Harga emas melemah setelah gagal mempertahankan posisinya diatas $4,200 per ons karena probabilitas kenaikan suku bunga AS mereda akibat data tenaga kerja AS yang mengecewakan minggu lalu.

Emas melemah mencapai titik terendah $4,128 pada sesi Amerika yang kembali dibuka setelah libur Panjang.

*Key Highlights*

- Dolar AS bergerak sempit, mencoba menguat mencapai tertinggi 101.134, namun gagal dan berakhir hampir tidak berubah pada 100.86, naik hanya sekitar 2 pipis atau 0.02%.

- Laporan PMI Service AS dilaporkan melambat, berada pada level 51.2 lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 51.3.

- Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed September sdtabil pada area 55% dan 76% untuk pertemuan Desember.

- Berita geopolitik saat ini bergeser kebalik layer. Putaran kedua pembicaraan antara AS dan Iran akan Kembali di lakukan di Islamabad dan dijadwalkan dimulai Sabtu depan.

- Dengan poin Utamanya adalah Isu-isu termasuk program nuklir Iran, aset yang dibekukan, Selat Hormuz, dan Lebanon.

- Tidak ada data ekonomi yang besar yang dijadwalkan rilis hari ini, Pasar akan memusatkan perhatiannya pada KTT Nato di Turki yang akan digelar pada 7-8 Juli.

- KTT Tahunan ini diperkirakan akan didominasi oleh tanggapan terhadap perang di Ukraina dan perubahan hubungan aliansi dengan Amerika Serikat.

- Minggu ini, pasar akan terfokus pada komentar Member the Fed seputar prospek ekonomi dan kebijakan the Fed. Pasar akan menantikan Pembacaan risalah pertemuan FOMC pada Kamis dini (9/7).

*Market Movement*

Hingga akhir perdagangan Senin (6/7), Harga emas diperdagangkan melemah - setelah gagal bertahan diatas $4,200.

Dipasar spot, harga emas berakhir turun sekitar $9.84 atau 0.24% berakhir pada level $4,164.97 per ons.

Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Agustus berakhir menguat sekitar $41.80 atau 1.01% berakhir pada level $4,167.50 per ons.

Harga minyak masih bergerak datar, bertahan dibawah $70 per barel karena sikap hati-hati investor karena kurangnnya dukungan fundamental. Berikut adalah penutupan Harga minyak pada Senin (6/7) pada pukul 04:00 WIB:

• OIL (SPOT) : $68.51 ,  -$0.18 /  -0.26%
WTI : $68.55 ,  -$0.14 /  -0.20%
• BRENT : $71.99 ,  -$0.13 /  -0.18%
• NGAS : $3.1680 ,  -$0.002 /  -0.06%

Indeks Dolar AS turun, mencatatkan kenaikan sekitar 2 pips atau 0.02% berakhir pada level 100.86, setelah sempat uji tertinggi 101.13 dan terendah 100.62. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Senin (6/7) pada pukul 04:00 WIB:

• AUDUSD : 0.69531 , +16 / +0.23%
• EURUSD : 1.14398 , +9 / +0.08%
• GBPUSD : 1.33860 , +41 / +0.31%
• NZDUSD : 0.57002 ,  -7 /  -0.12%
• USDJPY : 162.070 , +75 / +0.47%
• USDCAD : 1.42034 , +2 / +0.01%
• USDCHF : 0.80500 , +20 / +0.25%
• USDCNH : 6.79396 , +97 / +0.14%

*Sentimen*

Tidak ada data ekonomi yang besar yang dijadwalkan rilis hari ini, Pasar akan memusatkan perhatiannya pada KTT Nato di Turki yang akan digelar pada 7-8 Juli dan Pembacaan risalah pertemuan FOMC pada Kamis dini (9/7).

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Emas Turun saat Kekhawatiran Inflasi Menutupi Berkurangnya Prakiraan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Emas Turun saat Kekhawatiran Inflasi Menutupi Berkurangnya Prakiraan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Emas (XAU/USD) menarik para penjual untuk dua hari berturut-turut dan turun ke wilayah $4.125-$4.124 selama perdagangan sesi Asia pada hari Selasa. Harga minyak mentah naik tipis di tengah pembaruan ketegangan di Selat Hormuz, yang membangkitkan kekhawatiran terhadap inflasi.
USD/IDR: Rupiah Masih Tertahan Dekat 18.000 meski Cadangan Devisa Naik

USD/IDR: Rupiah Masih Tertahan Dekat 18.000 meski Cadangan Devisa Naik

Rupiah Indonesia (IDR) masih bergerak di sekitar level penting 18.000 pada perdagangan Selasa pertengahan sesi Asia, dengan penguatan yang tertahan oleh Dolar AS (USD). Kenaikan cadangan devisa sempat memberi dukungan bagi mata uang domestik, tetapi belum cukup kuat untuk membawa Rupiah menjauh dari tekanan eksternal.
Prakiraan Harga Dolar Australia: Apakah Pemulihan Sudah Dimulai?

Prakiraan Harga Dolar Australia: Apakah Pemulihan Sudah Dimulai?

Dolar Australia tetap dalam fase konsolidasi di bawah ambang penting 0,7000 untuk saat ini, sementara sentimen konstruktif tetap tidak berubah di atas SMA 200-hari yang penting. Sementara itu, dinamika seputar Dolar AS terus mengatur aksi harga spot, sementara sikap hati-hati RBA tampaknya telah memberikan dasar bagi Dolar Australia untuk saat ini.
Bitcoin kehilangan tenaga di sekitar $63.000 – Token DeFi reli

Bitcoin kehilangan tenaga di sekitar $63.000 – Token DeFi reli

Bitcoin bertahan di atas $63.000 pada saat berita ini ditulis pada hari Selasa, mempertahankan rentetan enam hari berturut-turut kenaikan meskipun Strategy menjual 3.588 BTC pada hari Senin. Sentimen pasar kripto yang lebih luas bertahan sementara token DeFi seperti DeXe dan LayerZero muncul sebagai pemenang utama dalam 24 jam terakhir.

Valas Hari Ini: Dolar AS Tetap Netral saat Pejabat The Fed, Waller, Perkuat Komitmen terhadap Inflasi

Valas Hari Ini: Dolar AS Tetap Netral saat Pejabat The Fed, Waller, Perkuat Komitmen terhadap Inflasi

Indeks Dolar AS (DXY) tetap netral di dekat level 100,90 pada akhir perdagangan sesi Amerika pada hari Senin saat para investor mencerna komentar hawkish dari Gubernur Federal Reserve (The Fed), Christopher Waller, dan data sektor jasa Amerika Serikat (AS) yang tangguh.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA