Elias Haddad dari Brown Brothers Harriman (BBH) mencatat bahwa USD/JPY terjebak di antara resistance di 160,00 dan support pada Moving Average 200-hari, ketika para pejabat Bank of Japan (BoJ) mempertahankan panduan hawkish dan inflasi yang mendasari menguat mendekati target 2%. Haddad memprakirakan BoJ akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September, tetapi menilai bahwa penurunan USD/JPY lebih mungkin didorong oleh penyesuaian ekspektasi pasar ke arah The Fed yang lebih dovish daripada pengetatan tambahan dari BoJ.
Penyesuaian Ulang Ekspektasi The Fed Menjadi Kunci bagi Yen Jepang
"USD/JPY tetap terjebak di antara resistance di 160,00 dan support di Moving Average 200 hari (158,40). Wakil Gubernur Bank of Japan (BoJ) Ryozo Himino tetap berpegang pada panduan hawkish bank tersebut."
"Himino menekankan bahwa "menaikkan suku bunga secara tepat waktu akan membantu menghindari lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga yang mendadak di masa depan," seraya menambahkan "kita harus memberi perhatian lebih besar pada risiko kenaikan terhadap harga dibandingkan sebelumnya.""
"Memang, inflasi yang mendasari di Jepang telah menguat, meskipun masih berada di sekitar target 2% BoJ atau sedikit di bawahnya. Kami memprakirakan BoJ akan memberikan kenaikan suku bunga sebesar 25 bp menjadi 1,25% pada pertemuan berikutnya tanggal 18 September (80% sudah diprakirakan pasar)."
"Menurut pandangan kami, katalis bagi penurunan USD/JPY akan datang dari penyesuaian ulang ekspektasi The Fed yang dovish, bukan dari penyesuaian ulang ekspektasi BoJ yang hawkish. Kami meragukan BoJ dapat mengetatkan kebijakan lebih agresif daripada yang saat ini tersirat dalam 12 bulan ke depan (75 bp) mengingat tekanan inflasi yang mendasari tetap terkendali dan aktivitas konsumsi swasta datar pada Kuartal II."
"Sementara itu, ancaman intervensi FX secara signifikan meningkatkan biaya untuk melakukan short selling JPY dan membatasi pergerakan USD/JPY di atas 160,00."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Melemah saat Pedagang Menantikan Sinyal yang Lebih Jelas terkait Jalur Suku Bunga The Fed
USD/IDR: Rupiah Melemah ke Rp17.715 saat Dolar Bertahan di Atas 99, Minyak Turun
Emas Tetap Amati US$4.700 Jelang Pidato Ketua The Fed Warsh
Bitcoin Bertahan di $78.000 di Tengah Kejutan PCE AS – SPX6900, VeChain Reli