- Pound Inggris menguat tipis terhadap Yen Jepang setelah rilis data PDB Inggris Kuartal II.
- Pertumbuhan PDB Inggris tetap sejalan dengan estimasi di 0,4% pada kuartal kedua tahun ini.
- Investor mencari isyarat baru terkait intervensi AS-Jepang lebih lanjut untuk mendukung Yen.
Pound Sterling (GBP) menarik sedikit tawaran beli terhadap Yen Jepang (JPY) selama sesi perdagangan Eropa pada hari Rabu, menyusul rilis data awal Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal II Inggris (UK).
Office for National Statistics (ONS) melaporkan bahwa perekonomian berekspansi sebesar 0,4%, seperti yang diharapkan, lebih lambat dari pertumbuhan 0,6% yang terlihat pada kuartal pertama tahun ini. Secara tahunan, pertumbuhan PDB juga tetap lebih tinggi di 1,2% dibandingkan estimasi 1,1% dan pembacaan sebelumnya 0,9%. Pada bulan Juni, pertumbuhan PDB sebesar 0,3%, sementara diprakirakan kembali tetap datar.
Sementara itu, data bulanan Produksi Manufaktur dan Produksi Industri juga tetap lebih kuat dari ekspektasi. Produksi Manufaktur naik 0,5%, sementara diprakirakan turun 0,2%. Produksi Industri tumbuh 0,2%, lebih cepat dari estimasi 0,1%.
Ke depannya, mata uang Inggris akan dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap prospek kebijakan moneter Bank of England (BoE).
Dari sisi Tokyo, Yen Jepang diperdagangkan secara luas sideways karena investor mencari petunjuk baru dari Kementerian Keuangan Jepang (MoF) mengenai apakah akan ada intervensi bersama Amerika Serikat (AS)-Jepang yang lebih lanjut untuk mendukung mata uang tersebut.
AS-Jepang melakukan intervensi bersama pada hari terakhir bulan Juli untuk mengatasi "volatilitas yang berlebihan dan pergerakan yang tidak teratur pada yen Jepang dalam beberapa bulan terakhir", lapor MoF Jepang.
(Kisah ini telah dikoreksi di beberapa bagian untuk menyatakan bahwa PDB Inggris tumbuh sejalan dengan estimasi 0,4%, dan bukan stabil sebesar 0,6%)
Indikator Ekonomi
Produk Domestik Bruto (Krtl/Krtl)
Produk Domestik Bruto (PDB), yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional setiap bulan dan setiap kuartal, adalah ukuran nilai total semua barang dan jasa yang diproduksi di Inggris Raya selama periode tertentu. PDB dianggap sebagai ukuran utama aktivitas ekonomi Inggris Raya. Pembacaan QoQ membandingkan aktivitas ekonomi pada kuartal acuan dengan kuartal sebelumnya. Secara umum, kenaikan indikator ini bullish bagi Poundsterling (GBP), sementara pembacaan yang rendah dianggap bearish.
Baca lebih lanjutRilis terakhir: Kam Agu 13, 2026 06.00 (Pendahuluan)
Frekuensi: Kuartalan
Aktual: 0.6%
Konsensus: 0.4%
Sebelumnya: 0.6%
Sumber: Office for National Statistics
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Melemah di Bawah US$4.400 saat USD Menguat di Tengah Taruhan Fed dan Ketegangan Iran
Rupiah Indonesia Tetap Lemah saat Permintaan Safe-Haven Mengangkat Dolar AS
Mengapa Harga Minyak Mentah Sudah Memperhitungkan Pembukaan Kembali Jalur Pelayaran yang Belum Terjadi?
XRP Bertahan di Level Penentu, ADA dan SOL Berisiko Lakukan Penembusan EMA 50-Hari
Altcoin teratas, termasuk Ripple, Cardano, dan Solana, menghadapi tekanan ke sisi negatif, bertahan di level-level support penting. Prospek teknis untuk XRP, ADA, dan SOL menunjukkan bias bearish ringan saat tekanan ke sisi negatif meningkat.