Aset Komoditi Emas saat menguji level support 1687.13 candlenya yang membentuk kondisi Selling Climax dimana ditandai oleh Volume Bar candle tersebut memiliki ketinggian diatas Moving Average 20-nya serta diatas ketinggian rata-rata volume bar tertinggi sebelumnya dimana kondisi tersebut dikenal dengan istilah Ultra High Volume sehingga tidak lama kemudian Emas mengalami pergerakan keatas dengan tujuan untuk menguji ke kisaran level area 1806.04-1828.93 sebagai target utamanya dan bila momentum serta volatilitasnya mendukung maka tidak tertutup kemungkinan level 1916.06 akan menjadi target selanjutnya yang akan dicoba untuk diuji selama tidak terjadi gerakan turun kebawah yang tiba-tiba hingga melampaui level 1684.92 karena bila level ini terlampaui maka kemungkinan besar skenario yang telah dijabarkan tadi akan menjadi tidak valid.
Artikel-artikel yang diberikan oleh para ahli InstaForex hanya merupakan rekomendasi dan bukan instruksi untuk melakukan tindakan, artikel berisi analisis situasi saat ini dalam pasar mata uang. Dalam beberapa kasus, pendapat para analis terhadap perubahan dalam situasi pasar saat ini dapat berbeda, karena itu, kami sarankan Anda untuk mengikuti publikasi dari salah satu orang analis yang menurut anda paling jelas dan benar dalam mengevaluasi situasi di pasar Forex internasional.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
EUR/USD: Masa depan Dolar AS ada di tangan Kevin Warsh
Emas: Para Penjual Menjauh saat Imbal Hasil Obligasi AS Berbalik Turun
Scott Bessent memiliki rencana untuk memangkas suku bunga hipotek. Rencana itu bergantung pada satu perang
Bitcoin: Hambatan Makroekonomi, Permintaan yang Mendingin Membatasi Kenaikan BTC
Valas Hari Ini: Dolar AS Lanjutkan Penurunan saat Ketua The Fed Warsh Menahan Diri dari Beri Petunjuk Arah Suku Sunga
Dolar AS (USD) terus melemah pada hari Jumat, setelah mencatat pelemahan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis. Selama perdagangan sesi Eropa, Eurostat akan menerbitkan revisi data Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP) bulan September.
