James Smith dari ING menyoroti latar belakang Inggris yang lebih lunak dibandingkan tahun 2022, dengan lowongan pekerjaan menurun, pengangguran meningkat, dan pertumbuhan upah melambat, sementara perusahaan dan pekerja memiliki kekuatan penetapan harga dan tawar-menawar yang terbatas. Dia menilai bahwa Bank of England (BoE) terpecah antara jeda yang berkepanjangan dan langkah simbolis. Di bawah skenario dasar harga energi baru ING, kenaikan suku bunga tunggal pada musim panas kini dianggap sebagai hasil yang paling mungkin.

BoE Terjebak antara Jeda dan Langkah Simbolis

"Kami pikir Bank terjebak di antara jeda yang berkepanjangan dan kenaikan suku bunga simbolis musim panas ini. Untuk saat ini, dengan harga gas alam yang sangat rendah, kebutuhan untuk bertindak terbatas."

"Ingat bahwa Bank sebelumnya berada di jalur untuk menurunkan suku bunga setidaknya dua kali tahun ini, jadi hanya dengan tidak melakukannya sudah bertindak sebagai pengetatan secara de facto."

"Namun, di bawah skenario dasar baru ING untuk harga energi, dengan lonjakan besar pada bulan Juli, kami pikir Bank akan kesulitan menghindari kenaikan suku bunga selama musim panas. Tapi kami masih belum yakin dengan harga pasar; dua kenaikan sudah diprakirakan pada musim semi mendatang dan ini mungkin akan meningkat dengan kenaikan harga minyak yang kami proyeksikan."

"Pandangan kami adalah jika kami memang mendapatkan kenaikan musim panas ini, kemungkinan besar itu adalah langkah satu kali dan selesai."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas menantang posisi terendah baru 2025 di bawah $4.100

Emas menantang posisi terendah baru 2025 di bawah $4.100

Harga Emas berusaha keras untuk melakukan rebound dan diperdagangkan di bawah $4.100 di sesi Amerika pada hari Kamis. Data inflasi produsen yang beragam dari AS dan eskalasi ketegangan lebih lanjut di Timur Tengah tidak memungkinkan logam mulia ini untuk melepaskan tekanan bearish.

USD/JPY berada di zona intervensi April-Mei, dekat 160,50

USD/JPY berada di zona intervensi April-Mei, dekat 160,50

USD/JPY mengkonsolidasikan kenaikan terbarunya ke level tertinggi sejak akhir April, sekitar 160,50, di mana Jepang melakukan intervensi Valas besar terakhirnya. Spekulasi yang diperbarui bahwa otoritas akan turun tangan lagi memberikan dukungan pada Yen Jepang dan membatasi pasangan mata uang ini di tengah permintaan Dolar AS yang lemah, meskipun serangan terbaru AS-Iran.

WTI turun ke dekat $87,50 saat perundingan AS-Iran tetap utuh

WTI turun ke dekat $87,50 saat perundingan AS-Iran tetap utuh

Harga minyak West Texas Intermediate memangkas kenaikan terbarunya dari hari sebelumnya, diperdagangkan sekitar $87,60 per barel selama perdagangan sesi Eropa. Harga minyak mentah turun setelah militer AS mengumumkan telah menyelesaikan serangan terbarunya ke Iran, meningkatkan harapan bahwa negosiasi damai dapat dilanjutkan dan meredakan kekhawatiran pasokan minyak. Sebuah laporan dari CNN telah mengonfirmasi melalui sumber diplomatik bahwa negosiasi AS-Iran menuju kesepakatan damai tetap berjalan.

Konferensi Pers ECB: Lagarde Berbicara Tentang Prospek Kebijakan setelah Menaikkan Suku Bunga di Juni

Konferensi Pers ECB: Lagarde Berbicara Tentang Prospek Kebijakan setelah Menaikkan Suku Bunga di Juni

Christine Lagarde, Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), menjelaskan keputusan ECB untuk menaikkan suku bunga utama sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan bulan Juni dan menanggapi pertanyaan dari pers. "Konflik Memberatkan Aktivitas."
Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bp seperti yang diharapkan

Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bp seperti yang diharapkan

ECB mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bp) setelah pertemuan kebijakan bulan Juni, seperti yang diharapkan. Dengan keputusan ini, suku bunga pada operasi refinancing utama, suku bunga pada fasilitas pinjaman marginal, dan fasilitas deposito masing-masing berada di 2,4%, 2,65%, dan 2,25%.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA