Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari selasa kemarin pada level 4051.90, setelah menyentuh level ketinggian harian dan berada pada level 4101.61. Penguatan yang terjadi pada perdagangan hari kemarin merupakan imbas dari rilis  data inflasi AS yang lebih lemah dari prakiraan sehingga semakin meningkatkan harapan bahwa The Fed akan mengambil sikap yang kurang hawkish.

Rilis data Inflasi yang dikeluarkan kemarin menunjukan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) AS bulan Juni mengalami penurunan ke level 3,5% YoY dari level 4,2 pada bulan Mei. Secara bulanan IHK mengalami penurunan sebesar 0,4% pada bulan Juni. Sedangkan IHK inti tidak mengalami perubahan, dan naik 2,6% pada bulan Mei. Data yang dirilis membuat pasar semakin menjauh dalam memprediksikan The Fed akan menaikan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan juli ini dan semakin memberikan dukungan bagi penguatan emas.

Sementara itu, pernyataan yang dikeluarkan oleh Ketua The Fed, Kevin Wars, semakin menegaskan bahwa komitmen yang besar untuk stabilisasi harga sehingga memberikan sedikitnya peluang untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Pernyataan ini membuat Dolar AS sedikit mengimbangi pelemahan pasca rilis data inflasi dan memberikan tekanan bagi emas.

Kondisi geopolitik yang semakin memanas pasca serangan yang dilakukan oleh AS terhadap Iran pasca penyerangan yang dilakukan oleh Iran terhadap aset-aset militer AS di Kawasan teluk. Memanasnya situasi ini semakin memberikan ruang bagi Dolar AS dan memberikan tekanan bagi logam mulia.

Emas membuka perdagangan hari senin dengan posisi yang kembali tertekan. Logam mulia ini kembali melanjutkan tren penurunan selama perdagangan sesi Asia pada hari ini. Tingginya eskalasi di selat Hormuz semakin memberikan tekanan bagi pergerakan logam mulia ini kedepan.

Fokus pasar masih tetap terfokus pada perkembangan konflik AS–Iran serta meningkatnya risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus menjadi pendorong utama sentimen global serta rilis risalah inflasi yang akan dikeluarkan pada hari selalsai nanti. Harap diperhatikan rilis data fundamentar utama hari ini. Rilis Indeks Harga Produsen (IHP) (MoM) (Jun) akan dikeluarkan pada pukul 19.30 WIB. Pernyataan penting kembali lagi akan dikeluarkan oleh Kevin Warsh pada pukul 21.00 WIB. Rilis data fundamental serta pernyataan yang akan dikeluarkan diperkirakan akan memberikan pengaruh yang sangat besar untuk pergerakan pasar hari ini.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD kembali lagi berada dalam tendensi bearish pasca penguatan yang terjadi diperdagangan hari kemarin akan tetapi peluang penguatan masih tetap terjaga selama perdagangan hari ini. Pergerakan diperkirakan bervolatilitas tinggi dan berusaha untuk kembali berada ke level 4100.00.

Walaupun demikian, XAU/USD diperkirakan masih tetap menyimpan peluang untuk mencatatkan rebound jangka pendek dan menjaga stabilitas pergerakan harga. Pasar saat ini masih tetap berada dalam tendensi bearish dan tetap “wait and see”, dimana pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kejelasan arah. Potensi pembalikan tetap terbuka, terutama saat likuiditas meningkat di sesi Amerika, meskipun pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan terbaru yang mampu menjadi katalis bagi pasar.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4051.47. Pergerakan XAU/USD sempat mengalami penguatan hingga menembus level 4062.86, namun kembali mengalami pelemahan hingga menembus level 4027.22 XAU/USD diperkirakan masih akan tertekan pada perdagangan hari ini terutama saat memasuki pasar Eropa nanti

Pergerakan XAU/USD masih dibayangi tekanan akibat geopolitik yang tidak menentu di Timur Tengah serta prospek kebijakan yang akan dikeluarkan oleh The Fed pada minggu ini. Di tengah volatilitas yang tinggi dan sedikit bias pelemahan, potensi rebound intraday masih bisa muncul. Untuk pergerakan selanjutnya, harga cenderung menanti katalis baru sebelum mencatat pergerakan yang lebih impulsif pada sesi perdagangan hari ini.

Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4000.13 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 3983.93. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4011.19.

Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4101.61. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4074.00 dan terus menguat hingga menembus level 4083.99

 

Trading Plan

Range XAU/USD: 3983.93 - 4101.61

S1 = 4000.13

S2 = 3983.93

R1 = 4083.99

R2 = 4101.61



Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Emas Tetap Tertekan saat Penjual Abaikan USD yang Lebih Lemah di Tengah Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Emas Tetap Tertekan saat Penjual Abaikan USD yang Lebih Lemah di Tengah Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Emas (XAU/USD) mempertahankan pelemahan dalam perdagangan harian yang moderat sepanjang sesi Asia pada hari Rabu, meskipun tidak ada tindak lanjut dan bertahan di atas level psikologis $4.000.
Rupiah Pangkas Penguatan ke Rp18.065, Pasar Tunggu PPI AS dan Warsh

Rupiah Pangkas Penguatan ke Rp18.065, Pasar Tunggu PPI AS dan Warsh

Nilai tukar Rupiah sempat menguat ke sekitar Rp18.000 terhadap Dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu di tengah merosotnya greenback setelah inflasi Amerika Serikat (AS) melambat lebih tajam dari prakiraan. Namun pada awal sesi Eropa, mata uang Garuda memangkas penguatannya dan diperdagangkan di sekitar Rp18.065.
-0,4%: Mengapa Penurunan IHK Terbesar sejak 2020 Gagal Mengembalikan Peluang Pemangkasan Suku Bunga

-0,4%: Mengapa Penurunan IHK Terbesar sejak 2020 Gagal Mengembalikan Peluang Pemangkasan Suku Bunga

Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) bulan Juni turun 0,4% secara bulanan, penurunan satu bulan terbesar sejak April 2020, menyeret laju tahunan ke 3,5% dari 4,2% di bulan Mei dan mengakhiri tiga bulan berturut-turut akselerasi. Harga inti tidak bergerak, datar secara bulanan dan turun ke 2,6% YoY, keduanya di bawah konsensus.
Bitcoin, Ethereum, dan Ripple menunjukkan pemulihan sementara saat level-level teknis utama bertahan

Bitcoin, Ethereum, dan Ripple menunjukkan pemulihan sementara saat level-level teknis utama bertahan

Bitcoin, Ethereum dan Ripple diperdagangkan dengan bias positif ringan pada hari Rabu seiring membaiknya sentimen di seluruh pasar mata uang kripto (cryptocurrency). BTC sedang menguji Exponential Moving Average 50-hari, ETH telah menembus di atas level resistance utama di $1.800, sementara XRP menemukan support di sekitar level kunci.

Valas Hari Ini: Dolar AS Turun setelah Data Inflasi yang Lemah, Fokus Beralih ke Keputusan Suku Bunga BoC

Valas Hari Ini: Dolar AS Turun setelah Data Inflasi yang Lemah, Fokus Beralih ke Keputusan Suku Bunga BoC

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 15 Juli: Dolar AS (USD) tetap berada di bawah tekanan bearish di sesi Eropa pada hari Rabu setelah melemah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Selasa.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA