Harga XAU/USD Saat Ini: $2.903,97
- Ketua The Fed Jerome Powell memberikan kesaksian di hadapan Kongres, tidak mengatakan hal baru kepada pasar.
- Indeks Harga Konsumen AS bulan Januari diperkirakan tetap stabil di 2,9% YoY.
- XAU/USD menarik para pembeli saat turun, higher high masih mungkin terjadi.
Emas spot mencapai puncaknya di $2.942,76 pada awal hari Selasa, mencapai rekor tertinggi lainnya sebelum turun. Logam mulia ini jatuh menuju $2.880 pada awal sesi Amerika tetapi dengan cepat pulih ke level $2.900, diperdagangkan di atas level ini selam sesi berlangsung.
Dolar AS (USD) kehilangan daya tariknya baru-baru ini di seluruh bursa valas meskipun sentimen hati-hati yang mendominasi sepanjang hari, sekali lagi mengoreksi lebih rendah setelah awal yang kuat di awal minggu.
Para pedagang di Asia dan Eropa berhati-hati menjelang penampilan Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell di depan Kongres. Powell, yang memberikan kesaksian terkait kebijakan moneter, mengulangi banyak hal yang dia katakan setelah pertemuan kebijakan moneter The Fed bulan Januari. Powell mengatakan para pengambil kebijakan tidak terburu-buru untuk menyesuaikan kebijakan moneter dan ingin membuat lebih banyak kemajuan pada inflasi. Dia juga menambahkan bahwa ekonomi berada dalam "posisi yang cukup baik" dan menolak untuk mengomentari tarif.
Kata-katanya membawa sedikit kelegaan ke pasar keuangan, membantu Wall Street memangkas sebagian besar pelemahan awalnya seraya menghidupkan kembali kelemahan USD.
Powell akan mengulangi kesaksiannya pada hari Rabu, meskipun di hadapan komisi yang berbeda. Selain itu, Amerika Serikat (AS) akan merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Januari, diprakirakan naik 2,9% dari tahun sebelumnya, sesuai dengan pembacaan bulan Desember. Kenaikan tahunan inti diprakirakan sebesar 3,1%, sedikit di bawah 3,2% sebelumnya.
Prospek Teknis XAU/USD Jangka Pendek
Dari sudut pandang teknis, XAU/USD tetap bullish, namun kondisi jenuh beli menunjukkan penurunan korektif masih mungkin terjadi. Pada grafik harian, indikator-indikator teknis hanya turun sedikit, sementara masih berkembang di dalam level-level ekstrim. Di saat yang sama, logam mulia ini tetap jauh di atas semua moving average, dengan Simple Moving Average (SMA) 20 mengarah lebih tinggi dengan kuat, namun saat ini di sekitar $2.787,34, terlalu jauh di bawah level saat ini untuk menjadi relevan.
XAU/USD mengoreksi kondisi jenuh beli dalam jangka pendek dan dapat melanjutkan kenaikannya dari sini. Grafik 4 jam menunjukkan para pembeli menambah posisi beli saat terjai penurunan dalam perdagangan harian menuju SMA 20 yang bullish, sekarang memberikan support dinamis di sekitar $2.883,50. SMA 100 dan 200, sementara itu, mempertahankan kecenderungan naik yang kuat jauh di bawah SMA yang lebih pendek. Akhirnya, indikator-indikator teknis mengoreksi pembacaan jenuh beli yang ekstrim namun berbalik datar di atas garis tengahnya, mencerminkan minat beli yang meningkat pada koreksi harga.
Level-level support: 2.883,50 2.872,30 2.855,45
Level-level resistance: 2.911,60 2.925,00 2.940,00
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Emas mempertahankan nada bid; masih di bawah US$4.400
Emas menambah optimisme yang terlihat pada semester dua pekan ini, diperdagangkan dengan kenaikan yang lumayan tepat di bawah level US$4.400 per troy ons pada Jumat. Kenaikan logam mulia ini mendapatkan traksi dari penurunan harga minyak mentah dan tekanan jual baru pada Dolar AS.
GBP/USD berbalik arah; fokus kini pada 1,3400
GBP/USD rebound dari posisi terendah sebelumnya dan diperdagangkan sangat dekat dengan hambatan kunci 1,3400 menjelang bel penutupan di Wall Street pada hari Jumat. Kebangkitan Cable terjadi seiring dengan hilangnya sebagian traksi pada Greenback dan perbaikan yang meluas dalam kompleks risiko yang lebih luas.
WTI Naik ke Dekat $90,00 di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran
West Texas Intermediate menguat setelah mencatat pelemahan pada hari perdagangan sebelumnya, melayang di sekitar US$90,00 per barel selama jam Asia pada hari Senin. Harga minyak mentah naik menyusul eskalasi baru serangan militer antara Amerika Serikat dan Iran, memicu kekhawatiran luas akan gangguan berkepanjangan terhadap pasokan energi Timur Tengah.
Emas Incar Kenaikan Mingguan, tetapi Prospek Hawkish The Fed Batasi Kenaikan
Emas (XAU/USD) kesulitan untuk bergerak di atas level US$4.400 pada hari Jumat saat prospek kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang hawkish membuat Dolar AS (USD) tetap dalam penawaran beli. Meski begitu, logam ini berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam tiga minggu saat pullback harga Minyak menyeret imbal hasil obligasi Pemerintah AS menjauh dari level tertinggi multi-tahun.
Valas Hari Ini: Yen Jepang Turun meskipun BoJ Menaikkan Suku Bunga; Pidato The Fed Menjadi Fokus
Berikut yang perlu Anda ketahui pada Jumat, 18 September: Indeks Dolar AS (DXY) mencatat kenaikan moderat di sekitar 100,30 pada Jumat karena para pedagang terus menilai kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) terbaru dan isyarat kebijakan. Pada hari Rabu, bank sentral AS memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar seperempat poin persentase ke kisaran 3,75% hingga 4,00%.
