- Pound Sterling pulih dari 1,2450 karena melemahnya Dolar AS setelah data klaim pengangguran mingguan yang buruk.
- BoE mempertahankan suku bunga stabil di 5,25%. Dua pengambil kebijakan BoE mendukung penurunan suku bunga.
- Para pengambil kebijakan The Fed merasa tidak nyaman dengan proyeksi penurunan suku bunga untuk tahun ini.
Pound Sterling (GBP) memulihkan penurunan dari terendah intraday 1,2450 yang terinspirasi oleh kebijakan suku bunga Bank of England (BoE) yang kurang hawkish. Pasangan GBP/USD rebound dengan kuat karena melemahnya Dolar AS setelah data Klaim Pengangguran Awal yang lebih tinggi dari prakiraan. Untuk pekan yang berakhir pada 3 Mei, individu yang mengklaim tunjangan pengangguran berjumlah 231 ribu, jauh lebih tinggi dari konsensus 210 ribu dan sebelumnya 209 ribu, direvisi dari 208 ribu. Data klaim pengangguran yang lemah telah meningkatkan kekhawatiran terhadap pelonggaran kondisi pasar tenaga kerja akibat suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang lebih tinggi.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun tajam ke 105,50 dari tertinggi intraday 105,70. Sebelumnya, Dolar AS menguat karena panduan suku bunga yang hawkish dari para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed). S&P 500 futures telah membukukan beberapa penurunan di sesi Asia, menunjukkan penurunan selera risiko investor. Skenario keseluruhan telah meningkatkan daya tarik Dolar AS. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, mempertahankan kenaikan dekat 105,60.
Pada hari Rabu, Presiden Fed Boston Susan Collins mengatakan bahwa kenaikan mengejutkan dalam inflasi dan data aktivitas baru-baru ini mengindikasikan bahwa bank sentral perlu mempertahankan suku bunga di level-level saat ini sampai mereka mendapatkan keyakinan yang lebih besar bahwa inflasi akan kembali ke target 2% secara berkelanjutan. Collins menambahkan, “Perlambatan aktivitas diperlukan untuk memastikan bahwa permintaan lebih selaras dengan pasokan agar inflasi dapat kembali stabil,” Reuters melaporkan.
Pekan ini, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari juga menekankan perlunya mempertahankan suku bunga di level-level saat ini sepanjang tahun. Kashkari menyebutkan kekhawatiran terhadap terhentinya kemajuan disinflasi karena kekuatan pasar perumahan.
Intisari Penggerak Pasar Harian: Pound Sterling Pulih Seiring Merosotnya Dolar AS
- Pound Sterling memulihkan penurunan yang terilhami oleh BoE di mana tujuh dari sembilan anggota yang memimpin Komite Kebijakan Moneter (KKM) Bank of England (BoE) telah memberi suara mempertahankan suku bunga tetap stabil. Pengambil kebijakan BoE Swati Dhingra dan Deputi Gubernur Dave Ramsden telah memberi suara mendukung penurunan suku bunga. BoE mempertahankan suku bunga pinjaman stabil di 5,25% untuk keenam kali berturut-turut sesuai prakiaran. Pasar keuangan beragam merespon sikap Dave Ramsden terhadap suku bunga karena ia tetap cukup optimis dengan kemajuan dalam proses disinflasi dalam komentar terbarunya pada bulan April.
- Sementara itu, BoE telah menurunkan prakiraan inflasinya. Bank sentral melihat inflasi akan turun ke 1,9% pada kuartal kedua 2025 dan ke 1,6% pada kuartal yang sama tahun 2026. BoE menegaskan kembali bahwa KKM akan terus mempertahankan kerangka kebijakan yang restriktif dalam jangka waktu yang cukup lama hingga inflasi kembali ke target 2% secara berkelanjutan.
- Dalam konferensi pers, Gubernur BoE Andrew Bailey mengatakan bank sentral yakin inflasi akan kembali ke target dalam beberapa bulan mendatang. Bailey tidak mengesampingkan spekulasi bahwa BoE akan menurunkan suku bunga mulai bulan Juni. Dia berkata, "Penurunan suku bunga bank pada bulan Juni tidak dikesampingkan atau direncanakan". Sepanjang tahun ini, Bailey berkata, "Ada kemungkinan kita perlu menurunkan suku bunga lebih dari penilaian market rates saat ini."
- Ke depan, para investor menunggu data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris untuk bulan Maret dan kuartal pertama pendahuluan, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat. Para ekonom memprakirakan ekonomi Inggris tumbuh 0,4% pada periode Januari-Maret setelah mengalami kontraksi 0,3% pada kuartal terakhir tahun 2023. Ini mengindikasikan bahwa resesi teknis pada semester kedua 2023 tidak terlalu dalam.
- Selain data PDB, para investor juga akan fokus pada data pabrik bulanan dan data Total Investasi Bisnis kuartal pertama pendahuluan. Data pabrik memberikan petunjuk mengenai keseluruhan permintaan dari pasar domestik dan luar negeri.
Analisis Teknis: Pound Sterling Menemukan Minat Beli Dekat 1,2450
Pound Sterling menemukan minat beli yang signifikan di dekat 1,2450. Meskipun demikian, prospek jangka pendek tidak pasti karena aset telah turun di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20-hari, yang berada di sekitar 1,2510. Sebelumnya, Cable turun tajam setelah menghadapi resistance kuat di atas neckline pola grafik Head and Shoulder (H&S) yang terbentuk pada grafik harian. Pada 12 April, pasangan mata uang ini turun tajam setelah menembus di bawah neckline pola H&S yang diplot dari terendah 8 Desember di sekitar 1,2500.
Relative Strength Index (RSI) 14-periode berosilasi di kisaran 40,00-60,00, mengindikasikan keraguan di antara para pelaku pasar.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Pertahankan Kenaikan di Atas $4.300 di Tengah Harapan Kesepakatan Damai AS–Iran, Jelang Keputusan The Fed
Harga Emas (XAU/USD) bertahan di wilayah positif di sekitar $4.335 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Logam mulia ini rebound dari level terendah tahun ini, yang tercapai pekan lalu.
Valas Hari Ini: Dolar AS Tetap Netral saat Pasar Menunggu Keputusan Pertama Warsh di The Fed
Rekor: 45% Bank-Bank Sentral Prakirakan akan Membeli Lebih Banyak Emas dalam Jangka Pendek
Emas Pertahankan Kenaikan di Atas $4.300 di Tengah Harapan Kesepakatan Damai AS–Iran, Jelang Keputusan The Fed
Harga Emas (XAU/USD) bertahan di wilayah positif di sekitar $4.335 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Logam mulia ini rebound dari level terendah tahun ini, yang tercapai pekan lalu.
