed

Harga Emas (XAU/USD) bertahan di wilayah positif di sekitar $4.335 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Logam mulia ini rebound dari level terendah tahun ini, yang tercapai pekan lalu.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 17 Juni

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 17 Juni

Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan dengan nada yang lebih lemah di dekat level 99,50 karena para investor bersiap untuk keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed), yang pertama di bawah Kevin Warsh sebagai Ketua. The Fed secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, tetapi pasar akan memantau dengan seksama pernyataan yang diperbarui, proyeksi, dan konferensi pers Warsh untuk mencari petunjuk.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA