UOB Global Economics & Markets Research mencatat bahwa pasangan mata uang AUD/USD hampir tidak berubah setelah Reserve Bank of Australia menahan suku bunga pada 4,35% setelah tiga kali kenaikan 25 bp berturut-turut. RBA mempertahankan bias pengetatan yang jelas karena inflasi tetap tinggi, tetapi kasus dasar UOB adalah untuk jeda yang diperpanjang, dengan kondisi keuangan yang ketat dan permintaan rumah tangga yang melemah diperkirakan akan secara bertahap meredakan tekanan harga.

Dolar Australia Bertahan Setelah Jeda Suku Bunga RBA

"Setelah tiga kali kenaikan suku bunga 25 basis poin berturut-turut pada bulan Februari, Maret, dan Mei, Reserve Bank of Australia (RBA) memutuskan untuk menunda kenaikan suku bunga pada bulan Juni, dengan alasan perlunya menilai efek pengetatan yang tertunda, di tengah tanda-tanda bahwa ekonomi mulai melambat."

"Namun, RBA juga mempertahankan kecenderungan yang jelas untuk menaikkan suku bunga lagi jika diperlukan mengingat inflasi tetap "terlalu tinggi", sambil menyoroti ketidakpastian yang meningkat dari risiko energi global dan potensi hasil stagflasi. Untuk saat ini, skenario dasar kami tetap bahwa RBA akan memperpanjang penundaan kenaikan suku bunga selama pertemuan mendatang."

"Ini mencerminkan pandangan kami bahwa kondisi keuangan yang ketat, bersama dengan permintaan rumah tangga yang lebih lemah dan meningkatnya pengangguran, secara bertahap akan meredam tekanan inflasi. Namun, risiko tetap cenderung ke kedua arah."

"AUD/USD ditutup sebagian besar tidak berubah pada 0,7067 (-0,07%) setelah RBA mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk pertama kalinya tahun ini, seperti yang diharapkan."

"Australia: Kebijakan hawkish dipertahankan oleh RBA di 4,35%."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

The Fed Diprakirakan Tahan Suku Bunga dalam Rapat Perdana Warsh sebagai Ketua

The Fed Diprakirakan Tahan Suku Bunga dalam Rapat Perdana Warsh sebagai Ketua

Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) mengumumkan keputusan suku bunga pada hari Rabu, sebuah pertemuan penting bagi pasar untuk mengukur sikap para pengambil kebijakan dan Ketua baru Kevin Warsh saat harga energi menurun setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan kerangka untuk membuka kembali Selat Hormuz.
IHSG Berbalik Turun ke 6.220, Pasar Menahan Risiko Jelang The Fed dan BI

IHSG Berbalik Turun ke 6.220, Pasar Menahan Risiko Jelang The Fed dan BI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada perdagangan Rabu setelah sempat melaju pada awal sesi. Indeks ditutup turun 34 poin atau 0,55% ke level 6.220, dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.254. IHSG dibuka di 6.321 dan sempat menanjak hingga 6.377, tetapi gagal mempertahankan penguatan ketika tekanan jual meningkat.
Emas Menunggu Pernyataan Kevin Warsh

Emas Menunggu Pernyataan Kevin Warsh

Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin kemarin di level 4330.20, setelah selama sehari bergerak dalam kondisi yang sangat sideways dimana pasar benar-benar memperhatikan apa yang akan menjadi Keputusan dari The Fed saat risalah FOMC yang akan dikeluarkan pada kamis dini hari nanti. Emas bergerak sangat terbatas menjelang pertemuan tersebut.
The Fed Diprakirakan Tahan Suku Bunga dalam Rapat Perdana Warsh sebagai Ketua

The Fed Diprakirakan Tahan Suku Bunga dalam Rapat Perdana Warsh sebagai Ketua

Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) mengumumkan keputusan suku bunga pada hari Rabu, sebuah pertemuan penting bagi pasar untuk mengukur sikap para pengambil kebijakan dan Ketua baru Kevin Warsh saat harga energi menurun setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan kerangka untuk membuka kembali Selat Hormuz.
The Fed diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga, dot plot akan memberikan petunjuk kunci tentang prospek suku bunga

The Fed diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga, dot plot akan memberikan petunjuk kunci tentang prospek suku bunga

Pasar secara luas memprakirakan Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di kisaran 3,5% hingga 3,75% untuk pertemuan keempat berturut-turut pada bulan Juni

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA