- IHSG ditutup naik 11 poin atau 0,20% ke 5.924 setelah sempat turun hingga 5.887.
- BBRI menguat; BBCA dan TLKM melemah, sementara net sell asing YTD hingga Kamis mencapai Rp75,73 triliun.
- Rupiah menguat terhadap Dolar AS dan mayoritas bursa Asia bergerak positif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan ini dengan bertahan di atas level 5.900, tetapi penguatannya masih terbatas dan indeks tetap tertahan di bawah level psikologis 6.000. IHSG ditutup naik 11 poin atau 0,20% ke 5.924 pada perdagangan Jumat, sedikit di atas posisi sehari sebelumnya di 5.912, di tengah menguatnya Rupiah dan mayoritas bursa Asia.
IHSG dibuka di 5.936 dan sempat naik ke 5.949, sebelum berbalik turun hingga 5.887 lalu pulih menjelang penutupan.
Kenaikan terbesar dicatat IDXSHAGROW yang naik 1,37% ke 81, disusul IDXMESBUMN yang menguat 1,29% ke 72 dan IDXSMC-LIQ yang bertambah 1,10% ke 278.
Sementara itu, penurunan terbesar dicatat IDXINDUST yang turun 0,49% ke 1.533, disusul IDXHEALTH yang melemah 0,46% ke 1.428 dan IDXINFRA yang terkoreksi 0,38% ke 1.708.
Di antara saham berkapitalisasi besar, BBRI naik 0,40% ke Rp2.790, sementara BBCA turun 0,40% ke Rp6.175 dan TLKM melemah 1,20% ke Rp2.480.
Secara kumulatif, investor asing membukukan net sell Rp75,73 triliun sejak awal tahun hingga perdagangan Kamis.
Rupiah Menguat, Mayoritas Bursa Asia Naik
Penguatan IHSG berlangsung bersamaan dengan menguatnya Rupiah terhadap Dolar AS. USD/IDR turun 0,19% ke 18.062 pada Jumat sore setelah bergerak dalam rentang 18.035,56-18.095,51.
Mayoritas bursa Asia juga ditutup menguat. KOSPI memimpin dengan lonjakan 2,52%, diikuti Nikkei 1,20%, STI 0,65%, Hang Seng 0,60%, dan ASX 0,50%. Shanghai Composite menjadi pengecualian dengan penurunan 1,00%.
Penjualan Mobil Tumbuh, Pemerintah Lanjutkan Penutupan BUMN
Dari dalam negeri, Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) melaporkan penjualan mobil tumbuh 12,0% YoY menjadi 77.550 unit pada Juni, melambat dari kenaikan 14,0% pada Mei, tetapi tetap mencatat pertumbuhan selama tiga bulan berturut-turut. Sepanjang semester pertama, penjualan meningkat 15,9% menjadi 436.564 unit.
Dalam perkembangan lain, Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah telah menutup sekitar 240 BUMN yang tidak efisien. Berdasarkan laporan IDNFinancials, Prabowo juga menargetkan penutupan 250 BUMN pada akhir Juli dan sebanyak 800 BUMN hingga 31 Desember 2026.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Tingkat Pengangguran Kanada Juni Diprakirakan Tetap Tidak Berubah
IHSG Bertahan di Atas 5.900, Ditutup Naik 0,20% jelang Akhir Pekan
Perak Memasuki Fase Ketahanan Industri di Tengah Stabilnya Ekspektasi Pertumbuhan
Prakiraan Tingkat Pengangguran Kanada diperkirakan tetap tidak berubah pada bulan Juni
Pasar mengantisipasi laporan yang cukup stabil ketika Statistik Kanada merilis Survei Angkatan Kerja pada hari Jumat. Sementara Perubahan Bersih Ketenagakerjaan diprakirakan naik sebesar 10 ribu di bulan Juni, menambah kenaikan 87,8 ribu di bulan Mei, Tingkat Pengangguran diperkirakan tetap di 6,6%
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 10 Juli
Aksi di pasar keuangan tetap bergejolak menjelang akhir pekan karena para pelaku pasar menahan diri untuk mengambil posisi besar akibat ketidakpastian yang mengelilingi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Pada paruh kedua hari ini, laporan pasar tenaga kerja bulan Juni dari Kanada akan menjadi satu-satunya rilis data yang dapat memicu reaksi pasar