Bank of Japan (BoJ) menerbitkan Ringkasan Opini dari pertemuan kebijakan moneter bulan Oktober pada 30 dan 31 Oktober, dengan temuan-temuan utama yang disebutkan di bawah ini.

Kutipan Utama

Anggota BOJ menyarankan pelonggaran penyesuaian jika prospek tercapai.

Anggota BOJ menekankan pentingnya pemantauan ekonomi global, khususnya Amerika Serikat.

Anggota BOJ menyatakan tidak ada perubahan sikap, akan menyesuaikan dukungan moneter jika prakiraan terpenuhi.

Anggota BOJ mempertahankan sikap, akan menyesuaikan dukungan moneter jika prakiraan ekonomi dan harga terpenuhi.

Anggota mendesak kewaspadaan pada prospek ekonomi global dan tren pasar.

Anggota mencatat bahwa BOJ tidak perlu memberi sinyal kemampuan untuk meneliti risiko.

Risiko hard landing AS mereda, tidak pasti jika pasar stabil.

Anggota BOJ menyerukan komunikasi yang jelas mengenai kenaikan suku bunga kebijakan di masa depan jika prakiraan terpenuhi.

Anggota BOJ menyarankan untuk berhati-hati dan mengambil waktu dalam menaikkan suku bunga.

Bank Sentral tidak perlu memberi sinyal bahwa mereka dapat "meluangkan waktu" untuk memeriksa risiko.

Anggota BOJ menyarankan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, dengan alasan kurangnya kebutuhan akan dukungan moneter yang masif di Jepang dan perlunya memonitor perkembangan ekonomi AS.

Anggota BOJ memperingatkan kemungkinan peningkatan volatilitas pasar karena hasil pemilu AS.

Anggota BOJ memprediksi tren yang lebih jelas pada pertumbuhan konsumsi dengan upah riil yang lebih tinggi.

Dukungan moneter akan disesuaikan jika prakiraan ekonomi dan harga terpenuhi.

Anggota BOJ menyatakan kekhawatirannya terhadap kemungkinan dampak nilai tukar mata uang asing pada harga.

Anggota BOJ memprakirakan penerimaan rumah tangga terhadap Yen yang lebih kuat.

Anggota BOJ memperingatkan akan adanya penundaan normalisasi jika pasar terguncang.

Reaksi Pasar

Menyusul Ringkasan Opini BoJ, pasangan mata uang USD/JPY naik 0,28% pada hari ini dan diperdagangkan di 152,93, saat berita ini ditulis.

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Konferensi Pers ECB: Lagarde Berbicara Tentang Prospek Kebijakan setelah Menaikkan Suku Bunga Utama 25 bp

Konferensi Pers ECB: Lagarde Berbicara Tentang Prospek Kebijakan setelah Menaikkan Suku Bunga Utama 25 bp

Christine Lagarde, Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), menjelaskan keputusan ECB untuk menaikkan suku bunga utama sebesar 25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan September dan menjawab pertanyaan dari pers.
USD/IDR: Rupiah Terkoreksi ke Rp17.530, Minyak dan Imbal Hasil AS Batasi Penguatan jelang PPI AS

USD/IDR: Rupiah Terkoreksi ke Rp17.530, Minyak dan Imbal Hasil AS Batasi Penguatan jelang PPI AS

Rupiah Indonesia (IDR) terkoreksi tipis terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan Kamis, dengan pasar domestik ditutup di Rp17.530, melemah dari Rp17.500 pada Rabu. Di pasar offshore, pasangan mata uang USD/IDR berada di sekitar Rp17.535, sedangkan kurs referensi JISDOR Bank Indonesia (BI) tercatat Rp17.536.
Minyak Tembus US$100, dengan Keputusan ECB dan Data IHP AS di Depan Mata

Minyak Tembus US$100, dengan Keputusan ECB dan Data IHP AS di Depan Mata

Pratinjau: Brent menembus US$100 saat ketegangan Iran meningkat. Fokus hari ini adalah keputusan ECB & data IHP AS yang dapat menggerakkan pasar. Didorong oleh ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah, minyak mentah Brent diperdagangkan di atas US$100/barel kemarin untuk pertama kalinya sejak akhir Juli.
Reli Raydium memberi sinyal pembalikan tren di tengah pertumbuhan jaringan, buyback

Reli Raydium memberi sinyal pembalikan tren di tengah pertumbuhan jaringan, buyback

Raydium mempertahankan nada bullish yang kuat, membukukan kenaikan hampir 9%, dan melanjutkan reli 41% sejak hari Minggu. Bursa Terdesentralisasi berbasis Solana ini menyaksikan lonjakan aktivitas jaringan dan pertumbuhan di tengah peluncuran token baru. Prospek teknis Raydium menandakan potensi kenaikan menuju US$1,50 karena momentum tetap kuat meskipun berada dalam kondisi jenuh beli.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 10 September:

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 10 September:

Setelah aksi yang bergejolak pada hari Rabu, aktivitas di pasar finansial masih tenang pada awal perdagangan hari Kamis menjelang pengumuman kebijakan moneter Bank Sentral Eropa dan data Indeks Harga Produsen bulan Juli dari Amerika Serikat.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA