Lee Hardman dari MUFG mencatat bahwa Yen Jepang (JPY) telah menguat, mendorong USD/JPY kembali menuju 153,00, seiring komentar dari Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, memperkuat ekspektasi perubahan kebijakan di Jepang. Bank tersebut menyoroti meningkatnya keyakinan pasar bahwa Bank of Japan akan mempercepat kenaikan suku bunga bulan ini, membantu Yen rebound tanpa intervensi valas bersama lebih lanjut.

Yen Menguat saat Ekspektasi Pergeseran BoJ

"Yen terus menguat semalam sehingga USD/JPY turun kembali menuju level 153,00."

"Penguatan yen didorong oleh komentar optimis dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent semalam yang menyatakan bahwa 'Saya sekarang memegang kendali, jadi ketika kami melakukan intervensi terhadap yen Jepang, saya memiliki wawasan yang cukup baik tentang apa yang akan dilakukan Jepang, apa yang akan dilakukan Bank Sentral Jepang, apa yang akan dilakukan para pengambil kebijakan Jepang… dan Anda bisa bertaruh melawan saya jika Anda mau'."

"Ia menanggapi kritik yang mengecam keputusan untuk melakukan intervensi bersama Jepang guna mendukung yen dengan menyatakan, 'Setiap kali orang berkata, 'Oh, Menteri Keuangan mengambil risiko', - yah, itu adalah mimpi saya, saya memiliki informasi asimetris'."

"Komentar-komentar tersebut akan memperkuat ekspektasi bahwa Jepang telah sepakat untuk mengubah kebijakan domestik guna memberikan dukungan lebih besar bagi yen dan menopang dukungan dari intervensi bersama."

"Tampaknya semakin besar kemungkinan Bank Sentral Jepang (BoJ) akan mempercepat laju kenaikan suku bunga bulan ini, yang membantu yen pulih tanpa perlu intervensi lebih lanjut."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan telah ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Memantul ke US$4.400 dengan Tren Bearish Tetap Utuh

Emas Memantul ke US$4.400 dengan Tren Bearish Tetap Utuh

Emas (XAU/USD) memangkas pelemahan pada hari Rabu, dengan aksi harga kembali ke area US$4,400 selama awal perdagangan sesi Eropa, setelah memantul dari level-level terendah US$4,345 pada hari Selasa. Logam mulia ini mendapat dukungan dari pelemahan Dolar AS (USD) secara luas, meskipun tren yang lebih luas tetap bearish, setelah turun lebih dari US$100 dalam tiga sesi perdagangan sebelumnya.
USD/IDR: Rupiah Tangguh di Rp17.500, Dolar Melemah tetapi Brent Sempat Tembus US$100

USD/IDR: Rupiah Tangguh di Rp17.500, Dolar Melemah tetapi Brent Sempat Tembus US$100

Rupiah Indonesia (IDR) menutup perdagangan Rabu dengan pijakan lebih kuat, menyeret turun pasangan mata uang USD/IDR ke Rp17.500 dari Rp17.625 pada Selasa, atau menguat 125 poin. Kurs referensi JISDOR Bank Indonesia (BI) juga turun ke Rp17.552 dari Rp17.618.
Euro Bertumpu pada ECB

Euro Bertumpu pada ECB

Dolar AS mengabaikan latar belakang yang menguntungkan dari kenaikan harga minyak, meningkatnya imbal hasil Treasury, dan turunnya indeks saham. Para investor mengantisipasi bahwa Departemen Keuangan AS akan memperluas dan memperdalam pembelian kembali Treasury bertenor panjang, seiring dengan retorika hawkish dari ECB.
Emas Memantul ke US$4.400 dengan Tren Bearish Tetap Utuh

Emas Memantul ke US$4.400 dengan Tren Bearish Tetap Utuh

Emas (XAU/USD) memangkas pelemahan pada hari Rabu, dengan aksi harga kembali ke area US$4,400 selama awal perdagangan sesi Eropa, setelah memantul dari level-level terendah US$4,345 pada hari Selasa. Logam mulia ini mendapat dukungan dari pelemahan Dolar AS (USD) secara luas, meskipun tren yang lebih luas tetap bearish, setelah turun lebih dari US$100 dalam tiga sesi perdagangan sebelumnya.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 9 September:

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 9 September:

Dolar AS berusaha keras untuk tetap tangguh terhadap mata uang utama lainnya di pertengahan pekan, dengan Indeks USD turun ke level terendah dalam lebih dari dua minggu di bawah 98,70. Kalender ekonomi AS akan menampilkan Perubahan Ketenagakerjaan ADP mingguan dan data Perubahan Stok Minyak Mentah dari Energy Information Administration. Yang lebih penting, Bank Sentral Eropa akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter pada hari Kamis dan Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan merilis angka Indeks Harga Konsumen bulan Juli pada hari Jumat.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA