Moses Lim dari Commerzbank berpendapat bahwa pengunduran diri mendadak Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, menyusul kepergian-kepergian penting sebelumnya, meningkatkan kekhawatiran atas kesinambungan kebijakan dan kredibilitas institusional seiring Rupiah Indonesia (IDR) diperdagangkan di dekat level terendah historis terhadap Dolar AS (USD). Fokus pasar kini beralih ke pilihan pengganti, dengan beberapa kandidat dipandang menenangkan dan yang lain berpotensi melemahkan kepercayaan, sehingga USD/IDR tetap didukung dalam jangka pendek.
Kepergian Gubernur Membuat USD/IDR tetap Didukung
"Rupiah Indonesia (IDR) menghadapi tekanan depresiasi baru setelah pengunduran diri mendadak Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang telah lama menjabat, kemarin."
"Warjiyo, yang telah memimpin bank sentral sejak 2018, mengundurkan diri karena alasan pribadi dan akan digantikan sementara oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti. Kepergiannya menyusul keluarnya mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sangat dihormati pada 2025, yang secara luas dipandang sebagai jangkar disiplin fiskal. Pengunduran diri pengambil kebijakan utama lainnya akan memunculkan pertanyaan mengenai kesinambungan kebijakan dan kredibilitas institusional ke depan."
"Warjiyo berada di bawah pengawasan yang semakin ketat ketika IDR terdepresiasi ke rekor terendah terhadap USD awal tahun ini, dengan USD/IDR naik di atas 18.200. Ini lebih tinggi daripada saat puncak Krisis Keuangan Asia pada 1997."
"Kelemahan tersebut mencerminkan kombinasi sejumlah faktor, termasuk lonjakan harga minyak global, kekhawatiran atas independensi BI dan kredibilitas kebijakan, risiko penurunan status menjadi pasar frontier oleh MSCI, serta kekhawatiran bahwa biaya subsidi bahan bakar yang lebih tinggi dapat mendorong defisit fiskal melampaui batas hukum sebesar 3% dari PDB."
"Perhatian pasar kini akan berfokus pada independensi BI dan kesinambungan kebijakan, dengan pilihan pengganti tetap Warjiyo kemungkinan menjadi sangat penting. Penunjukan Deputi Gubernur Senior Damayanti kemungkinan akan meredakan kekhawatiran investor dengan memberikan kesinambungan kebijakan yang lebih besar."
"Kandidat potensial lainnya adalah Deputi Gubernur Thomas Djiwandono, keponakan Presiden Prabowo, yang penunjukannya dapat kembali memicu kekhawatiran investor atas independensi bank sentral. Dalam jangka pendek, USD/IDR kemungkinan akan tetap didukung, membatasi ruang bagi pemulihan IDR yang berkelanjutan."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
EUR/USD berbalik positif melewati 1,1370
Pasangan mata uang EUR/USD pulih dari posisi terendah beberapa minggu sebelumnya dan mendekati zona 1,1380, naik sedikit untuk hari Selasa. Ketidakpastian seputar konflik AS-Iran membebani sentimen risiko dan membatasi kenaikan pasangan mata uang ini, sementara para investor menghindari mengambil posisi besar menjelang pertemuan The Fed yang sangat dinantikan pada hari Rabu.
Harga Emas mendekati 4.000 Dolar menjelang keputusan FOMC
Emas (XAU/USD) mempertahankan penawarannya pada hari Selasa dan menurun menuju level psikologis $4.000. Hal ini mengikuti kegagalan hari sebelumnya untuk menemukan penerimaan di atas level $4.100 dan menunjukkan bahwa jalur yang paling mungkin bagi bullion tetap ke sisi bawah di tengah Dolar AS (USD) yang bullish, yang mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan geopolitik menjelang pertemuan FOMC yang penting.
GBP/USD Mendekati 1,3300
GBP/USD menukar kenaikan dengan pelemahan tepat di bawah level 1,3300 pada hari Selasa. Memang, Cable berusaha keras untuk mengumpulkan momentum pemulihan karena Greenback diuntungkan oleh sentimen pasar yang hati-hati menjelang pertemuan The Fed pada hari Rabu dan pertemuan BoE pada hari Kamis.
Bitcoin turun di bawah $64.000 saat sentimen risk-off mencengkeram pasar
Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 28 Juli
Rally relief yang dipicu oleh keputusan Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk menghentikan serangan tetap singkat pada hari Senin dan Indeks Dolar AS (USD) mengakhiri hari hampir tidak berubah setelah pembukaan yang bearish.