Quek Ser Leang dan Lee Sue Ann dari United Overseas Bank (UOB) mempertahankan pandangan konstruktif terhadap pasangan mata uang USD/JPY, mencatat momentum ke atas yang ringan namun konsisten. Dalam perdagangan harian, mereka melihat peluang untuk menguji 160,75 dengan batas atas di 161,00. Dalam jangka 1–3 minggu, pasangan mata uang ini diprakirakan akan naik secara bertahap selama level 160,00 bertahan, dengan pandangan 1–3 bulan memungkinkan pergerakan menuju puncak rising wedge di sekitar 161,15.

Bias Bullish Ringan dengan Support yang Kuat

“PANDANGAN 24 JAM: USD ditutup sedikit lebih tinggi sebesar 0,12% di 160,36 dua hari lalu. Kemarin, kami mengindikasikan bahwa “sedikit peningkatan momentum ke atas menunjukkan USD dapat naik sedikit dan menguji 160,55.” Kami juga menyoroti bahwa “resistance utama di 160,75 kemungkinan tidak akan terlihat.” Kami tidak salah, karena USD naik ke tertinggi 160,57. Momentum ke atas tetap ringan, dan USD dapat terus naik hari ini, berpotensi menguji 160,75. Kali ini, resistance berikutnya di 161,00 kemungkinan tidak akan terlihat. Support berada di 160,35, diikuti oleh 160,20.”

“PANDANGAN 1-3 MINGGU: Kami menyoroti pada hari Senin (08 Juni, spot di 160,25) bahwa “momentum ke atas sedang dibangun, meskipun masih bersifat tentatif,” dan USD “dapat naik secara bertahap, dan level yang harus diperhatikan adalah 160,75.” Kami akan terus mempertahankan pandangan yang sama selama 160,00 (level ‘support kuat’ sebelumnya di 159,60) tidak ditembus. Ke depan, jika USD menembus dengan jelas di atas 160,75, level berikutnya yang harus diperhatikan adalah 161,00.”

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan telah ditinjau oleh editor.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Bank Sentral Eropa akan Menaikkan Suku Bunga untuk Pertama Kalinya dalam Hampir Tiga Tahun

Bank Sentral Eropa akan Menaikkan Suku Bunga untuk Pertama Kalinya dalam Hampir Tiga Tahun

Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada pukul 12:15 GMT (19:15 WIB) setelah pertemuan bulan Juni. Institusi yang berbasis di Frankfurt ini diprakirakan secara luas akan menaikkan suku bunga utamanya sebesar 25 basis poin, membawa suku bunga fasilitas simpanan menjadi 2,25% dari 2%.
USD/IDR: Rupiah Masih Uji Rp18.000, Penjualan Ritel Indonesia Anjlok, Pasar Tunggu Data PPI AS

USD/IDR: Rupiah Masih Uji Rp18.000, Penjualan Ritel Indonesia Anjlok, Pasar Tunggu Data PPI AS

Rupiah masih berusaha mempertahankan pemulihan pasca kenaikan suku bunga Bank Indonesia, meski USD/IDR kembali menguji level psikologis 18.000 pada Kamis. Mata uang domestik berada di sekitar Rp17.957 per Dolar AS, melemah 116 poin atau 0,65%. Pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar masih mencermati efektivitas langkah BI dalam menopang stabilitas rupiah di tengah tekanan yang ada.
Kenaikan Suku Bunga Kejutan di Indonesia Mungkin Tidak Cukup untuk Menyelamatkan Rupiah

Kenaikan Suku Bunga Kejutan di Indonesia Mungkin Tidak Cukup untuk Menyelamatkan Rupiah

Kenaikan suku bunga mengejutkan dari Bank Indonesia, yang bertujuan melindungi Rupiah Indonesia dari penurunan lebih lanjut, tampaknya berhasil untuk saat ini. Kenaikan suku bunga ini jelas membantu, tetapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan jika Jakarta ingin meredakan kekhawatiran para investor secara permanen.
XRP dan XLM: Upaya pemulihan ringan muncul di tengah sinyal pasar yang beragam

XRP dan XLM: Upaya pemulihan ringan muncul di tengah sinyal pasar yang beragam

Ripple (XRP) dan Stellar (XLM) menunjukkan tanda-tanda pemulihan moderat pada hari Kamis setelah memperpanjang kerugian awal pekan ini. XRP bertahan di atas level $1,10 saat momentum bearish mulai memudar, sementara XLM memantul secara moderat dari zona support utama.

ECB siap mempertahankan status quo pada bulan Oktober

ECB siap mempertahankan status quo pada bulan Oktober

Institusi yang berbasis di Frankfurt ini secara luas diprakirakan akan menaikkan suku bunga utamanya sebesar 25 basis poin, membawa suku bunga fasilitas simpanan menjadi 2,25% dari 2%. Langkah seperti ini akan menandai kenaikan suku bunga pertama sejak September 2023

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA