• Saham NCKL menguat 5,59% ke 945 pada akhir sesi I setelah dibuka dengan gap naik.
  • Senin menjadi hari pertama NCKL tercatat sebagai konstituen LQ45 sekaligus IDX80.
  • Laba atribusi Semester I 2026 tumbuh 41,7%, sementara secara teknis resistance berikutnya berada di 970.

Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) menguat 5,59% atau 50 poin ke 945 pada akhir sesi I perdagangan Senin, ditopang sentimen perubahan komposisi indeks dan pertumbuhan laba Semester I 2026. NCKL dibuka dengan gap bullish di 930, lalu bergerak dalam rentang 910–950, dengan volume perdagangan sekitar 58,05 juta saham senilai Rp54,1 miliar.

Perdagangan Senin menjadi hari pertama NCKL tercatat sebagai konstituen indeks LQ45 sekaligus IDX80 berdasarkan hasil evaluasi mayor Bursa Efek Indonesia. Susunan baru kedua indeks tersebut berlaku efektif mulai 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026. Masuknya NCKL berpotensi meningkatkan perhatian pelaku pasar dan mendorong penyesuaian portofolio oleh dana yang mengacu pada indeks.

NCKL sebelumnya mengakhiri perdagangan Jumat dengan kenaikan 1,13% ke 895 setelah sempat menyentuh tertinggi harian 915. Volume perdagangan meningkat sekitar 65,2% menjadi 70,86 juta saham dari 42,88 juta saham pada Kamis, menunjukkan aktivitas transaksi telah menguat menjelang pemberlakuan komposisi indeks baru.

Laba Atribusi Tumbuh 41,7%

Selain perubahan komposisi indeks, investor turut mencermati laporan keuangan Semester I 2026 NCKL yang diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan pada Jumat, 31 Juli. Perseroan membukukan pendapatan Rp17,10 triliun, naik 21,3% dari Rp14,10 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba periode berjalan meningkat 20,4% menjadi Rp6,32 triliun.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh lebih tinggi sebesar 41,7% menjadi Rp5,81 triliun dari Rp4,10 triliun. Laba per saham dasar turut naik menjadi Rp92,30 dari Rp65,05. Namun, komposisi pertumbuhan laba perlu dicermati karena laba bruto turun 10,9% menjadi Rp4,22 triliun dan laba usaha menyusut 4,4% ke Rp3,87 triliun. Kenaikan laba periode berjalan terutama ditopang bagian laba dari entitas asosiasi yang melonjak 79,3% menjadi Rp3,36 triliun.

Dari sisi lini usaha, pendapatan penambangan nikel setelah eliminasi meningkat menjadi Rp6,67 triliun dari Rp3,00 triliun, sedangkan pendapatan pengolahan nikel turun menjadi Rp10,43 triliun dari Rp11,10 triliun. Produksi bijih nikel Gane Tambang Sentosa juga naik menjadi 2,27 juta wet metric tonnes dari 0,89 juta wet metric tonnes selama Semester I tahun sebelumnya.

NCKL Tembus 915, Resistance 970 Menjadi Sasaran Berikutnya

Secara teknis, NCKL memperkuat struktur rebound setelah menembus resistance 915 pada perdagangan Senin. Saham dibuka dengan gap naik di 930 dari penutupan Jumat di 895. Gap pembukaan tersebut telah terisi lebih dari separuh ketika harga turun ke 910, tetapi belum tertutup sepenuhnya karena harga masih bertahan di atas 895. Selama harga bertahan di atas 915, level itu berpotensi beralih fungsi menjadi support terdekat.

Penembusan 915 membuka ruang bagi NCKL untuk menguji resistance 970, yang merupakan puncak pertengahan Juni. Apabila mampu melewati level tersebut secara meyakinkan, sasaran berikutnya berada di sekitar SMA 100 hari pada 1.006. Namun, tren menengah belum sepenuhnya berbalik karena harga masih berada di bawah SMA 100 dan SMA 200 hari, masing-masing di sekitar 1.006 dan 1.107.

Momentum beli turut menguat, tercermin dari Relative Strength Index (RSI) yang naik ke 64,58 dan belum memasuki wilayah jenuh beli, tetapi kenaikan yang cepat meningkatkan risiko aksi ambil untung di sekitar 950–970. Support awal berada di 915 dan level 870. Pelemahan di bawah 870 dapat membawa NCKL kembali menuju area SMA 20 dan SMA 50 hari di sekitar 847–851.

Grafik Harian NCKL
Grafik Harian NCKL


Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Bertahan di Atas $4.050 saat Meredanya Kekhawatiran Inflasi Batasi Prakiraan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Emas Bertahan di Atas $4.050 saat Meredanya Kekhawatiran Inflasi Batasi Prakiraan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Emas (XAU/USD) kesulitan untuk memanfaatkan pembukaan gap bullish mingguan yang moderat dan tetap berada di bawah level $4.100 sepanjang perdagangan sesi Asia. Dolar AS (USD) mencatat pemulihan moderat dari level terendah sejak 17 Juni dan ternyata menjadi faktor utama yang bertindak sebagai penghambat bagi komoditas ini.
Rupiah Indonesia Mempertahankan Kenaikan saat PMI Manufaktur Meningkat pada Juli

Rupiah Indonesia Mempertahankan Kenaikan saat PMI Manufaktur Meningkat pada Juli

USD/IDR tetap tertekan untuk hari keempat berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 18.040 selama sesi perdagangan Asia pada hari Senin. Pasangan mata uang ini mengalami tekanan downside yang signifikan karena Rupiah Indonesia (IDR) menguat sebagai respons terhadap indikator ekonomi domestik yang menggembirakan.
Sepekan ke Depan: Risiko Kembali, saat Kita Menunggu Payrolls

Sepekan ke Depan: Risiko Kembali, saat Kita Menunggu Payrolls

Saham-saham berada dalam sentimen pasar yang optimis saat kita memulai Agustus. Futures berada di wilayah positif pada hari Senin, dengan indeks-indeks Eropa diprakirakan dibuka lebih tinggi hari ini, dan kontrak berjangka AS diprakirakan melanjutkan reli minggu lalu. Nasdaq saat ini diprakirakan dibuka lebih tinggi lebih dari 0,8%.
Bitcoin: Pembeli Bertahan pada Garis Pertahanan

Bitcoin: Pembeli Bertahan pada Garis Pertahanan

Bitcoin (BTC) sedikit turun, diperdagangkan di $64.300 pada saat berita ini ditulis pada hari Jumat tetapi bertahan kuat di atas zona support utama. Exchange Traded Funds (ETF) Bitcoin spot yang terdaftar di AS mendukung BTC karena terus menarik aliran institusional hingga hari Kamis, menunjukkan minggu keempat berturut-turut dengan arus masuk bersih.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 3 Agustus

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Senin, 3 Agustus

Suasana pasar membaik pada awal minggu baru karena Amerika Serikat dan Iran menghidupkan kembali upaya untuk solusi diplomatik atas konflik tersebut. Pada paruh kedua hari ini, data Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Institute for Supply Management untuk bulan Juli akan ditampilkan dalam kalender ekonomi AS.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA