Emas (XAU/USD) terus menghadapi hambatan dari penguatan Dolar AS dan ekspektasi kebijakan moneter AS yang lebih ketat. Para investor fokus pada perkembangan geopolitik dan peristiwa ekonomi utama, termasuk laporan Nonfarm Payrolls AS dan komentar dari Ketua The Fed Kevin Warsh. Perkembangan ini dapat memberikan petunjuk penting tentang jalur suku bunga di masa depan dan memengaruhi pergerakan harga emas berikutnya.
Harga emas Turun karena Penguatan Dolar AS dan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Menekan Pasar
Emas memulai pekan dengan posisi yang lebih lemah karena penguatan Dolar AS dan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga menekan harga. Dolar AS terus menarik permintaan dan menuju kinerja bulanan terkuatnya dalam hampir satu tahun. Para investor tetap berhati-hati terhadap perkembangan global, meningkatkan permintaan terhadap Dolar AS. Pergeseran ini mengurangi permintaan emas meskipun emas memiliki peran tradisional sebagai aset defensif.
Perkembangan geopolitik juga tetap menjadi fokus. Amerika Serikat dan Iran saling menuduh melanggar gencatan senjata baru-baru ini sebelum menyetujui untuk memulai kembali negosiasi di Qatar. Harga minyak turun seiring harapan untuk pembicaraan baru membaik. Namun, para investor terus memfavoritkan Dolar AS sambil menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai situasi tersebut. Hal ini membatasi dukungan bagi harga emas.
Pasar juga memprakirakan Federal Reserve AS akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Ekspektasi untuk setidaknya dua kali kenaikan suku bunga hingga akhir tahun terus membebani logam yang tidak berimbal hasil ini. Perhatian kini beralih ke laporan Nonfarm Payrolls AS hari Kamis, yang dapat memengaruhi ekspektasi terhadap keputusan The Fed di masa depan. Para investor juga akan memantau forum Bank Sentral Eropa di Sintra, di mana Ketua The Fed Kevin Warsh dijadwalkan berbicara. Komentarnya dapat memberikan arahan tambahan bagi pasar keuangan.
Emas Bertahan di Atas Support Utama saat Channel Bearish Tetap Utuh
Grafik emas di bawah ini menunjukkan bahwa harga terus diperdagangkan dalam pola descending channel yang terdefinisi dengan baik. Harga tetap berada di bawah garis tren atas yang menurun selama beberapa bulan, mencerminkan tekanan jual yang berkelanjutan. Kegagalan berulang untuk menembus resistance ini mengonfirmasi bahwa tren turun yang lebih luas tetap utuh. Channel ini terus mencerminkan momentum bearish yang persisten.

Grafik juga menyoroti garis tren support menurun jangka panjang yang telah membimbing harga turun sepanjang tahun ini. Emas kini diperdagangkan di dekat wilayah support penting ini setelah penurunan terakhirnya. Candlestick terbaru menunjukkan bahwa harga bertahan di atas level ini, menjadikan zona support saat ini sebagai area penting untuk diperhatikan dalam pergerakan arah berikutnya.
Bertahan di atas garis tren support menurun jangka panjang dapat membantu memperbaiki prospek jangka pendek dan mengurangi tekanan ke bawah. Namun, pergerakan tegas di bawah support ini akan menjaga tren turun yang lebih luas tetap utuh. Aksi harga di sekitar zona support saat ini akan memberikan sinyal penting untuk pergerakan arah berikutnya.
Prakiraan Emas: Laporan Payrolls AS dan Komentar The Fed menjadi Fokus
Emas tetap berada di bawah tekanan penurunan karena pasar terus memfavoritkan Dolar AS dan memperhitungkan kebijakan moneter yang lebih ketat. Para investor kini menantikan laporan Nonfarm Payrolls AS dan komentar dari Ketua The Fed Kevin Warsh untuk panduan baru mengenai prospek suku bunga. Pada saat yang sama, emas tetap berada di dekat garis tren support jangka panjang penting dalam channel menurunnya. Aksi harga di sekitar support ini kemungkinan akan menentukan apakah emas mulai pulih atau melanjutkan penurunan saat ini.
Unlock exclusive gold and silver trading signals and updates that most investors don’t see. Join our free newsletter now!
Artikel/Sinyal perdagangan/Nawala yang didistribusikan oleh GoldPredictors.com tidak memperhatikan tujuan investasi tertentu, situasi keuangan, atau kebutuhan khusus pengunjung atau pelanggan mana pun. Materi apa pun yang didistribusikan atau diterbitkan oleh GoldPredictors.com atau afiliasinya semata-mata untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak dapat ditafsirkan sebagai ajakan atau tawaran untuk membeli atau menjual instrumen keuangan, komoditas, atau sekuritas terkait apa pun. Rencanakan strategi yang paling cocok untuk investasi Anda. Tidak ada yang tahu harga atau keadaan besok. Maksud penulis hanya untuk menyebutkan pemikiran dan gagasannya yang dapat digunakan sebagai alat bantu bagi pembaca. Opsi Perdagangan dan berjangka memiliki potensi imbalan yang besar, tetapi juga potensi risiko yang besar.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Emas Merosot ke Dekat $4.050 karena Ketidakpastian Pembicaraan AS-Iran Picu Kekhawatiran Inflasi
USD/IDR: Rupiah Menguat ke Sekitar 17.850 saat Dolar dan Minyak Melemah
Sejauh Ini, Cukup Tenang
Pi Network menghadapi risiko terendah baru karena para penjual memperketat cengkeraman mereka
Harga Pi Network turun tipis pada hari Senin, mengancam koreksi yang lebih dalam di bawah level terendah sepanjang masa sebesar $0,1184 yang tercatat pada 6 Juni. Tingkat pendanaan negatif menegaskan dominasi sisi penjual seiring memudarannya antusiasme Pi2Day. Dari perspektif teknis, PI melanjutkan spiral bearishnya, dengan momentum penurunan mendapatkan traksi meskipun ada peringatan jenuh jual.
Valas Hari Ini: Aksi Jual Besar-besaran Saham Teknologi Global Membebani Sentimen Pasar
Pasar mempertahankan sikap hati-hati di pagi hari sesi Eropa pada hari Jumat karena saham-saham Asia mengalami pelemahan besar, tertekan oleh aksi jual berkelanjutan pada saham teknologi. Kalender ekonomi tidak akan menawarkan rilis data berdampak tinggi.