Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin pada level 4075.38, setelah sempat menyentuh level ketinggian harian dan berada pada level 4115.89. Kenaikan yang sempat terjadi pada perdagangan hari kemarin adalah imbas dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang menurun sehingga mendukung pemulihan terhadap emas walaupun akhirnya di akhir perdagangan sempat kembali ke level 4065.55 imbas pernyataan yang dikeluarkan oleh Donald Trump bahwa serangan militer terhadap Iran dapat dilanjutkan jika terjadi kegagalan dalam negosiasi
Pernyataan yang dikeluarkan oleh Trump seperti pisau bermata dua karena disatu sisi Trump menyatakan bahwa negosiasi akan terus dilakukan sehingga bisa membuat Emas kembali lagi ke posisi yang lebih tinggi, tapi dilain pihak bahwa ancaman serangan yang akan dilakukan membbuat Emas akan kembali lagi tertekan dikemuadian hari
Sementara itu rebound kenaikan yang terjadi pada Dolar AS pada hari senin yang terus bertahan hingga saat ini memberikan ekspetasi buat pasar bahwa The Fed masih memiliki tendensi untuk menaikan suku bunga pada pertemuan FOMC minggu ini. Hal ini sudah tentu memberikan tekanan bagi Emas.
Data yang dikeluarkan oleh CME Group FedWatch Tool dimana probablilitas suku bunga ditahan berada pada level 62,1% sedangkan kenaikan suku bunga berada pada level 37,9%. Sehingga bisa disimpulan bahwa The Fed kemungkinan besar masih akan menahan suku bunga pada pertemuan FOMC minggu ini.
Emas membuka perdagangan hari selasa dengan sedikit pelemahan yang terjadi dan masih tetap bertahan di seputaran level 4050.00 selama perdagangan Asia. Pelemahan yang terjadi akibat para “seller” masih tetap memegang kendali menjelang pertemuan FOMC yang akan dimulai pada hari ini.
Fokus pasar masih tetap terfokus pada perkembangan konflik AS-Iran serta meningkatnya resiko geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus menjadi pendorong utama sentimen global. Selain itu pasar sangat berkonsentrasi atas pertemuan FOMC minggi ini karena hasil yang ditetapkan akan sangat memberikan pengaruh yang besar terhadap pergerakan pasar kedepan. Walaupun tidak ada agenda ekonomi besar hari ini, tapi beberapa data fundamental setidaknya akan mempengaruhi pergerakan yang terjadi pada pasar pada perdagangan hari ini.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD kembali lagi berada dalam tendensi bearish melanjutkan pelemahan yang terjadi pada akhir perdagangan hari kemarin tapi tetap menjaga peluang penguatan selama perdagangan hari ini. Pergerakan diperkirakan bervolatilitas tinggi dan berusaha untuk tetap berada pada level 4000.00.
Walaupun demikian, XAU/USD diperkirakan masih tetap menyimpan peluang untuk mencatatkan rebound jangka pendek dan menjaga stabilitas pergerakan harga. Pasar saat ini berada dalam tendensi bearish akan tetapi masih tetap “wait and see”, dimana pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kejelasan arah. Potensi pembalikan tetap terbuka, terutama saat likuiditas meningkat di sesi Amerika, meskipun pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan terbaru yang mampu menjadi katalis bagi pasar.
Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4080.88 dan terus melemah hingga menembus level 4034.38. Diprediksi bahwa XAU/USD akan terus tertekan terutama saat memasuki pasar Eropa nanti
Pergerakan XAU/USD masih dibayangi tekanan akibat geopolitik yang tidak menentu di Timur Tengah serta prospek kebijakan yang akan dikeluarkan oleh The Fed. Di tengah volatilitas yang tinggi dan sedikit bias penguatan, potensi rebound intraday masih bisa muncul. Untuk pergerakan selanjutnya, harga cenderung menanti katalis baru sebelum mencatat pergerakan yang lebih impulsif pada sesi perdagangan hari ini.
Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4021.87 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4009.82. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4028.97.
Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4098.66. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4080.00 dan terus menguat hingga menembus level 4084.64
Trading Plan
Range XAU/USD: 4034.94 - 4099.28
S1 = 4021.87
S2 = 4009.82
R1 = 4084.64
R2 = 4098.66
Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Euro Dekat Terendah Bulanan, Bertahan di Atas 1,1350 saat Pembeli USD Berhenti Sejenak Jelang Pertemuan FOMC
Rupiah Melemah ke Rp18.055, USD/IDR Naik saat Pasar Cermati Arah BI dan The Fed
Prospek Rupee India: Tren Penurunan Diprakirakan Berlanjut – Hanya dengan Laju yang Lebih Lambat
XRP dan XLM melanjutkan koreksi seiring tekanan bearish yang meningkat
Ripple dan Stellar masih berada di bawah tekanan pada hari Selasa setelah kehilangan lebih dari 4% dan lebih dari 5%, masing-masing, pada hari sebelumnya. Selain itu, indikator momentum yang melemah dan metrik derivatif yang memburuk menunjukkan para penjual tetap mengendalikan pasar, meningkatkan risiko penurunan lebih lanjut untuk kedua altcoin tersebut. Data derivatif menunjukkan kecenderungan bearish ringan.
Valas Hari Ini: Dolar AS Menunjukkan Ketahanan Menjelang Pertemuan The Fed
Reli pereda yang dipicu oleh keputusan Amerika Serikat (USD) dan Iran untuk menghentikan serangan tetap berumur pendek pada hari Senin dan Indeks Dolar AS (USD) mengakhiri hari hampir tidak berubah setelah pembukaan bearish.