Lloyd Chan dari MUFG melaporkan bahwa risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Juni menunjukkan para pembuat kebijakan semakin khawatir bahwa inflasi AS dapat tetap tinggi, dengan beberapa pihak melihat alasan untuk menaikkan suku bunga. Sebagian besar peserta mengindikasikan bahwa sikap restriktif mungkin perlu dipertahankan jika inflasi terbukti terus berlanjut.
Risalah Rapat FOMC dan Rebound Imbal Hasil
"Risalah pertemuan FOMC bulan Juni menyoroti kekhawatiran yang meningkat di kalangan pengambil kebijakan bahwa inflasi dapat tetap tinggi, meskipun risiko penurunan terhadap pasar tenaga kerja telah sedikit mereda."
"Meskipun para anggota pada akhirnya mendukung untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah, beberapa peserta mencatat bahwa ada alasan untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan Juni."
"Para pengambil kebijakan juga membahas berbagai skenario ekonomi untuk bulan-bulan mendatang."
"Dalam skenario di mana inflasi tetap persisten, sebagian besar peserta mengindikasikan bahwa sikap kebijakan yang restriktif kemungkinan perlu dipertahankan."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Kembali di Atas $4.100 saat USD Melemah, tetapi Risiko Iran dan Fed Batasi Kenaikan
Emas (XAU/USD) menarik beberapa pembeli saat harga turun menjelang sesi Eropa pada hari Kamis dan melanjutkan pemantulan hari sebelumnya dari area $4.020, atau terendah satu pekan. Dolar AS (USD) tetap melemah karena tidak adanya pergeseran hawkish yang signifikan dalam Risalah Rapat FOMC dan mengangkat bullion kembali di atas level $4.100.
USD/IDR: Rupiah Tertekan di Atas 18.000, Ritel RI Kontraksi, Minyak Menguat
Jepang Mungkin Mengubah Strateginya terhadap Yen, namun Pasar Tampaknya Tidak Takut
Hyperliquid: Kebisingan jangka pendek pada harga HYPE menyembunyikan potensi penembusan ke $100
Hyperliquid terus turun untuk hari keempat berturut-turut minggu ini seiring permintaan ritel yang mereda di tengah sentimen risk-off pasar yang lebih luas. Lonjakan Open Interest HIP-3 mencerminkan permintaan yang stabil untuk Real World Assets yang ditokenisasi, di tengah arus masuk institusional yang mendukung tren naik yang lebih luas.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 9 Juli
Dolar AS berusaha keras untuk mendapatkan permintaan pada awal hari Kamis meskipun ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat. Kalender ekonomi AS akan menampilkan data Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan dan Penjualan Rumah Lama (Existing Home Sales) untuk bulan Juni. Para investor juga akan terus memperhatikan komentar-komentar dari para pejabat bank sentral.