Dollar AS terkoreksi dari titik tertinggi mingguannya, sementara Harga emas berakhir datar pada kisaran $4,066 per ons setelah sejumlah agenda bank sentral.
Korelasi "Negatif" antara emas dan Dollar AS telah Kembali - menyusul fokus pasar pada pertemuan FOMC Ketika The Fed mempertahankan suku bunga tidak Berubah.
*Key Highlights*
- Dollar AS terkoreksi mengakhiri kenaikan selama tiga hari berturut-turut. Investor terlihat sangat berhati-hati dengan rencana perubahan yang dilakukan pada tahun mendatang.
- The Fed mengumumkan suku bunga tetap pada level 3.75% - 4.00% pada pertemuan Oktober.
- Dalam pidato the Fed, Kevin Warsh mengungkapkan bahwa inflasi di AS masih berada di tingkat yang tinggi dengan nada yang sangat berhati-hati.
- Beberapa perubahan pada skema the Fed juga akan dilakukan pada tahun mendatang. The Fed akan menghapus 1 hak suara dalam pengambilan keputusan suku bunga mulai musim gugur 2027.
- The Fed diperkirakan hanya akan mengadakan 6 pertemuan kebijakan pada tahun 2028, berkurang dari 8 pertemuan saat ini. Semakin sedikit frequensi pertemuan akan semakin besar dampaknya ke pasar secara luas.
- Selain the Fed, RBNZ juga secara tak terduga mempertahankan suku bunganya "TIDAK BERUBAH", mendorong Dolar Selandia Baru melemah ke titik terendah Oktober karena sebelumnya 90% probabilitas pasar mengharapkan kenaikan 25bps.
- Sementara Bank of Canada menaikkan suku bunga sebesar 25bps ke level 2.50% sesuai dengan perkiraan pasar.
- Pada Kamis (29/9), focus pasar akan bergeser pada pertemuan ECB pada pukul 20:15 malam nanti. ECB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga "TIDAK BERUBAH".
- Dari rangkaian data ekonomi, fokus tertuju pada laporan Klaim Pengangguran, GDP dan PCE AS pada pukul 19:30 WIB.
*Market Movement*
Hingga jelang penutupan perdagangan Rabu (28/10), harga emas berakhir datar - Kembali ke korelasi negative terhadap Dolar. Berikut adalah posisi harga emas dan silver pada penutupan Rabu (28/10) pada pukul 04:30 WIB:
• XAUUSD : $4,066.93 , +$7.53 / +0.19%
• GOLD FUTURES : $4,051.60 , -$23.00 / -0.56%
• XAGUSD : $53.952 , -$0.453 / -0.83%
Harga minyak berakhir melonjak - naik ke tertinggi $104 dipasar spot karena khawatiran investor terhadap diplomasi Iran-AS yang dimediasi Negara-Negara Timur Tengah. Berikut adalah posisi harga minyak jelang penutupan Rabu (28/10) pada pukul 04:30 WIB:
• OIL (SPOT) : $102.61 , +$1.72 / +1.70%
• WTI : $102.78 , +$2.88 / +2.88%
• BRENT : $111.64 , +$2.23 / +2.04%
• NGAS : $3.0970 , -$0.024 / -0.77%
Dollar terkoreksi setelah kenaikan tiga hari beruntun - mencatatkan kerugian sebesar 23 pips atau 0.23% berakhir pada 102.15. Berikut adalah posisi pasar matauang jelang penutupan Rabu (28/10) pada pukul 04:30 WIB:
• AUDUSD : 0.70535 , +31 / +0.44%
• EURUSD : 1.11524 , +26 / +0.23%
• GBPUSD : 1.33173 , +12 / +0.09%
• NZDUSD : 0.56243 , -54 / -0.95%
• USDJPY : 157.813 , -8 / -0.05%
• USDCAD : 1.39920 , -55 / -0.39%
• USDCHF : 0.82773 , -7 / -0.09%
• USDCNH : 6.66095 , -31 / -0.05%
*Sentimen*
Pada Kamis (29/9), focus pasar akan bergeser pada pertemuan ECB pada pukul 20:15 malam nanti. ECB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga "TIDAK BERUBAH".
Dari rangkaian data ekonomi, fokus tertuju pada laporan Klaim Pengangguran, GDP dan PCE AS pada pukul 19:30 WIB.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Dolar Australia Naik Tipis di Atas 0,7050 saat IHK yang Panas Tingkatkan Peluang Kenaikan Suku Bunga RBA
Valas Hari Ini: Bagaimana jika ECB…?
Emas Turun ke Dekat US$4.050 setelah The Fed Pertahankan Suku Bunga, Pasar Tunggu Data PCE AS
XRP dan XLM Melemah saat Nada Hawkish The Fed Membebani
Valas Hari Ini: Bagaimana jika ECB…?
Dolar AS (USD) kembali berada di bawah tekanan pelemahan baru pada hari Rabu saat para investor terus mencerna FOMC terbaru dan kinerja imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang beragam di seluruh kurva. Indeks Dolar AS (DXY) telah menghentikan kenaikan tiga hari berturut-turutnya, kembali berada di bawah tekanan jual baru dan mengunjungi kembali area sekitar zona pertentangan 102,00.