Charlie Lay dan Moses Lim dari Commerzbank mencatat bahwa Rupee India melemah tajam terhadap Dolar pada tahun 2026 akibat harga Minyak yang lebih tinggi, arus keluar portofolio, dan penguatan USD. Mereka menyoroti preferensi RBI terhadap langkah-langkah arus masuk modal dibandingkan kenaikan suku bunga agresif, dan memprakirakan kenaikan kebijakan sebesar 25bp akhir tahun ini seiring meningkatnya inflasi dan perdagangan USD/INR dalam kisaran luas 94,50–96,00.

RBI Mengandalkan Arus Masuk Modal Daripada Kenaikan Suku Bunga

"Meskipun risiko inflasi meningkat, RBI memilih untuk mendukung INR melalui langkah-langkah menarik arus masuk modal asing daripada menaikkan suku bunga. Kami memprakirakan RBI akan menaikkan suku bunga sebesar 25bp menjadi 5,50% akhir tahun ini seiring meningkatnya tekanan inflasi."

"Dalam kebijakan moneter, RBI memilih secara bulat untuk mempertahankan suku bunga kebijakan repo tidak berubah di 5,25% pada awal Juni dan mempertahankan sikap kebijakan netral. RBI kemungkinan akan tetap berhati-hati dalam jangka pendek saat menilai dampak konflik Timur Tengah dan risiko terkait cuaca terhadap pertumbuhan dan inflasi. Namun, keseimbangan risiko telah bergeser ke arah kebijakan yang lebih ketat, dan RBI tampak lebih dekat pada kenaikan suku bunga daripada penurunan."

"INR mengalami tekanan signifikan akibat harga minyak yang lebih tinggi, arus keluar portofolio, dan penguatan USD. INR turun sekitar 6% terhadap dolar tahun berjalan. INR menyentuh level terendah rekor di bawah 97,00 pada bulan Mei."

"USD/INR telah mereda ke kisaran 94,50-96,00. Meskipun INR tetap menjadi salah satu mata uang Asia yang lebih lemah tahun ini, cadangan devisa India tetap besar sekitar USD689 Miliar, setara dengan sekitar 10 bulan penutup impor. Bersama dengan intervensi RBI yang berkelanjutan dan prospek arus masuk modal, hal ini seharusnya membantu menahan pelemahan mata uang yang berlebihan dalam jangka pendek."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Melemah, Keraguan Damai Iran Dorong USD di Tengah Taruhan Hawkis The Fed

Emas Melemah, Keraguan Damai Iran Dorong USD di Tengah Taruhan Hawkis The Fed

Emas (XAU/USD) menarik beberapa penjual di dekat wilayah $4.246-$4.247 selama sesi Asia pada hari Kamis, menghentikan pergerakan pemulihan kuat hari sebelumnya dari level terendahnya sejak November 2025.
Valas Hari Ini: Harapan Baru atas Kesepakatan Damai AS-Iran Bantu Perbaiki Sentimen Pasar

Valas Hari Ini: Harapan Baru atas Kesepakatan Damai AS-Iran Bantu Perbaiki Sentimen Pasar

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 12 Juni: Aliran risiko kembali muncul menjelang akhir pekan saat pasar keuangan menjadi optimis dan hati-hati terhadap kemungkinan Amerika Serikat (AS) dan Iran segera mencapai kesepakatan gencatan senjata.
Yen Jepang Kembali ke Level Intervensi meski BoJ Diprakirakan Naikkan Suku Bunga

Yen Jepang Kembali ke Level Intervensi meski BoJ Diprakirakan Naikkan Suku Bunga

Yen Jepang (JPY) terus menghadapi tekanan penurunan yang signifikan, diperdagangkan pada level yang sangat tinggi terhadap Dolar AS dan melewati titik-titik intervensi historis.
Harga Emas Tetap Rugi di Tengah Keraguan Kesepakatan Perdamaian Iran dan Taruhan Hawkish The Fed

Harga Emas Tetap Rugi di Tengah Keraguan Kesepakatan Perdamaian Iran dan Taruhan Hawkish The Fed

Emas menarik beberapa penjual di dekat zona $4.246-$4.247 selama sesi Asia, menghentikan pergerakan pemulihan solid pada hari sebelumnya dari level terendahnya sejak November 2025. Sinyal beragam mengenai potensi kesepakatan damai AS-Iran menghidupkan kembali permintaan terhadap safe-haven Dolar AS

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 12 Juni

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 12 Juni

Aliran risiko kembali menjelang akhir pekan saat pasar keuangan menjadi optimis secara hati-hati tentang Amerika Serikat dan Iran yang segera mencapai kesepakatan gencatan senjata. Pada paruh kedua hari ini, kalender ekonomi AS akan menampilkan Indeks Sentimen Konsumen pendahuluan dari Universitas Michigan untuk bulan Juni

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA